Puisi-puisi Jamaludin GmSas | Medusa
Angin Rindu Pada puisi kali ini, wajahmupada jatuh dari reranting.Angin-angin rindu bertiup kencang danmenggugurkan daun demi daun. Hatiku tanah, yang...
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Angin Rindu Pada puisi kali ini, wajahmupada jatuh dari reranting.Angin-angin rindu bertiup kencang danmenggugurkan daun demi daun. Hatiku tanah, yang...
Ketika ditanya kenapa engkau memperbuat hal yang semacam ini. Dengan jawaban cengengesan pula ia menjawab, ini bukan urusan bapak. Mendengar...
Sekolah merupakan hal yang umum bagi sebagian masyarakat luas, peminatan masyarakat terhadap pendidikan mulai tinggi semenjak meningkatnya pembangunan di sektor-sektor...
BONEKA TAK SALAH! Kaubaca pesan dari dia atas komentarmu empat jam yang lalu. Bijak dan menusuk sekaligus. Sama sekali berbeda...
Membicarakan Rindu di Pantai Cermin Dalam mazhab rindu paling sunyi,kurasakan semilir anginPelan merayap di pantai cerminPekat melukis wajahmu di gemawan...
Hujan yang turun ke bumi menjadi fenomena yang dielu-elukan oleh para petani padi, karena padi membutuhkan air yang berlimpah agar...
Seorang gadis kecil menangis tersedu dipangkuan seorang wanita paruh baya. ia memanggilnya dengan sebutan Mak. Umur sang gadis baru menginjak...
BERSUA Kita mendengarkan alunannya berangsur-angsurpelan pada bunyi yang pernah didambakanMeski satu per satu, ia hilang bersama dengan teriakanlagu terkeras yang...
Marewai, Yogyakarta-- Senin, (26/07/21), bertepatan dengan hari lahir Chairil Anwar (Penyair Pelopor Angkatan ’45) sekaligus peringatan Hari Puisi Indonesia, Komunitas...