“Laki-laki itu makhluk logika jadi berpikir dengan kepala, sedangkan perempuan makhluk emosional jadi berpikir dengan hati. Tidak ada perempuan yang...
Handoko baru datang saat kedua penghuni rumah –orangtuanya– sudah tenang di bawah tanah. Duduk terpaku di kursi rotan yang renta....
Paus Jangan lagi kau tanyakan padaku tentang bahan-bahan pembuatan puisi itu! Kau telah menyantapnya bukan? Aku lupa memberitahumu bahwa sebelum...
Hari ini, aku menyaksikan bagaimana rasanya hidup di dunia seorang diri, tidak ada satu pun manusia. Sangat menakutkan, aku terus...
Cuaca terik seperti biasanya di bulan-bulan Agustus, khususnya untuk daerah Pangkalpinang dan sekitarnya. Immo terbangun karena merasa kepanasan. Dia membuka...
“Karyamu masuk koran" katanya, lalu menyodorkan hp ke mataku. Sudah tiga bulan lamanya tidak ada koran yang memuat cerpenku. Saban...
Kata Bapak, jika kamu ingin memilih seorang suami yang baik, kamu harus mengamati tiga wajah laki-laki. Kau yang tengah mengaduk...
Saat itu aku sedang memperhatikan seekor lalat menggesek-gesekkan kaki ke sayapnya.“Perempuan Kecil, sini!” ucap seseorang bertubuh tinggi, badannya terlihat gelap...
Kepingan Ingatan Pecahan dirimu yang aku kumpulkanTelah kutangkap ia satu-persatuDari leksikal ucapan, pikiranDari gelagat tubuhmu; dan kisah-kisah biruKini, isak tangis...
© 2026 Redaksi Marewai