Cerpen Talia Bara | Dia dan Kepingan Lainnya
Aku sepertinya telah meninggalkan sebagian dari diriku di sana. Saat di mana kusaksikan darahnya mengalir dari luka di dahi, ia...
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Aku sepertinya telah meninggalkan sebagian dari diriku di sana. Saat di mana kusaksikan darahnya mengalir dari luka di dahi, ia...
Bertemu Malaikat di Tanah Dewa di pedamalan bandar sepuluhdi penghujung jumadil akhirkusambangi negeri selatantanah dewa dengan sambutan cerita sakral. "nak,...
Sebelum kiamat kecil itu terjadi di Distrik Seocho, Seoul. Saat ini aku berada di lantai dasar Sampoong Department Store, sambil menikmati...
Ia melihat bagaimana kuda-kuda kayu itu mendadak hidup bersikejar di padang rumput dengan puluhan atau mungkin ratusan prajurit yang berlarian...
Langkahnya tertatih tangisnya semakin lirih ketika mentari berdiri kokoh tepat menghujani ubun-ubunnya. Huwaida melangkah pelan menuju gubuk persembunyiannya di balik...
“Laki-laki itu makhluk logika jadi berpikir dengan kepala, sedangkan perempuan makhluk emosional jadi berpikir dengan hati. Tidak ada perempuan yang...
Kondisi idealPendidikan merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh seseorang untuk menyiapkan masa depan, karena masa depan penuh dengan perubahan...
Membaca berita viral belakangan tentang dua perempuan yang diarak, diceburkan ke pantai dan ditelanjangi gara-gara mereka dianggap bekerja di sebuah...
Handoko baru datang saat kedua penghuni rumah –orangtuanya– sudah tenang di bawah tanah. Duduk terpaku di kursi rotan yang renta....
© 2026 Redaksi Marewai