• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Dampak Belajar Daring Pada Siswa | Latifah Naswa

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
30 Agustus 2021
in Opini
1.1k 79
0
Home Budaya Opini
BagikanBagikanBagikanBagikan

Saat ini, semua negara di dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19. Semua aktifitas dibatasi untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk aktifitas pendidikan. Di Indonesia, sudah kurang lebih tiga bulan (Pesisir Selatan) semua aktifitas pendidikan, mulai dari tingkat dasar dan menengah hingga tingkat perguruan tinggi dilakukan secara daring, tanpa tatap muka antara pengajar dan peserta didik. Pada masa covid-19 ini para siswa mengadakan pembelajaran dengan sistem belajar daring.

Pengertian pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, GoogleMeet, dan lainnya. Atau daring juga memiliki arti yaitu dalam jaringan maksudnya kita belajar mengguna internet/jaringan. Dengan adanya pembelajaran secara daring akibat covid-19, banyak siswa yang bermalas-malasan “Ini disebabkan lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap anaknya yang harus belajar ditengah kedaruratan”. Karena dia di rumahhanya bersantai sambil melihat layar hp.

Kemudian, menurunnya mutu belajar siswa sebagian besar siswa kalau belajar harus dijelaskan secara tatap muka/langsung, itupun jarang siswa yang paham, apa lagi ditambah dengan belajar daring. Maka siswa akan menyepelekan pendidikan. Dia berfikir pasti akan naik kelas, pasti akan diluluskan sekarang karena alasan covid-19.

Terakhir, hilangnya moral dan etika siswa. Banyak siswa sekarang sikapnya yang luar biasa kurang ajarnya itu disebabkan karena kurangnya perhatian di rumahnya dan kurangnya didikan dari orang tuanya. Terkadang orang tuanya tidak mempedulikan anaknya ketika kegiatan pendidikan dilakukan secara daring, dimana yang terjadi lebih banyak hanyalah proses pembelajaran, atau transfer pengetahuan saja, tak ada yang bisa menjamin siswa atau mahasiswa mendapatkan pendidikan karakter dari kedua orang tua mereka sesuai dengan nilai-nilai yang selama ini diajarkan oleh institusi pendidikan. Nah, maka banyak siswa yang karakternya tak jelas.

Maka dari itulah sudah saatnya pemerintah dan segenap elemen pendidikan di Indonesia memikirkan bagaimana cara mengganti pendidikan karakter yang selama masa pandemi ini terpaksa harus terabaikan. Jangan sampai hilangnya nilai-nilai pendidikan karakter juga menjadi bagian dari “new normal”. Sehingga nantinya kita tak lagi merasa aneh melihat generasi muda yang kehilangan karakter-karakter positif karena pendidikan kita akhirnya didominasi pembelajaran daring yang hanya mengedepankan transfer pengetahuan tanpa penanama nnilai-nilai akhlak.

Itulah yang sangat diperlukan bangsa ini untuk memperbaiki keadaannya sendiri
yang sedang dilanda banyak masalah seperti sekarang ini.

MARI TUMBUHKAN ETIKA SISWA YANG BAIK AGAR BERGUNA BAGI BANGSA!!


Penulis
Latifah Naswa, sekarang siswa aktif di SMPN 3 Ranah Pesisir. Saya merupakan salahsatu peserta kelas menulis yang diagendakan oleh mahasiswa KKN Unand tahun 2021.
Temui saya di IG: tipa24_
Pernah meraih Juara Umum 1, mengikuti lomba siswa berprestasi dan Lomba olimpiade sains serta lomba makalah.


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: BudayaEsaiOpiniSastra

Related Posts

SOSIOLOGI SASTRA MASYARAKAT PADA NOVEL KEMARAU KARYA A.A NAVIS – Sabina Yonandar

SOSIOLOGI SASTRA MASYARAKAT PADA NOVEL KEMARAU KARYA A.A NAVIS – Sabina Yonandar

Oleh Redaksi Marewai
5 November 2025

Di tengah teriknya panas kemarau yang merajai lanskap fiksi dalam novel Kemarau karya A.A. Navis, tersembunyi sebuah kisah yang...

Persinggungan saya dengan Pilem | Nukilan dan Ritus Pawang Pukat; Sebuah Memori Kolektif dan Masyarakat Tradisional – Arif Purnama Putra

Persinggungan saya dengan Pilem | Nukilan dan Ritus Pawang Pukat; Sebuah Memori Kolektif dan Masyarakat Tradisional – Arif Purnama Putra

Oleh Arif P. Putra
17 Oktober 2023

Sebuah catatan yang saya tulis untuk screening pilem Tulak Bala dan Diskusi Film Siasat Warisan Budaya dalam serangkaian acara...

Opini: Inez Syawalytrie F | Transplantasi Sekolah Modernitas dan Multi-Global Serta Religius Sebagai Landasan Kemajuan Bangsa

Opini: Inez Syawalytrie F | Transplantasi Sekolah Modernitas dan Multi-Global Serta Religius Sebagai Landasan Kemajuan Bangsa

Oleh Redaksi Marewai
12 Agustus 2021

Sekolah merupakan hal yang umum bagi sebagian masyarakat luas, peminatan masyarakat terhadap pendidikan mulai tinggi semenjak meningkatnya pembangunan di...

Pelabuhan Panasahan, Mengaktifkan Kembali Imajinasi Masa Lalu | Irwandi

Pelabuhan Panasahan, Mengaktifkan Kembali Imajinasi Masa Lalu | Irwandi

Oleh Irwandi
21 Mei 2021

Rencana pemerintahan daerah Kabupaten Pesisir Selatan untuk melanjutkan kembali pembangunan Pelabuhan Panasahan yang telah terbengkalai dari 2017 memberi semacam...

Next Post
Gubernur Dukung SANAK, Kadispar: Mereka Pilihan

Gubernur Dukung SANAK, Kadispar: Mereka Pilihan

Pelesiran: Menziarahi Makam Syekh Makdum Wali | Chubbi Syauqi

Pelesiran: Menziarahi Makam Syekh Makdum Wali | Chubbi Syauqi

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In