• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
16 Maret 2026
in Sastra, Puisi
987 52
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

Entah Buku Apa Namanya

Aku pernah membaca tubuh buku
Dan aku jatuh cinta pada manisnya kata pengantar
Begitu syahdu
Sesampai malam menemani mimpi untuk membalik halaman per halaman nya

Pada punggung buku ada nama
Aku eja terbata
Melihat bentuk sampul dan judul yang memudar

Sekarang buku itu entah dimana

Pada pustaka yang baru masyhur itu
Ia terpajang sangat manja

Saat aku ingin meminangnya pada kasir
“Aku boleh di pakai dan di pinjam kapan saja” tertulis di lemari katalog dengan secarik kertas ter-rekat.

Kemudian ia pergi
Bersama tangan pria lain yang juga ingin membacanya


Jumaat Agung

Isa dan Agung bergegas menuju mesjid
jam pelajaran usai
bebunyian bel di parkiran sekolah.

Agung berbonceng
Isa menyambut Maryam, kepala sekolah Nazareth Galilea senyum di sisi lapangan.

Maryam yang ramah
Isa malu-malu
Ragu dan kagok, Isa berbelok ke sisi kanan
Ia disalib 12 muridnya

“Maaf pak, saya tidak sengaja” di sampaikan Yudas murid ke-12
“saling mengasihilah seperti Dia telah mengasihi mereka” Isa melambaikan tangannya kepada Yudas dan tersenyum.

Di parkiran mesjid, Isa dan Agung bergegas dan bersiap!

“Bagaimana? Paskah?”
“Belum terlambat” gestur Agung

Kemudian jumaat Agung, Isa khidmat beribadat dua rakaat, ditunggangi doa yang terbang ke langit.

Padang, 2025.


Irawan Winata, penulis dan Pendiri KS Teater Bunga Padi Official. Karya-karyanya telah dimuat berbagai media di Sumatra Barat dan telah terbit dalam buku kumpulan puisi penggiat literasi Kabupaten Sumedang “Aku dan Sumedang” (Penerbit Panti Baca Ceria, 2021), Buku Puisi Tunggal Irawan Winata “Kaum Lorong” Van EGYPT Andalas, 2022) dan “Kearifan Budaya Lokal Sumatra Barat” (Diterbitkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, 2025), Dan sellain itu, Irawan Winata juga aktif menulis naskah teater dan sudah pentas diberbagai panggung baik regional maupun nasional.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
  • Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata - 10 Juli 2026
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
Tags: puisi

Related Posts

Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung

Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung

Oleh Redaksi Marewai
11 Juli 2026

Pulang Kampung             Haris keluar dari bus angkutan antar kota. Langkahnya pelan menghentak seakan menumpahkan kekesalan di hatinya. Bagaimana...

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei

Oleh Redaksi Marewai
26 Juni 2026

KEPADA SHEI Aku senang membayangkan hal-hal yang indah. Kubayangkan matamu menjadi rumah paling megah: tempat di mana lelah perlahan...

Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen | Venari In Gehenna (2026)

Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen | Venari In Gehenna (2026)

Oleh Redaksi Marewai
18 April 2026

Venari In Gehenna (2026)             — Michelle Petrelll Aku memandangi lukisan anomali persis melihat api melawan gravitasi : alkisah...

Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam

Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam

Oleh Redaksi Marewai
14 Maret 2026

RANJANG akhir-ahkir ini aku sering kali melihat laki-laki paruh baya duduk depan jendela sambil melantunkan nyanyian kecil ninabobo, ninabobo...

Next Post
The Bluff: Priyanka Chopra dan Peran Keterasingannya dalam Cerita, Dendam dan Pembalasan Masa Lalu

The Bluff: Priyanka Chopra dan Peran Keterasingannya dalam Cerita, Dendam dan Pembalasan Masa Lalu

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In