• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Rumah Kreatif Singali: Membincangkan Film Tentang Sebuah Nagari di Pasaman

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
20 November 2024
in Berita Seni Budaya
1.1k 23
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Minggu siang (17/11), di ruangan utama rumah tua terpancar sinar proyektor yang diarahkan ke sebuah layar. Orang-orang duduk mengelilinginya. Suasana rumah membawa siapa saja yang ada di dalamnya pergi nun jauh ke masa lampau. Rumah Kreatif Singali. Begitu Siddik menyebut rumah tua itu, sekaligus nama komunitas yang didirikannya. Berlokasi di Sababalik, Nagari Bahagia, Padang Gelugur, Pasaman, Sumatera Barat.

Lima belas kelompok/komunitas seni-budaya se-Pasaman berkumpul di sana. Mereka adalah Pasaman Boekoe Indonesia, G2NT Art Space, Rumah Kreatif Singali, Komunitas Rumah Mentari, Rumah Lentera, Rumah Kedua Studio, Apocolo Creative, Sanggar Ranah Saiyo, Sanggar Talang Barueh, Sanggar Limbago Papeh Sakato, Gen Z Book House, Beta Gallery Production, Komunitas Suaro Talago, Sanggar Si Prabu, Sanggar Seni Intan Baludu.

Rumah panggung berdinding berlantai papan itu terpilih sebagai tuan rumah kegiatan dwi mingguan yang mereka sebut sebagai program Bareh Ganggam. Sebuah program bersama yang dilaksanakan oleh Komunitas/Sanggar/ Kelompok Seni-Budaya yang ada di Kabupaten Pasaman. Tujuan utamanya sebagai ruang apresiasi terhadap karya seni (music/tari/film/ fotografi/kriya/rupa/teater/sastra) yang diciptakan oleh perorangan atau komunitas/sanggar/kelompok seni budaya di kabupaten Pasaman. Tujuan lainnya yaitu sebagai ruang silaturahim antar pelaku-pegiat komunitas/sanggar/kelompok seni-budaya se-Pasaman. Tempat pelaksanaan program Bareh Ganggam secara bergilir, dari satu komunitas ke komunitas yang lain.

Ini merupakan kegiatan kedua. Kegiatan perdana digelar pada Minggu 3 November 2024 di Komunitas Rumah Mentari-Sitombol-Padang Gelugur. Pada pertemuan sebelumnya mereka membincangkan lagu Asing karya Rumah Kedua Studio, produksi tahun 2022.

Pada kesempatan ini para pelaku/pegiat yang ada di Pasaman membicarakan Muara Tais sebuah film dokumenter yang diproduksi oleh Apocolo Production (asal Rao). Film ini produksi tahun 2021. Sebagaimana pengakuan Tri Engga sebagai pimpinan produksi, Film ini dibuat saat ia baru saja tamat sekolah (SMA). Tri Engga adalah alumni jurusan DKV ISI Padang Panjang tahun 2024. “Pembuatan film menggunakan alat seadanya saja” terang Engga

Film Muara Tais menggambarkan bagaimana kondisi ‘miris’ masyarakat di kabupaten Pasaman yang terisolir secara aksebilitas, terutama infrastruktur jalan. Jika hujan berkubang, bila kemarau sesak oleh debu kering. Jalan berlubang sepanjang ruasnya. Nagari yang berada di dataran tinggi di kecamatan Mapattunggul. Memiliki potensi komoditas ekonomis yang menjanjikan seperti gambir dan nilam.

Mulyadi Putra dari Komunitas Rumah Mentari tampil sebagai pemantik diskusi. “ kalau masih SMA saja sudah seperti ini hasil karyanya, tentu setelah jadi sarjana seni, filmnya…” canda Mulyadi dalam diskusi. “ Kami bangga, ternyata Pasaman punya pegiat film” lanjut Mulyadi.

“Mari sama-sama saling mendukung putra-putri Pasaman dalam berkarya” ajakan Rizki Kurniawan (Komunitas Suaro Talago) pada sesi penutup.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
  • GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV - 14 Mei 2026
  • Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata - 25 April 2026
Tags: Berita seni dan budayaBudayaPelesiranSastra

Related Posts

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
6 April 2026

Nan Jombang Dance Company selalu memberikan kesejukan bagi jiwa seniman, menyediakan ruang agar mereka dapat terus tumbuh dan berkembang...

Next Post
Yuang Sewai | Sasudah Mandanga Katubah

Yuang Sewai | Sasudah Mandanga Katubah

Igauan Penyair dalam POV Perkakas Seismograf | Fatah Anshori

Igauan Penyair dalam POV Perkakas Seismograf | Fatah Anshori

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In