• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Seniman Sumbar Bersiaplah, Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2021 Bakal Digelar Oktober

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
21 Juni 2021
in Berita Seni Budaya
1.3k 27
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Padang, Marewai— Pekan Kebudyaaan Daerah, sebuah agenda besutan Dinas Kebudayaan Sumatera Barat bakal digelar oktober depan. Untuk itu, para seniman Sumatera Barat diharapkan dapat bersiap-siap untuk mengikuti ajang tersebut. Sejumlah agenda kesenian bakal digelar dengan format yang telah disiapkan.

Kadis Kebudayaan Sumatera Barat, Gemala Ranti mengatakan, keterlibatan para seniman pada ajang kali ini dapat melalui beberapa jalur. “Yang pertama melalui jalur kurasi. Disini, karya yang akan diterima adalah karya-karya pertunjukan kontemporer dan seni rupa. Nantinya tim kurator akan menilai konsep yang diajukan, disesuaikan dengan tema yang kita angkat,” katanya. Selain kurasi, ada pula sistem lomba. “Lomba yang bakal di gelar antara lain lomba berbalas pantun, lomba baju kuruang basiba, lomba silek bagalombang, lomba sipak rago, serta lomba tari piring kreasi,” katanya.
Keterlibatan berikutnya berupa undangan atau invitasi. “Untuk beberapa agenda kita mengundang utusan kabupaten kota, lembaga serta perseorangan. Misalnya dalam Focus Grup Discussion,” sambungnya.

Kadis mengatakan, PKD Sumbar 2021 juga akan menjad ajang untuk menyaring karya-karya yang akan dikirim ke tingkat nasional. Dalam catatan kuratorial Pekan Kebudayaan Nasional 2021 diterangkan bahwa kegiatan akan meliputi aspek sandang, papan dan pangan. “Jadi karya yang akan diseleksi nantinya juga diharapkan dapat merespon ketiga hal tersebut,” kata Kadis.

Dengan banyaknya jalur keterlibatan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan. “Kami ingin untuk PKD tahun ini melibatkan lebih banyak seniman dari lebih banyak komunitas dari berbagai daerah asal,” sebutnya. Salah satu contoh agenda untuk mewujudkan hal ini adalah pentas multi etnik. “Disitu kita akan melihat potensi seni lain di Sumbar selain seni tradisi Minang yang sudah pasti kita hadirkan,” kata Gemala Ranti.

Dari persepktif kebudayaan itu sendiri, PKD tahun ini lebih luas lagi cakupannya. “Jadi ini bukan ajang kesenian semata. Kita angkat permainan anak nagari baik berupa olahraga seperti sipak rago, sampai permainan tradisi untuk anak-anak. Jadi ini adalah ajang budaya yang sifatnya lebih menyeluruh mengangkat lebih banyak hal terkait kebudayaan,” sebutnya.

Tagline yang diusung dalam PKD tahun ini adalah “Festival Merawat Ingatan”. Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat Hendri Fauzan menjelaskan, tagline ini sengaja dibuat unuk menarik perhatian anak muda agar datang pada iven yang bakal berlangsung selama hampir seminggu. “Sasaran kita saat ini adalah remaja dan anak muda pada umumnya. Mereka adalah pewaris kebudayaan, jadi mereka patut untuk mendapatkan kesempatan untuk berapresiasi sebanyak mungkin. Agar mereka lihat, seberapa besar kekayaan budaya yang masih terjaga hingga saat ini,” sebutnya.
Untuk melihat lebih lengkap lagi tentang petunjuk teknis hingga agenda-agenda PKD 2021, seniman dan pengunjung dapat mengakses situs yang sudah disiapkan panitia. Datang ya! (M. Fadli)

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
Tags: ArtikelBeritaBudayaEsaiPelesiranPunago RimbunSastra

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
Resensi: Membantu Generasi Muda Menemukan Jati Dirinya Oleh Sam Edy Yuswanto

Resensi: Membantu Generasi Muda Menemukan Jati Dirinya Oleh Sam Edy Yuswanto

Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Pesisir Selatan dan Regenerasi Pemiliknya

Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Pesisir Selatan dan Regenerasi Pemiliknya

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In