• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Tari Rantak: Meninjau Ulang Pertunjukan Tari Rantak Minangkabau | AYUNDA SHALSABILA, AYU MAULINA, DAN REVA ELVIANI

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
5 Maret 2025
in Budaya
1.1k 80
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Tari Rantak merupakan tarian tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Minangkabau (Sumatra Barat) yang ditampilkan oleh Institut Seni Indonesia Padangpanjang pada tanggal 2 Maret 2020 yang di posting oleh akun Youtube Bambang hrdyt. Pertunjukan Tari Rantak ini memiliki gerakan yang sangat dinamis, dan gerakannya juga terinspirasi dari gerakan pencak silat. Tarian ini merupakan salah satu tarian yang mengedepankan dan menegaskan ketajaman gerakan si penari. Acara ini diselenggarakan oleh Gusmiati Suid Institut Seni Indonesia, Di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam.

Pertunjukan Tari Rantak yang ditampilkan oleh Institut Seni Indonesia Padangpanjang berdurasi kurang lebih 04.30 detik dengan jumlah pemain sebanyak 20 orang yang terdiri dari 8 pemusik dan 12 penari. Dalam pertunjukannya, Tari Rantak menampilkan hentakan kaki yang tegas, sesuai dengan namanya rantak yang berarti “menghentak,” serta gerakan tangan dan tubuh yang lincah mencerminkan kelincahan dalam silat. Beberapa gerakannya menyerupai jurus silat, seperti tendangan, sapuan, dan tangkisan. Tarian ini biasanya ditampilkan secara berkelompok, baik oleh penari laki-laki maupun perempuan, dengan formasi yang berubah-ubah menciptakan pola dinamis di atas panggung. Iringan musiknya menggunakan alat musik tradisional seperti talempong, gendang, dan saluang, dengan ritme cepat dan berulang yang memperkuat kesan enerjik dalam tarian. Kostum yang digunakan mencerminkan budaya Minangkabau, seperti baju kurung atau celana panjang dengan kain sarung, dengan warna-warna cerah yang menunjukkan semangat dan kekuatan. Tari Rantak sering dipentaskan dalam acara adat, pertunjukan seni, atau festival budaya sebagai simbol ketangkasan dan energi khas Minangkabau.

Penyajian Tari Rantak oleh Institut Seni Indonesia Padangpanjang ini dengan bentuk musik tradisi, komposisi gerakan terbagi dari beberapa bagian yang memiliki gerakan yang berulang-ulang. Tari Rantak dahulu memiliki tujuan sebagai bagian dari latihan bela diri silat di Minangkabau. Gerakan dalam tarian ini berasal dari teknik silat yang digunakan untuk melatih ketangkasan, kekuatan, dan kesiapan dalam pertarungan. Selain itu, tarian ini juga berfungsi sebagai bentuk ekspresi budaya dan sarana hiburan di lingkungan masyarakat.

Dulu, Tari Rantak sering dipertunjukkan dalam acara adat, seperti perayaan panen, penyambutan tamu kehormatan, serta upacara tradisional lainnya. Tarian ini juga memiliki makna filosofis, yaitu menggambarkan semangat juang, kekompakan, dan ketangguhan masyarakat Minangkabau. Seiring waktu, Tari Rantak berkembang menjadi seni pertunjukan yang lebih luas, tidak hanya sebagai bagian dari latihan silat tetapi juga sebagai warisan budaya yang terus dilestarikan dalam berbagai festival dan acara seni.

Kesenian Tari Rantak dulunya, kesenian Tari Rantak sangat berperan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, khususnya di ranah adat dan latihan bela diri. Tarian ini sering ditampilkan di surau-surau, yang dahulu berfungsi sebagai pusat pendidikan dan latihan silat bagi para pemuda Minang. Dalam konteks ini, Tari Rantak tidak sekadar sebagai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai metode pelatihan fisik dan mental bagi mereka yang belajar silat.

Selain itu, Tari Rantak juga berperan dalam berbagai acara adat dan sosial, seperti perayaan panen, penyambutan tamu kehormatan, serta upacara tradisional lainnya. Dalam konteks ini, tarian tersebut menjadi simbol semangat juang, persatuan, dan ketangguhan masyarakat Minangkabau. Seiring perkembangan zaman, fungsi Tari Rantak mengalami pergeseran dari sekadar latihan silat dan ritual adat menjadi seni pertunjukan yang lebih luas, dipentaskan dalam festival budaya dan acara kesenian sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Minang.

Pertunjukan kesenian Tari Rantak oleh Institut Seni Indonesia Padangpanjang ini pada tahap pertama, pemusik tidak memerhatikan dinamika suara, sehingga ketika mulai pertunjukan pada bagian musik awal dimulainya pertunjukan pemusik menggunakan dinamika musik yang langsung keras. Alangkah baiknya dinamika suara dari sedang kemudian lembut harus digunakan dalam sebuah pertunjukan, agar iramanya sesuai dengan musik berikutnya, begitu juga dengan pola lantainya, sebaiknya jangan begitu monoton. Banyak pola lantai lain yang bisa digunakan untuk pertunjukan Tari Rantak.


Penulis, Ayunda Shalsabila, alamat Bireun, Aceh. Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, S1 Pendidikan Seni Pertunjukan. [email protected]

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung - 16 Maret 2026
  • Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam - 14 Maret 2026
  • Cerpen Putri Oktaviani | Bagaimana Darso Menyesal - 14 Maret 2026
Tags: BudayaPelesiranSastra

Related Posts

Alienasi: Ketika Penonton Teater Kehilangan Arah Panggung | Irawan Winata

Alienasi: Ketika Penonton Teater Kehilangan Arah Panggung | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Maret 2026

Ekosistem teater di Sumatera Barat, khususnya pada Maret 2025 ini, tampak seperti panggung yang lampunya padam sebelum pertunjukan dimulai....

Mendoa Puriang: Kue Suci di Bulan Rajab ala Muslim Keturunan India di Padang

Mendoa Puriang: Kue Suci di Bulan Rajab ala Muslim Keturunan India di Padang

Oleh Redaksi Marewai
23 Februari 2026

Memasuki bulan Rajab, dapur-dapur rumah mulai dipenuhi aroma rempah, kunda pun siap dihidangkan. Sementara lantunan kalimat-kalimat Allah terdengar dari...

Seni Tak Selalu Soal Kompetisi: Di Tengah Situasi Banjir 61 Siswa Kelana Gelar Karya

Seni Tak Selalu Soal Kompetisi: Di Tengah Situasi Banjir 61 Siswa Kelana Gelar Karya

Oleh Redaksi Marewai
15 Februari 2026

Sebanyak 61 siswa Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan (Kelana Akhir Pekan) menggelar karya hasil pembelajaran Semester II (September–Desember 2025)...

Ke Rumah Nan Tumpah #10: Pameran Silotigo “Rukun Paksa/ Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan” dan dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

Ke Rumah Nan Tumpah #10: Pameran Silotigo “Rukun Paksa/ Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan” dan dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

Oleh Redaksi Marewai
5 Februari 2026

Dua bulan setelah banjir bandang dan galodo melanda 16 kabupaten kota di Sumatera Barat, Komunitas Seni Nan Tumpah menggelar...

Next Post
Cerpen UMANAIK | S&J PRODUKSI

Cerpen UMANAIK | S&J PRODUKSI

DISTOPIA MIANG KABAU | Aidil Aulya

DISTOPIA MIANG KABAU | Aidil Aulya

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In