• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Punago Rimbun: Garuik Kuku Panjang Rupik | Zera Permana

Zera Permana Oleh Zera Permana
4 Februari 2021
in Punago Rimbun
1.3k 13
0
Home Punago Rimbun
BagikanBagikanBagikanBagikan

Perkumpulan (ropok-ropok) orang Rupik dan anak kamanakan Orang Tiga Suku, membuahkan hasil terhadap Orang Rupik. Anak kamanakan orang Tiga Suku Menuruti apa keputusan dari Raja Sitatok Sitarahan, memerintah pada saat itu Raja Sitatok Sitarahan.

Fi’il kelakuan dan perbutan Raja Sitatok Sitarahan, memerintah Anak kamanakan Orang Tiga Suku menurut kemauan, kehendak, dan sesuka-suka hatinya. Demikian pula kaum (kelompok) Orang Rupik pada saat itu menindas dan merampas harta anak kamanakan Orang Tiga Suku dan diperbudak untuk kebutuhan hidupnya.

Semua hasil pertanian atau pun hasil tangkapan ikan, hewan rimba semuanya itu di rampas “dirampok areh” oleh kaum Orang rupik. Maka pada masa-masa kisruh itu datanglah seorang yang bernama “Sari Dano” suku kampai dari Sungai Pagu. Membawa kerbau, bermalam di Ngalau Auk dan terus ke Pasir Laweh. Sesampai Sari Dano di Pasir laweh, terdengar oleh Kaum Rupik bahwa ada seorang yang datang dari Sungai Pagu membawa seekor kerbau. Oleh Kaum Rupik ditemuilah Sari Dano, “baga garetak”(ancaman) pada saat itu. Dirampas kerbau Sari Dano, terjadi “ejang jo basitagang” (tarik-menarik) Kaum rupik dan Sari Dano, dikarenakan Orang Rupik itu berbadan kuat bergerombolan, kerbau yang dipertahankan dilepas pasrah oleh Sari Dano kepada kaum rupik.

Sesudah kejadian itu Sari Dano langsung berangkat ke Alam Surambi Sungai Pagu. Sesampai Di Sungai Pagu Sari Dano langsung menghadap Daulat Yang Dipartuan Raja Sungai Pagu; Syamsudin gelar Sutan Maharajo Basa Nan Bagombak Putiah Bajangguik Merah.


Referensi: Adat Monografi Nagari Kambang


  • About
  • Latest Posts
Zera Permana
ikuti saya
Zera Permana
Redaksi Marewai at Media
Zera Permana
Salimbado Buah Tarok (Anggota Pusat Kajian Tradisi Salimbado Buah Tarok). Sekarang bekerja fokus di Serikat Budaya Marewai. Berasal Dari Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan Pesisir Selatan. Pengelola dan Penulis Tetap Rubrik "Punago Rimbun". Zera merupakan arsiparis muda manuskrip-manuskrip Minangkabau, selain fokus mengarsipkan manuskrip, Zera juga aktif berkegiatan dalam Alih Aksara dan Alih Bahasa. Salah satu manuskrip yang sudah terbit, "Kitab Salasilah Rajo-Rajo Minangkabau".
Zera Permana
ikuti saya
Latest posts by Zera Permana (see all)
  • Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana - 3 September 2025
  • Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2 - 2 Oktober 2024
  • Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung - 26 September 2024
Tags: BudayaCaritoPelesiranSastra

Related Posts

Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana

Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana

Oleh Zera Permana
6 November 2025

Burek Tunggang Ka Karajaan Indopuro Lunang Bapucuak Bulek Di Minangkabau Pagaruyuang Bajulai si aka jambai, di Tepian Sungai Muara...

Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2

Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2

Oleh Zera Permana
6 November 2025

Seri Punago RimbunSejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan (Bagian 2) Maka...

Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung

Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung

Oleh Zera Permana
26 September 2024

Suatu waktu terjadi peristiwa di Alam Surambi Sungai Pagu, tiga orang pembesar; Raja Kampai Tuangku Bagindo, Raja Panai Tuangku...

Punago Rimbun: Hilangnya Keris Kesaktian Bunga Kesayangan | Zera Permana

Punago Rimbun: Hilangnya Keris Kesaktian Bunga Kesayangan | Zera Permana

Oleh Zera Permana
21 September 2024

Sumatra yang lebih dikenal dalam bahasa tradisi Pulau Perca, ujungnya Negeri Aceh pangkal hingga Lampung. Orang yang mendiami Pulau...

Next Post
Nagari Sungai Pinang: Pesona Lain dari Kawasan Bahari Mandeh.

Nagari Sungai Pinang: Pesona Lain dari Kawasan Bahari Mandeh.

Cerpen Kak Ian | Ssstt, Jangan Main Jauh-jauh

Cerpen Kak Ian | Ssstt, Jangan Main Jauh-jauh

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In