• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Puisi-puisi Nurmansyah Triagus Maulana | Malam Jumat

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
16 Januari 2021
in Sastra
1.5k 96
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

Jalanan Malam Hari Setelahnya

Pesta baru saja usai

Mengembang menjadi malam

Yang sunyi mewarna pelataran

Selepas senja berpamitan

Sengaja membiasa alunan

Siang-siang sebelumnya

Kata-kata memburu para pemburu

Tuk gandrungi manis-manis

Berserak di trotoar dan reklame

Habis waktu sudahi

Kini waktunya pulang

Nikmati lampu malam hari yang habis

Sebelum sampai kampung bawah gunung

Lampu terganti sinar rembulan dan bintang

Yang malam ini setia dalam remang sepi

Kelak asa pembawa

benar terangi kerisauan hati

berdoa tiada tercampak

arus para pendendam yang lalu

Randudongkal, Desember 2020


Gerombyang?

Semangkuk hangat tersedia

di atas meja yang sayup tuk menyandar

ingar-bingar perihal kotaku keluar dari hati

dibatas angan, kemudian berevaporasi

kepul-kepul gerombyang

Ini kah sahabat megono dan sate blengong?

anjangsana siang itu merajut pelancong

hanya sebuah konvensi yang bangga

soal keberadaanmu mendarah daging

lalu di rantau bercerita di sudut-sudut kampung

sekadar siluet sore anak-anak di kali

atau pengembala bebek di lereng gunung

serta para pencari kerja yang mengindahkan

sebuah matahari sore, malamnya adalah sebuah sepi

merawat pikir seseorang untuk memahami dirinya

kini gerombyang, menemani sendiri

diwawancarai oleh pemakannya, yang asing pada dirimu

yah itu lah..

Pemalang, Desember 2020


Malam Jumat

Ada yasin berkumandang

Berdesir merayapi bukit dengan lampu-lampu kecil

Di sisi lain masih beraura sinis

Perihal eksistensi kegaiban hitam

Kemudian dalam hedonisme

Yang telah terendus nafsu

Melupa apa yang terjadi malam ini

Moga, Desember 2020


Pertama-Terakhir

1

Kudengar kau paling aduhai

Entahlah penggambaran sajakah

Atau pun mungkin segala aspeknya

Tiada jelas hanya remang wajahmu di pikiran

2

Tak sekali pun dengarkan

Untaian dari bibir tipismu atau pun

Langsat kulit wajahmu yang menenangkan

Hanya berfantasi lewat puji orang-orang

3

Rumor perihal kedatanganmu

Dari seorang kawan

Kujadikan alasan tak penting sekali

Kala pertemuan antara logika dan manfaat

Hanya diruntuhkan oleh ingin

Setia bersama menunggu

4

Dia datang seperti angin

Bersama didampingi semerbak khasmu

Sayang tak mengenalku yang terdiam

Kau tak tertarik secuil pun, hanya aku

“Mbak tas terbuka?”

“Oh, terima kasih” kau pun setelahnya tak ada apa pun

Sehingga kau benar telah di seberang

Solo-Aceh


 

Nurmansyah Triagus Maulana, lahir di Pemalang, 24 Agustus 1994. Berkegiatan di Komunitas Buku Terbuka Pemalang dan Rasi Pena. Alumni Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pernah mendapat Juara 3 Menulis Cerpen Tingkat Mahasiswa se-Jawa Tengah berjudul “Nyanyian untuk Akeh” di UPS Tegal 2016 dan Juara Harapan 1 Cerita Desaku 2020 diadakan oleh Puspindes Pemalang. Tulisan lain juga pernah diterbitkan di Radar Cirebon, Pojokpim, Bali Post, Bangka Post dsb.

Fb: Nurmansyah Triagus Maulana. 

IG: noormansyahtriagus24


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: BudayaCaritoPunago RimbunSastra

Related Posts

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Oleh Redaksi Marewai
8 Januari 2026

Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah Judul              : Apa yang Tak Kau Dengar dari...

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Oleh Redaksi Marewai
1 Januari 2026

Selalu ia gambar, si al-a'war selama Tujuh ratus dua hari dan pikiranku Telah seluruhnya khatam untuk Masuk dan duduk-duduk...

Cerpen: Aralyn dan Simfoni Hujan – Ade Faulina

Cerpen: Aralyn dan Simfoni Hujan – Ade Faulina

Oleh Redaksi Marewai
8 Desember 2025

            Gadis itu sudah memutuskan untuk membenci hujan. Senandung hujan di atap rumahnya tak lagi menjadi sesuatu yang ia...

Cerpen: Matikau Elian – Ingik

Cerpen: Matikau Elian – Ingik

Oleh Redaksi Marewai
25 Oktober 2025

Senja baru saja mulai menebar warna jingga di ufuk barat, seorang anak laki laki bernama Elian, usianya belum genap...

Next Post
Cerpen Indra Junaidi | Kerbau dan Para Penggembala

Cerpen Indra Junaidi | Kerbau dan Para Penggembala

5 JAM MENGHADANG BADAI: INI KISAH INFLUANCER AJO WAYOIK DAN ROMBONGAN SELAMATKAN DIRI

5 JAM MENGHADANG BADAI: INI KISAH INFLUANCER AJO WAYOIK DAN ROMBONGAN SELAMATKAN DIRI

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In