• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Inspiratif: Membangun Icon Pariwisata Kabupaten Batu Bara, dengan Melestarikan Alam dan Mengentaskan Masalah Sosial

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
19 April 2021
in Budaya
1.1k 72
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Pernyataan:
Ir. H. Zahir,M.Ap., Bupati Batu Bara:
Dulu Pantai Sejarah ini termasuk pantai yang sangat indah. Untuk itu saya berusaha untuk menjadikan Pantai Sejarah ini sebagai destinasi wisata yang bisa kembali menarik, dengan berbagai pembangunan dan melestarikan hutan mangrove. Tentunya untuk mencapai keberhasilan ini, mari kita bekerja sama dan saling mendukung antara masyarakat dan pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Drs. Safri Musa, MM., Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Batu Bara:
Pantai Sejarah memiliki potensi wisata alam, potensi wisata sejarah, dan wisata konservasi lingkungan hidup. Dalam mengembangkan destinasi pariwisata, aspek lingkungan hidup, budaya, sosial, dan ekonomi, menjadi unsur utama pembangunan kepariwisataan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Batu Bara berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi gerakan-gerakan positif yang bersumber dari masyarakat. Dan kami juga berupaya untuk menjembatani bagaimana gerakan masyarakat, program pemerintah kabupaten, dapat bersinergi dan didukung oleh berbagai pihak yang berkompeten.

Bachtiar Djanan, Wakil Ketua Perkumpulan HIDORA, konsultan perencanaan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat, dari Banyuwangi, Jawa Timur:
Pergerakan Pak Azizi dan Kelompok Tani Cinta Mangrove selama hampir 20 tahun adalah contoh luar biasa dalam hal inisiatif dan upaya masyarakat melestarikan lingkungan hidup. Sudah selayaknya pemerintah pusat mengapresiasi perjuangan Pak Azizi. Saya rasa penghargaan Kalptaru sangat layak diberikan kepada Pak Azizi, atas keberhasilannya membuat perubahan besar dalam menyelamatkan lingkungan dengan menanam mangrove di kawasan pesisir Batu Bara seluas lebih dari 450 hektar, meningkatkan kesejahteraan warga, dan memberi solusi kepada masyarakat untuk mengatasi permasalahan moral dan problem sosial.

Sri Shindi Indira, ST., MSc., Dosen Arsitektur Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan, Lulusan S-2 Wageningen University Belanda, Direktur Beranda Warisan Sumatera:
Pengembangan wisata mangrove jika memang berangkatnya dari spirit grassroot untuk melestarikan kawasan pesisir tentu akan bisa bertumbuh secara sustainable. Tinggal bagaimana dalam rencana pengembangan ke depan, penataan kawasan dan fungsi-fungsinya bisa didesain selaras dengan segmen pasar yang dibidik, dengan mengedepankan prinsip bahwa wisata mangrove semestinya dikembangkan dalam konsep dan pola wisata edukasi, bukan sekedar lokasi wisata untuk selfie. Bagaimana saat pengunjung datang ke destinasi wisata, ketika mereka pulang mereka mendapat ilmu baru dan terinspirasi oleh spirit pelestarian alam yang dibangun oleh Pak Azizi dan tim.


Poto: Azizi, SH., saat interview

Biodata Azizi, SH. :
Nama lengkap: Azizi, SH.
Tanggal Lahir: 29-06-1967 (54 tahun)
Pendidikan: S1. Ilmu Hukum, lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Asahan (STIHMA) Kisaran, lulus tahun 2011.

========

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
Page 3 of 3
Prev123
Tags: BudayaCerpenEsaiPelesiranpuisiSastra

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
Bangunan-bangunan Penanda : Usaha-usaha Pemerintah Merias Daerah

Bangunan-bangunan Penanda : Usaha-usaha Pemerintah Merias Daerah

Punago Rimbun: Menyilau Nagari Palangai Kecamatan Ranah Pesisir | Zera Permana

Punago Rimbun : Nagari Kambang Dalam Pusek Jalo Banda Nan Sapuluah | Zera Permana

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In