• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Festival Sipak Rago Lubuk Palarik Dihelat, 35 Tim Akan Berlaga

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
26 Maret 2021
in Berita Seni Budaya, Budaya
1.3k 13
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Padang, Marewai– Festival Sipak Rago Lubuak Palarik bakal dibuka hari ini. Sebanyak 35 tim akan berlaga pada perlombaan ketangkasan memainkan bola khas tradisi Melayu ini. Ketua panitia Khalil Chaniago mengatakan, perlombaan ini terselenggara atas kerjasama Komunitas Kupi Batigo dengan Pengurus Sipak Rago Pauh Sambilan. “Ajang ini akan memperebutkan piala bergilir Kupi Batigo dan Pengurus Sipak Rago Pauh Sambilan. Juga tersedia sejumlah hadiah lainnya bagi pemenang,” terang aktifis kebudayaan Kota Padang ini.

Sipak Rago kata Khalil adalah olahraga tradisi yang memang sudah lama dijaga di Pauh Sambilan. Sebagai permainan anak nagari, Sipak Rago bukan hanya soal ketangkasan, tetapi juga soal kerjasama tim. “Kami akan nilai banyak aspek nantinya. Termasuk dalam keindahan memainkan bola secara tim. Sebab, disini, seni bermain sipak rago memiliki daya tarik yang pastinya dinantikan penonton,” katanya. Secara lebih terperinci, aspek-aspek yang akan dinilai adalah sipak, singgang serta simpi rabah.

Mengingat tingginya animo peserta, Khalil mengatakan panitia akan menyelenggarakan festival selama tiga hari. “Menurut rencana, di saat penutupan kita juga akan gelar malam kesenian. Tentunya kesenian tradisi pula yang akan kita ketengahkan disini,” sebutnya.

Lokasi acara adalah di Lubuk Palarik, Kelurahan Gunuang Sarik, Kota Padang. Yulviadi Adek dari Kupi Batigo menjelaskan, penyelenggaraan acara di kawasan ini sekaligus sebagai penyemarak menjelang dibukanya cafe Kupi Batigo Cabang Lubuk Palarik. “Kami mengundang juri dari persatuan juri Sipak Rago Kota Padang. Mereka sudah sangat kompeten dan berpengalaman sehingga penjurian diharapkan akan berlangsung dengan adil,” Tuturnya.

Ke depan, Festival Sipak Rago Lubuk Palarik direncanakan akan digelar secara tahunan. “Ini adalah sebuah upaya untuk terus melestarikan permainan Sipak Rago. Selain menarik, permainan ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar pemuda yang mencintai seni budaya warisan nenek moyang,” Sambungnya. Cafe Kupi Batigo Lubuk Palarik sendiri memang dikonsep sebagai sebuah sentra kreatif yang memperdekat jarak antara anak muda dengan budaya tradisi, khususnya budaya lama Pauh. (rilis-redaksi)

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
Tags: ArtikelBudayaEsaiPelesiranPunago RimbunSastra

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
Puisi-puisi Joe Hasan | Setelah Membaca

Puisi-puisi Joe Hasan | Setelah Membaca

Teater Sumatra Barat Kembali Menggeliat; Catatan Workshop Teater UPTD Taman Budaya Sumatera Barat

Teater Sumatra Barat Kembali Menggeliat; Catatan Workshop Teater UPTD Taman Budaya Sumatera Barat

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In