• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Teater Sumatra Barat Kembali Menggeliat; Catatan Workshop Teater UPTD Taman Budaya Sumatera Barat

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
27 Maret 2021
in Berita Seni Budaya
1.3k 66
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: Redaksi Marewai

Padang, Marewai– Sudah hampir 6 tahun belakangan ini kelompok teater di Sumatra Barat mati suri, atau lebih tepatnya tidak ada lagi pertunjukan teater yang dihelat secara kolektif. Baik itu berbentuk Festival maupun berbentuk Temu teater ataupun acara bersama dari kelompok-kelompok teater yang ada di Sumatra Barat. Alek Teater yang dulu jadi wadah pekerja seni teater Sumatra Barat, enam tahun belakangan ini sudah tidak terdengar lagi di panggung utama teater taman budaya Sumatra Barat. Sepanjang tahun 2020 – 2021, yang tercatat aktif menampilkan pementasan hanya beberapa kelompok teater saja. Pun itu di tempat alternatif, karena pembangunan/renovasi Gedung Teater Utama Taman Budaya Sumatra Barat belum rampung, sampai tulisan ini di rilis.


Beberapa tahun belakang yang masih aktif mementaskan pertunjukan diantaranya, Komunitas Seni Nan Tumpah KSNT) dan Teater Imam Bonjol. Pementasan kelompok ini memadukan aksi tontonan lansung dan virtual. Selama pandemi ini memang berpengaruh besar kepada kerja kreatif seniman, termasuk pekerja seni teater itu sendiri. Gelaran Temu Teater Komunitas teater kampus Se-Kota Padang yang biasa dihelat setiap tahun juga mendapat imbas dari pandemi yang belum usai ini. Dua tahun lalu yang penulis amati, terakhir kali Temu Teater yang dikemas lebih luas menjadi Temu Unit Kegiatan Seni Kampus se-Kota Padang berlansung di Politeknik ATI Padang. Setelah itu senyap.

Poto: Kegiatan Workshop


Pada tanggal 26 – 27 Maret 2021 ini, UPTD Taman Budaya Sumatra Barat Kembali mengadakan Workshop Teater dengan pokok Penyutradaraan dan Dramaturgi. Ini menjadi pemanasan menjelang Alek Teater 5 Taman Budaya Sumatra Barat yang direncanakan dihelat September 2021.
Hadir sebagai Narasumber tokoh-tokoh teater Sumatra Barat, diantaranya Mahatma Muhammad, S. Metron dan Dede Pramayoza. Workshop berlansung di lantai 2 Gedung Dinas Kebudayaan Sumatra Barat.

Acara ini diikuti oleh 22 Kelompok Teater yang ada di Sumatra Barat. Beberapa kelompok teater yang menjadi langganan Alek Teater sebelumnya ada Teater Rumah Teduh UKS Unand, Teater Oase UKKES UNP, Teater Langkah Unand, Teater Smansa SMA N 1 Padang, Teater Imam Bonjol UIN IB, Komunitas Seni Intro Payakumbuh, Teater Kuali Sawahlunto. Pada workshop kali ini hadir juga banyak pendatang baru seperti komunitas/ sanggar Umbuik mudo, Puti Bungsu, Bunga Tapakis, Komunitas Jiwa Raga, SMK 7 Padang, Margin X, Tuah Sakato, Sari Banilai Lawang, Teater Balai, Komunitas Hitam Putih, Teater Bandar Peran, Madewa Picture, Sanggar Baringin Sakti, Komunitas Gadabak dan beberapa pelaku seni di Sumatera Barat. Banyak kelompok teater yang dulu menjadi bagian dari Alek Teater tidak tampak hadir, atau mungkin berhalangan hadir diantaranya, Teater INS Kayutanam, Studio Merah Unand, Teater Ranah, Teater Ruang Bekas STKIP PGRI, Teater Serunai Laut, KST Nan Tumpah dan banyak lagi.


Semoga Workshop Teater Ini menjadi titik balik bagi komunitas-komunitas teater Sumatra Barat untuk kedepannya. Kembali tersajinya pertunjukan-pertunjukan menarik di panggung dan terjalin kembali silaturrahmi antar penggiat teater di Sumatra Barat. Untuk menghibur penikmat teater Sumatra Barat khususnya dan Indonesia Pada umumnya.

Redaksi Marewai.com

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
Tags: BudayaEsaiPelesiranPunago RimbunSastra

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
Launching Suara Minangkabau, Karya Rani Jambak

Launching Suara Minangkabau, Karya Rani Jambak

Cerpen Alif, Ba, Ta yang Tertinggal | Dwi Admayani

Cerpen Alif, Ba, Ta yang Tertinggal | Dwi Admayani

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In