• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Echo Flow Rilis “Di Balik Tirai” untuk Soundtrack Film Pendek SIA? Produksi Marewai N’Co

Arif P. Putra Oleh Arif P. Putra
9 Januari 2024
in Berita Seni Budaya
1.1k 83
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Single “Di Balik Tirai” sengaja digarap untuk soundtrack film “SIA?” film yang menceritakan tentang seorang Pendekar yang mencari ilmu silat guna khatam dalam kaji (ilmu silat), ia berasal dari sebuah perguruan silat legendaris, dalam pengembaraanya yang berkelindan pasca konflik tragis, kehidupan yang dijalaninya tidak lepas dari bayang-bayang masa silam yang kelam dan kejam. Sehingga pada suatu momen, ia menemukan titik balik kehidupannya yang gelap dan murung itu.

Band: Echo Flow
Judul Lagu: Di Balik Tirai (Ost. SIA?)
Song Writer : Rene
Composer: Harry
Aranger: Ferry Irawan
Vocal Director:  Ferry Irawan
Studio: Epicci Studio
Mixing & Mastering: Harry
Label: RTH Records

Video
Producer: Rori Aroka
Director & DOP: Rimba Satu Awan
Art Director: Arif P. Putra
Photographer: Uyung Hamdani & Candut
Editor: Mahameruproject.id
Cello: Alfriado Sardofa
Viola: Winatj
Violin: Dedek Febrian
Studio: Kopi Batigo Studio
Production Marewai  N’ Co (Serikat Budaya Marewai)

Berdasarkan kisah film yang disutradarai langsung oleh penulisnya Rori Aroka a.k.a Rori Maidi Rusji, Echo Flow dengan apik menyiratkan berbagai makna dalam lagu “Di Balik Tirai”. Cinta dan manipulatif terkadang adalah hal yang saling bergandengan dalam sebuah hubungan. Tarik-ulur perasaan dilakukan hanya untuk kepuasan sepihak semata. Cara menghadapinya pun tergantung orangnya, apakah bisa bertahan dengan prinsipnya, atau malah goyah karena bujuk rayu yang hanya bualan semata. Lagu yang bernuansa retro ala 80-an ini hadir sebagai representasi film “SIA?” selintas, namun nampak mencolok kesunyian dalam lirik-liriknya yang puitik  dan mendalam.

Pada mulanya Rene sang vokalis mengirimkan voice over ke pada Harry yang merupakan gitaris Echo Flow, voice over tersebut berisikan materi awal lagu “Di Balik Tirai” ini, tanpa berlama-lama Harry menjadikan voice over itu menjadi sebuah lagu yang utuh. Ditangan dingin Harry sang musisi visioner itu lagu ini menjadi padat dan kuat.

Terkhusus untuk project sountrack film “SIA?”, Echo Flow menggandeng arranger dan composer dengan segudang pengalaman, Ferri Irawan. Pada garapan ini Ferri Irawan mengaransemen lagu ini dengan isian quarted bernuansa classic, Ferri irawan juga bertindak sebagai vocal director sehingga menjadikan lagu “Di Balik Tirai” begitu mendalam menembus setiap lirik yang dinyanyikan. Semua track dan vocal direkam di Epicci Studio.

“Di Balik Tirai” merupakan single ke-3 dari Echo Flow yang sebelumnya telah mengeluarkan 2 single dengan judul “Teleskop” dan “Hampir Seperti Mati’ yang mendapat tanggapan positif dari penggemar musik Indonesia khususnya skena musik indie Padang. Duet Rene dan Harry yang tergabung dalam Echo Flow tentu saja memberi warna baru di skena musik Padang yang cukup berkembang, meski gelanggang untuk mereka tampil terbatas.

Nama Echo Flow sendiri diambil dari bahasa inggris “ËCHO” dan “FLOW” yang artinya “GEMA” dan “ALIRAN”. Kedua kata ini dikombinasikan dan memiliki makna bahwa band ini kelak mengalirkan suara kepada khalayak melalu lagu-lagu yang dibawakan. Nama ini dibentuk dengan harapan lagu-lagu yang dibawakan bisa menyentuh hati siapapun yang mendengar maupun menyaksikan secara langsung. Echo Flow beranggotakan 2 orang yaitu Rene dan Harry, rene merupakan mahasiswa sastra inggris, memiliki suara yang khas dan Harry merupakan gitaris yang sudah melanglang buana di belantika musik Indonesia baik sebagai player maupun sebagai orang belakang layar. Pengalaman Harry sebagai A&R di salah satu label rekaman nasional menjadikan Echo Flow sebuah group yang matang dan siap memberikan warna baru terhadap perkembangan musik Indonesia. Dalam video klip “Di Balik Tirai”, Echo Flow juga berkolaborasi dengan musisi muda berlatar belakang jurusan musik dari salah satu universitas ternama di Kota Padang;  Cello dimainkan Alfriado Sardofa, Viola oleh Winatj
dan Violin oleh Dedek Febrian.

Lewat original soundtrack ini, Echo Flow hadir dengan warna musik yang menarik dan berbeda dari dua single sebelumnya. Membuat telinga pendengar seolah dihipnotis, sehingga tiap lirik yang dinyanyikan mudah diingat, bahkan menghantui. Waw.

==============
Handaitaulan bisa mendengar dan menontonnya melalui link yang kami sediakan;
Spotify:

Videoklip:

Apple music:

ikuti Echo Flow di; Instagram: https://www.instagram.com/echo.flowband?igsh=cG8yZXVscmJxaDhz

================
Temui kami di;
Facebook: https://m.facebook.com/marewai.kito
Halaman: https://www.facebook.com no/kitomarewai/
Instagram/ https://www.instagram.com/redaksi_marewai/
Twitter/
https://twitter.com/redaksimarewai?t=0N43JMYo0fbubphOIc_gsQ&s=09
TikTok
https://vt.tiktok.com/ZSduTHUjs/



  • About
  • Latest Posts
Arif P. Putra
ikuti saya
Arif P. Putra
Penulis at Media
Pengelola & penulis di kanal Marewai, menulis Rubrik Pelesiran dan Budaya. Kami juga melakukan riset independen seputar kearifan lokal di Minangkabau, terutama Pesisir Selatan. Selain mengisi kolom di Marewai.com, saya juga menulis puisi dan cerpen dibeberapa media daring dan cetak di Indonesia. Karya-karya saya sering menggabungkan kepekaan terhadap detail kehidupan sehari-hari dengan kedalaman emosional yang membuat pembaca terhubung dengan karakter dan cerita yang diciptakan. Saya juga menulis di rubrik Pelesiran website www.marewai.com
blog;pemikiranlokal.blogspot.com,
Arif P. Putra
ikuti saya
Latest posts by Arif P. Putra (see all)
  • Cakap Film: Drishyam 3: Daya Magis dan Aktor Flamboyan | Arif P. Putra - 26 Juni 2026
  • Cakap Film – KARA: Karakteristik Film Tamil dan Isu Terdekat Mereka - 2 Juni 2026
  • The Bluff: Priyanka Chopra dan Peran Keterasingannya dalam Cerita, Dendam dan Pembalasan Masa Lalu - 27 Maret 2026
Tags: Berita seni dan budayaBudayaEcho FlowEsaiMarewaipuisiSastra

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
Cerpen David Utomo | Dia yang Diceritakan

Cerpen David Utomo | Dia yang Diceritakan

Seri Punago Rimbun: Datuk Parapatiah Nan Sabatang Tokoh Besar Minangkabau dalam Sejarah Tambo Bongka Nan Piawai | Zera Permana

Seri Punago Rimbun: Datuk Parapatiah Nan Sabatang Tokoh Besar Minangkabau dalam Sejarah Tambo Bongka Nan Piawai | Zera Permana

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In