• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Bunga-Bunga Langka jadi Icon Desa Wisata Saniang Baka

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
14 Februari 2023
in Berita
1.1k 11
0
Home Berita
BagikanBagikanBagikanBagikan

Marewai, Solok—Sumatera Barat memang kaya dengan berbagai daya tarik wisata. Salah satu yang terkuat adalah wisata alam. Di daerah Solok, terdapat sejumlah bunga bangkai yang tumbuh bak hidup di tamannya. Nagari yang menjadi “rumah” bagi bunga-bunga raksasa ini adalah Saniang Baka. Kini, nagari ini juga bergiat mengembangkan desa wisata dan bunga-bunga tersebut menjadi icon untuk menggerak popularitasnya.

Kabid Industri dan Kelembagaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Gusri Alam mengatakan, potensi sejumlah bunga bangkai yang ditemukan di Desa Wisata Saniang Baka sudah dijadikan sebagai bagian daya tarik dalam paket wisata treking yang dirumuskan oleh Pokdarwis Saniang Baka. “Ini sangat luar biasa. Karena jenis bunga bangkai di sini sangat beragam dan itupun jumlahnya cukup banyak. Terletak di dalam rimba yang lestari sehingga menawarkan pemandangan hijau yang memesona,” katanya.

Gusri Alam yakin, pengembangan Desa Wisata Saniang Baka yang berbasis pada edukasi dan sekaligus berkonsep wana wisata akan menggerek popularitas desa wisata ini dengan cepat. “Ini sangat iconic dan tidak ada di daerah lain. Belum lagi jika disandingkan dengan potensi air terjun, kuliner, agro hingga budaya di Saniang Baka. Tentu lebih luar biasa lagi,” katanya.

Walinagari Saniang Baka Dasrizal Chandra mengatakan, penemuan jenis bunga bangkai armphopalus dan raflesia arnoldi adalah sebuah berkah tak terkira. “Penemuannya sekitar tahun 2021 lalu dan kita sudah mencoba mempromosikannya. Semoga ini menjadi kekuatan utama di Desa Wisata kita,” sebutnya.

Ketua Pokdarwis Tangaya Saniang Baka Eldo mengatakan, selain dua jenis bunga raksasa tersebut, masih ditemukan pula jenis tanaman langka lainnya seperti jamur tudung pengantin. “Kami yakin masih banyak potensi flora langka lainnya di hutan kami dan ini tidak akan dikembangkan untuk daya tarik wisata, kecuali dengan memperhatikan kelestarian mereka juga,” sebutnya.

Potensi bunga raksasa dan tanaman langka lainnya hanya dapat dinikmati wisatawan apabila mengikuti paket treking sekitar 1,5 sampai 2 jam dari pemukiman penduduk. Suasana hutan yang asri juga akan menarik perhatian wisatawan. Mari berwisata ke desa wisata Saniang Baka.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: MarewaiPariwisataWisata

Related Posts

Hari Ketiga Pekan Nan Tumpah: Ragam Penampilan dan Keseruan Terus Berlanjut

Hari Ketiga Pekan Nan Tumpah: Ragam Penampilan dan Keseruan Terus Berlanjut

Oleh Redaksi Marewai
26 Agustus 2025

Padang, 26 Agustus 2025, Pekan Nan Tumpah (PNT) 2025 telah memasuki hari ketiga penyelenggaraan, dan antusiasme penonton belum menunjukkan...

Di Pinggir Hindia: Ragadupa Luncurkan Single Romantisasi Teluk Bayur, Surat Cinta untuk Kota Padang — untuk Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

Di Pinggir Hindia: Ragadupa Luncurkan Single Romantisasi Teluk Bayur, Surat Cinta untuk Kota Padang — untuk Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

Oleh Redaksi Marewai
20 Agustus 2025

Padang, 20 Agustus 2025 — Ragadupa, musisi asal Padang akan menggelar Showcase Musik, sebuah persembahan isitimewa bertajuk "Di Pinggir...

Merayakan 116 Tahun Novelis Perempuan Pertama Indonesia Selasih (Sariamin Ismail) 1909-1995

Merayakan 116 Tahun Novelis Perempuan Pertama Indonesia Selasih (Sariamin Ismail) 1909-1995

Oleh Redaksi Marewai
1 Agustus 2025

Kamis,31 Juli 2025 di Singali (Kampung Sababalik, Nagari Bahagia, Padang Gelugur,Pasaman), senja sangat berbeda. Tempat duduk dari kayu atau...

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Oleh Redaksi Marewai
27 Juli 2025

Jakarta, 26 Juli 2025 — Sebuah momen bersejarah dan sarat makna terjadi di Double V Coffee & Eatery, Rawamangun,...

Next Post
Cerpen Pandu S. Bimantara | Immo dan Lamunan-Lamunannya

Cerpen Pandu S. Bimantara | Immo dan Lamunan-Lamunannya

Desa Wisata Danau Diateh Angkat Potensi Ekowisata

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In