• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Senin, Agustus 3, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Suasana Tempo dulu dan Arsitektur Sarat Makna Masjid Tuo Kayu Jao Nan Bersejarah

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
5 November 2021
in Budaya
2.1k 110
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Solok, Marewai.com – Masjid Tuo Kayu Jao merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
Menurut Jodi (22), selaku warga setempat, mengatakan masjid Tuo Kayu Jao telah berdiri sejak ratusan abad yang lalu, tetapi tidak diketahui secara pasti  kapan berdirinya.

“Berdasarkan catatan sejarah bahwa ada yang mengatakan bangunan ini berdiri sejak tahun 1599. Ada juga yang mengatakan bangunan ini lebih tua daripada tahun tersebut. Namun, di sisi lain ada juga yang mengatakan bangunan ini berdiri sejak abad ke-16.” Ujarnya.

Dalam pembangunan masjid, adapun tokoh masyarakat yang berperan penting pada saat itu, tidak lain itu Angku Masyhur dan Angku Labai. Mereka adalah bagian dari tiga unsur kepimpinan di Minangkabau, yaitu niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai.

Foto: Yori Leo Saputra

Bangunan masjid tua ini memiliki arsitektue yang bercorak Minangkabau. Bangunan masjid memiliki panjang 15 meter dan lebar 10 meter. Bangunan masjid ini terbuat dari kayu Jao yang dicat berwarna coklat kehitaman. Atap masjid terbuat dari ijuk dengan ketebalan lebih kurang 15 cm. Bentuk atap memiliki corak yang berbeda. Pada bagian depan (mihrab) berbentuk gonjong rumah gadang, sedangkan pada bagian tengah terdiri dari tiga tingkatan atap yang berbentuk limas dan dilengkapi mustaka. Kemudian atap disanggah oleh 27 tiang. Di sisi lain, masjid ini juga terdapat keunikan pada jendela masjid yang dibuat berdasarkan banyak rukun salat.

Masjid ini memiliki satu pintu masuk yang terdapat di bagian tengah belakang masjid. Pada sisi ini juga terdapat beduk atau tabuah yang berukuran panjang lebih kurang 8 meter, sedangkan pada sisi kanan masjid terdapat bagunan tua yang tidak dihuni lagi. Dahulu, bangunan ini digunakan masyarakat setempat sebagai Taman Pendidikan Al-Quran dan Madrasah Diniyah Awaliyah. Sementara itu, pada sisi kiri dan depan masjid terdapat tempat wudu dan makam Angku Labai.

Disebut masjid tertua, masjid ini juga merupakan salah satu cagar budaya di Sumatra Barat yang diawasi oleh Pelestarian Cagar Budaya Purbakala. Masjid ini terletak di dataran rendah yang dikelilingi oleh berbagai tumbuhan yang menghijau. Kemudian juga terdapat taman dan tempat pemandian anak-anak, serta makam Angku Masyhur dan  beberapa makam lainnya.

Jadi, tidak heran masjid ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Sumatra Barat, khusunya di Kabupaten Solok. Selain bersejarah, tempat ini juga menarik dan memiliki udara yang sejuk.

Penulis, Yori Leo Sastra, Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu budaya Universitas Andalas Padang.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
  • Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata - 10 Juli 2026
Tags: BudayaMasjidMinangkabauSolok

Related Posts

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

Next Post
Merantau (in Progress): Sebuah Karya Dalam Eksplorasi Seorang “Perantau” oleh Rani Jambak

Merantau (in Progress): Sebuah Karya Dalam Eksplorasi Seorang "Perantau" oleh Rani Jambak

BATAJAU SENI KEMBALI AJAK MASYARAKAT MENARI DI KBKT-2

BATAJAU SENI KEMBALI AJAK MASYARAKAT MENARI DI KBKT-2

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In