• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

TABUH BATAJAU BERDENTANG, 2 IVEN DIPASTIKAN JADI

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
8 September 2021
in Budaya, Berita Seni Budaya
1.1k 68
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Padang Pariaman, Marewai– Akhirnya keresahan para penggerak Forum Batajau Seni Piaman akan mandeknya proses penggarapan festival gelaran mereka di tahun 2021 ini terjawab. 2 dari sejumlah Nagari yang sebelumnya menyatakan siap, akhirnya benar-benar mamastikan bahwa mereka dapat mengatasi kendala dalam persiapan iven masing-masing. Nagari pertama yang menyatakan siap adalah Sungai Sariak, diiringi kemudian oleh Nagari Bisati. Keduanya di Kabupaten Padang Pariaman.

“Insyaallah pihak nagari sudah menyalakan lampu hijau. Kami akan berkolaborasi agar iven Batajau yakni Kampuang Benang Kampung Tari benar-benar terwujud di tahun ini,” sebut Dimas, Ketua Sanggar Rangkiang Palito, yang juga putra Sungai Sariak. Sebelumnya Dimas sudah mengajukan permohonan sejak tahun 2019 kepada pihak Nagari. “Alhamdulillah sekarang nagari sudah memastikan kesiapan anggaran. Tinggal lagi koordinasi dengan masyarakat, dan mengurus beberapa hal terkait perizinan,” kata Dimas yang juga bendahara Forum Batajau Seni Piaman.

Sinyal ini disambut baik oleh semua pengurus an anggota Forum Batajau Seni Piaman. Mengingat, dari sejumlah nagari dan desa yang sebelumnya menyatakan siap, kemudian mengundurkan diri akibat pemangkasan anggaran dalam rangka refocusing. “kami tidak menampik bahwa kondisi saat sekarang memang berat. Tapi kabar baik dari Sungai Sariak ini membuat semua kami menjadi bersemangat kembali,” sebut Roby Suhendra, ketua Forum Batajau Seni Piaman. Kampuang Bendang Kampung Tari (KBKT) kata Roby adalah iven yang sudah pernah digelar sebelumnya. Iven ini menurut Roby punya posisi penting dari rangkaian Festival yang digarap organisasinya, mengingat spesifik mengangkat tari-tarian.

“Ini iven tematis kami. Jadi lewat Kampuang Bendang Kampung Tari, kami memang menargetkan agar masyarakat semua kalangan punya pengalaman menari bersama kami,” kata jebolan Pascasarjana ISI Padang Panjang ini. Lebih jauh, Roby menjelaskan meski kesiapan dana dari pihak Nagari masih belum mencukupi, tapi pihaknya akan berkolaborasi dengan elemen masyarakat, termasuk perantau dan sponsor untuk mendapatkan tambahan. “Kami yakin ini bisa. Dan seluruh pengurus serta anggota juga sudah menyatakan kesiapan,” sebut putra Katapiang ini.

Nagari kedua yang menyatakan kesiapan adalah Bisati. Walinagari Firdaus ketika dihubungi mengatakan pihaknya juga sudah memastikan kesiapan anggaran, bahkan hingga dukungan masyarakat. “Jadi kita tidak ragu lagi. Kami berharap Forum Batajau Seni Piaman dapat menyempurnakan iven sebelumnya yang pernah dirintis dalam rangka Milad dan pendirian Sanggar Panti Kayu,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Gemala Ranti mengaku turut gembira atas kepastian bakal digelarnya dua iven oleh Batajau Seni Piaman menjelang akhir tahun ini. “Pada dasarnya iven juga merupakan cara untuk mengatasi beban psikologi masyarakat. Tapi pastinya, protokol kesehatan sepanjang pelaksanaan acara juga harus dipatuhi,” sebutnya. Terkait rekomendasi dan perizinan, Dinas Kebudayaan, kata Gemala Ranti akan turut mendukung. “Kita akan dorong agar iven ini benar-benar terlaksana. Ini adalah ruang berkarya bagi para seniman Piaman, ditengah sepinya iven. Saya senang Forum Batajau Seni Piaman tetap fokus menggarap iven seperti ini,” katanya.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung - 16 Maret 2026
  • Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam - 14 Maret 2026
  • Cerpen Putri Oktaviani | Bagaimana Darso Menyesal - 14 Maret 2026
Tags: BatajauBeritaBudayaEsaiPariamanSeni

Related Posts

Alienasi: Ketika Penonton Teater Kehilangan Arah Panggung | Irawan Winata

Alienasi: Ketika Penonton Teater Kehilangan Arah Panggung | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Maret 2026

Ekosistem teater di Sumatera Barat, khususnya pada Maret 2025 ini, tampak seperti panggung yang lampunya padam sebelum pertunjukan dimulai....

Mendoa Puriang: Kue Suci di Bulan Rajab ala Muslim Keturunan India di Padang

Mendoa Puriang: Kue Suci di Bulan Rajab ala Muslim Keturunan India di Padang

Oleh Redaksi Marewai
23 Februari 2026

Memasuki bulan Rajab, dapur-dapur rumah mulai dipenuhi aroma rempah, kunda pun siap dihidangkan. Sementara lantunan kalimat-kalimat Allah terdengar dari...

Seni Tak Selalu Soal Kompetisi: Di Tengah Situasi Banjir 61 Siswa Kelana Gelar Karya

Seni Tak Selalu Soal Kompetisi: Di Tengah Situasi Banjir 61 Siswa Kelana Gelar Karya

Oleh Redaksi Marewai
15 Februari 2026

Sebanyak 61 siswa Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan (Kelana Akhir Pekan) menggelar karya hasil pembelajaran Semester II (September–Desember 2025)...

Ke Rumah Nan Tumpah #10: Pameran Silotigo “Rukun Paksa/ Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan” dan dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

Ke Rumah Nan Tumpah #10: Pameran Silotigo “Rukun Paksa/ Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan” dan dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

Oleh Redaksi Marewai
5 Februari 2026

Dua bulan setelah banjir bandang dan galodo melanda 16 kabupaten kota di Sumatera Barat, Komunitas Seni Nan Tumpah menggelar...

Next Post
Puisi-puisi Thomas Elisa | Langgam Lama

Puisi-puisi Thomas Elisa | Langgam Lama

Cerpen Iswadi Bahardur | Jejak Tak Tercatat

Cerpen Iswadi Bahardur | Jejak Tak Tercatat

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In