• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Rabu, Agustus 5, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Rayakan Hari Puisi Indonesia, Pura-Pura Penyair Luncurkan Buku Puisi Jilid 2

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
26 Juli 2021
in Sastra
2.4k 49
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

Marewai, Yogyakarta– Senin, (26/07/21), bertepatan dengan hari lahir Chairil Anwar (Penyair Pelopor Angkatan ’45) sekaligus peringatan Hari Puisi Indonesia, Komunitas Pura-Pura Penyair meluncurkan buku (e-book) antologi puisi jilid 2 bertajuk “Doa Wanita Sibuk untuk Kekasih Jauhnya”. Buku digital yang judulnya dipinjam dari salah satu puisi milik Farizsa Putri Karimah ini menghimpun 60 judul puisi dengan tematik umum cinta, dan ditulis oleh 20 anggota Komunitas Pura-Pura Penyair.

Dari 20 anggota tersebut, 18 anggota berasal dari lintas daerah di Indonesia, 2 anggota lainnya berasal dari Malaysia. 18 anggota yang berasal dari Indonesia di antaranya: Tengku Putri (Medan), Tegar Satriani (Grobogan), T. Akbar (Bekasi), Sri Maullasari (Pati), Rumpun Rindu (Banyumas), RA (Banyuwangi), Nanadhyla (Langkat), Mohammad Fajar Eky (Nganjuk), Maylitha Demorezza (Indramayu), J.J. Ehak (Lampung), Farizsa Putri Karimah (Depok), Dian Rijal Asyrof (Brebes), Daffa Randai (Palembang), Arrum Ma’rifah (Yogyakarta), Anis Khoirunnisak (Jombang), Andrianie Lisa (Yogyakarta), Amaliya Khamdanah (Demak), dan Adilla W. Kirana (Kebumen). Sementara 2 anggota yang berasal dari Malaysia yaitu: Izzatimddis (Melaka) dan Ieraasaidin (Kedah).

Halnya dengan buku (e-book) antologi puisi jilid pertama yang berjudul Mengunci Ingatan, Daffa Randai selaku kurator memilih 3 puisi dari total 7 puisi yang dikirim masing-masing penulis.

“Dari 3 judul puisi terpilih, satu di antaranya merupakan puisi yang ditulis berdasar pada mitologi, legenda, sejarah, cerita, lagu, atau hal lain yang masih bersinggungan dengan daerah asal masing-masing penulis.” paparnya.

“Sementara sisanya, merupakan puisi cinta bebas. Maksud saya, bebas tanpa harus berdasar pada hal yang disebutkan sebelumnya.” sambung Presiden Komunitas Pura-Pura Penyair ini.

Daffa ketika ditanyai melalui pesan whatsapp menjelaskan, diluncurkannya buku digital ini bertujuan untuk turut memeringati sekaligus merayakan puisi. “Kita sudah punya satu hari, di mana puisi bebas dirayakan dengan cara kita masing-masing. Dan inilah cara Pura-Pura Penyair merayakan puisi. Meluncurkan e-book kedua sebagai arsip, sebagai bahan bacaan, yang bebas unduh melalui tautan di bio-instagram @purapurapenyair.” tulisnya.

Terkait pemilihan judul buku, ia menjelaskan mengapa Doa Wanita Sibuk untuk Kekasih Jauhnya menjadi tajuk dalam antologi kali ini. “Diakui atau tidak, pandemi covid-19 telah mengubah sebagian besar tatanan kehidupan manusia. Pembatasan aktivitas luar ruangan berdampak pada banyak hal, satu di antaranya ialah sulitnya melakukan interaksi secara langsung tanpa perantara media sosial. Kenyataan inilah yang jadi dasar pertimbangan kenapa Doa Wanita Sibuk untuk Kekasih Jauhnya dipilih sebagai judul utama buku (e-book) antologi puisi jilid 2. Kata kuncinya terletak pada: 1. Wanita Sibuk, 2. Kekasih Jauhnya, dan 3. Doa.” lanjutnya.

“Sesuai imbauan pemerintah, sebagian besar aktivitas dilakukan dari rumah, dan kita diminta untuk sebisa mungkin menjaga jarak demi memutus rantai penyebaran virus covid-19. Berpijak pada realitas ini, maka Wanita Sibuk bisa kita ilustrasikan sebagai kita yang sibuk mengerjakan aktivitas dari rumah, Kekasih Jauhnya sebagai kita yang terpaksa berjarak dengan orang yang kita cintai demi memutus rantai penyebaran virus covid-19, dan Doa sebagai kita yang harus saling mendoakan agar kita senantiasa terpelihara dalam kesehatan, kebaikan, dan terhindar dari segala hal buruk yang disebabkan oleh virus covid-19.” sambung Presiden Pura-Pura Penyair ini.

Terakhir, demi mempertahankan kontinuitas dan konsistensi, tahun 2021 ini, Komunitas Pura-Pura Penyair kembali mempersembahkan buku (e-book) antologi puisi jilid 2. Buku Jilid 2 ini akan diluncurkan pada 26 Juli 2021 dan bisa diunduh secara gratis melalui tautan yang tersedia di bio instagram @purapurapenyair dan di beberapa media online yang berelasi dengan Pura-Pura Penyair.

Berikut link unduh eBook:

https://drive.google.com/folderview?id=1qTVFdpAu35CYUhKAmt50uSGY6wLamLQn

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: BudayaCerpenIndonesiaPenulispuisiSastra

Related Posts

RUBRIK KATA RUANG

Oleh Dandri Hendika
4 Agustus 2026

Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung

Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung

Oleh Redaksi Marewai
11 Juli 2026

Pulang Kampung             Haris keluar dari bus angkutan antar kota. Langkahnya pelan menghentak seakan menumpahkan kekesalan di hatinya. Bagaimana...

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei

Oleh Redaksi Marewai
26 Juni 2026

KEPADA SHEI Aku senang membayangkan hal-hal yang indah. Kubayangkan matamu menjadi rumah paling megah: tempat di mana lelah perlahan...

Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen | Venari In Gehenna (2026)

Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen | Venari In Gehenna (2026)

Oleh Redaksi Marewai
18 April 2026

Venari In Gehenna (2026)             — Michelle Petrelll Aku memandangi lukisan anomali persis melihat api melawan gravitasi : alkisah...

Next Post
Pelesiran: Air Terjun Timbulun Tujuah, Rekomendasi Kunjungan Dimasa PPKM

Pelesiran: Air Terjun Timbulun Tujuah, Rekomendasi Kunjungan Dimasa PPKM

Puisi-puisi  Fadhillah Hayati   | Di Simpang Empat

Puisi-puisi Fadhillah Hayati | Di Simpang Empat

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In