• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Zera Permana | Serangan Balik Berkecamuk di Carocok Gaduang Intan – #bagian1

Zera Permana Oleh Zera Permana
3 Maret 2022
in Punago Rimbun
1.1k 23
0
Home Punago Rimbun
BagikanBagikanBagikanBagikan

Pasukan demi pasukan dikirim oleh Rajo Aniayo yang tinggal di Pulau Lantung Kuang ayah Rajo Sonsang Lawik atas permintaan Nangkodo Tamapan Rayo  untuk menyerbu pulau Si Mundam Sati. Dan ia juga Rajo Aniayo telah mengirim utusan kepada Raja Alang Gampito sebagai kepala Bajak Bajau Laut  yang ganas di pesisir-pesisir bandar Malako (Malaka) dan negeri Tumasik (Singapura) untuk membantunya merompak, merampas, serta menguasai Pulau Si Mundam Sati, Taluek Sinyalai Tabang Papan, dan serta Carocok Gaduang Intan.

Ketika pasukan Bajak Bajau Rupik bergabung dengan  kaum Garagasi Hitam dalam pemimpinya Rajo Sigulambai Arang, kembali menyerbu ke Pulau Si Mundam Sati, membuat Rajo Dipatuan Hitam tidak dapat mengimbangi kekuatan musuh yang begitu banyak, maka atas inisiatif Magek Rindang ia menyingkir ke kerajaan Pinang Awan (Painan Sekarang).

Magek Rindang berserta orang-orang Pinang Awan Raja Kualo Bungo Pasang Rajo Bandaro mencoba melakukan perlawanan  terhadap pasukan Garagasi bajak laut Rupik,  dikarenakan pasukan bajak laut begitu besar dan kuat membuat mereka masih unggul, pasukan Magek Rindang memutuskan untuk mundur ke Kualo Bungo Pasang.  Melihat kekuatan musuh begitu besar, Magek Rindang memutuskan untuk berjalan menemui Raja Bayang Kubang Ula. Raja yang memerintah dua negeri di Bayang yaitu: Negeri Bayang Sani, dan Kualo Pinang Balirik di Taluek Tampuruang, dengan nama Tuanku Rajo Mudo yang beristri Puti Bongsu. Magek Rindang meminta bantuan pasukan kepadanya untuk memerangi bajak laut dan orang Garagasi Hitam. Namun  oleh  Raja Bayang Kubang Ula Tuanku Rajo Mudo, disarankan pula Magek Rindang  untuk meminta bantuan kepada Tuanku Rajo Nan Sati, Raja Taluek Sinyalai Tambang Papan serta kepada Tuanku Bandaro Hitam di Carocok Ganduang Intan.

Magek Rindang pun pergi ke Taluek Sinyalai Tambang Papan. Ketika sampai Taluek Sinyalai Tambang Papan Magek Rindang melakukan rundingan, permasalahan, serta strategi untuk melakukan pelawanan terhadap orang-orang Garagasi dan bajak laut Rupik dengan Tuanku Rajo Nan Sati. Tetapi didalam perundingan itu dipanggil oleh Rajo Nan Sati seorang perempuan, Puti Sari Silinduang Bulan ahli dalam ilmu perperangan yang telah terlihatkan kebolehannya ketika membantu ibu-ibu dan anak-anak dalam serangan Garagasi Hitam ketika di Taluek Sinyalai Tambang Papan dalam perundingan dihadiri juga Raja Carocok Ganduang Intan Tuanku Bandaro Hitam. Namun keputusan perundingan disaat itu Tuanku Rajo Nan Sati dan Tuanku Bandaro Hitam akan membentuk pasukan, tetapi pasukan itu harus dikepalai  panglimanya oleh Puti Sari Silinduang Bulan, keputusan itu pun langsung disetujui oleh Magek Rindang.

Puti Sari Silinduang Bulan perempuan yang piawai dalam bidang perperangan, membuat Magek Rindang sangat kagum dengan ide serta strategi pembembetukan pasukan dan strategi dalam penyerbuan terhadap musuh. Kemudian mereka berdua bisa membentuk pasukan besar dengan toboh-toboh, dan puhun-puhun serta kawak-kawaknya, yang juga telah didatangkan oleh Raja Tuanku Rajo Mudo di Bayang Kubang Ula.

Bersambung…

  • About
  • Latest Posts
Zera Permana
ikuti saya
Zera Permana
Redaksi Marewai at Media
Zera Permana
Salimbado Buah Tarok (Anggota Pusat Kajian Tradisi Salimbado Buah Tarok). Sekarang bekerja fokus di Serikat Budaya Marewai. Berasal Dari Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan Pesisir Selatan. Pengelola dan Penulis Tetap Rubrik "Punago Rimbun". Zera merupakan arsiparis muda manuskrip-manuskrip Minangkabau, selain fokus mengarsipkan manuskrip, Zera juga aktif berkegiatan dalam Alih Aksara dan Alih Bahasa. Salah satu manuskrip yang sudah terbit, "Kitab Salasilah Rajo-Rajo Minangkabau".
Zera Permana
ikuti saya
Latest posts by Zera Permana (see all)
  • Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana - 3 September 2025
  • Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2 - 2 Oktober 2024
  • Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung - 26 September 2024
Tags: BudayaCarocokKabaMinangkabauPesisir selatanPunago Rimbun

Related Posts

Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana

Punago Rimbun: Indrapura Urat Tunggang Daulah Kesultanan Minangkabau – Zera Permana

Oleh Zera Permana
6 November 2025

Burek Tunggang Ka Karajaan Indopuro Lunang Bapucuak Bulek Di Minangkabau Pagaruyuang Bajulai si aka jambai, di Tepian Sungai Muara...

Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2

Sejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan – Bagian 2

Oleh Zera Permana
6 November 2025

Seri Punago RimbunSejarah Makanan Adat: Gulai Pangek Bada Jo Gulai Kacang, Tanda Penghormatan Raja Kepada Cendikiawan (Bagian 2) Maka...

Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung

Seri Punago Rimbun: Sejarah Menepinya Raja Alam Surambi Sungai Pagu, Samsudin Sandeowano Setelah Penobatan di Pagaruyung

Oleh Zera Permana
26 September 2024

Suatu waktu terjadi peristiwa di Alam Surambi Sungai Pagu, tiga orang pembesar; Raja Kampai Tuangku Bagindo, Raja Panai Tuangku...

Punago Rimbun: Hilangnya Keris Kesaktian Bunga Kesayangan | Zera Permana

Punago Rimbun: Hilangnya Keris Kesaktian Bunga Kesayangan | Zera Permana

Oleh Zera Permana
21 September 2024

Sumatra yang lebih dikenal dalam bahasa tradisi Pulau Perca, ujungnya Negeri Aceh pangkal hingga Lampung. Orang yang mendiami Pulau...

Next Post
Puisi-puisi Andini Nafsika | Bernama Pangga

Puisi-puisi Andini Nafsika | Bernama Pangga

Zera Permana | Serangan Balik Berkecamuk di Carocok Gaduang Intan – #bagian2

Zera Permana | Serangan Balik Berkecamuk di Carocok Gaduang Intan - #bagian2

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In