• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Rabu, Agustus 12, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

“Festival Merawat Ingatan” Pekan Kebudayaan Daerah Sumatra Barat 2021 Bakal Digelar Oktober

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
28 Juni 2021
in Berita Seni Budaya
2.1k 66
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan
Foto: Milik PKD Sumbar

Padang, Marewai.com Pekan Kebudyaaan Daerah, sebuah agenda besutan Dinas Kebudayaan Sumatera Barat bakal digelar oktober depan. Untuk itu, para seniman Sumatera Barat diharapkan dapat bersiap-siap untuk mengikuti ajang tersebut. Sejumlah agenda kesenian bakal digelar dengan format yang telah disiapkan.

Kadis Kebudayaan Sumatera Barat, Gemala Ranti mengatakan, keterlibatan para seniman pada ajang kali ini dapat melalui beberapa jalur. “Yang pertama melalui jalur kurasi. Disini, karya yang akan diterima adalah karya-karya pertunjukan kontemporer dan seni rupa. Nantinya tim kurator akan menilai konsep yang diajukan, disesuaikan dengan tema yang kita angkat,” katanya. Selain kurasi, ada pula sistem lomba. “Lomba yang bakal di gelar antara lain lomba berbalas pantun, lomba baju kuruang basiba, lomba silek bagalombang, lomba sipak rago, serta lomba tari piring kreasi,” katanya.

Keterlibatan berikutnya berupa undangan atau invitasi. “Untuk beberapa agenda kita mengundang utusan kabupaten kota, lembaga serta perseorangan. Misalnya dalam Focus Grup Discussion,” katanya. Dengan banyaknya jalur keterlibatan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan. “Kami ingin untuk PKD tahun ini melibatkan lebih banyak seniman dari lebih banyak komunitas dari berbagai daerah asal,” sebutnya. Salah satu contoh agenda untuk mewujudkan hal ini adalah pentas multi etnik. “Disitu kita akan melihat potensi seni lain di Sumbar selain seni tradisi Minang yang sudah pasti kita hadirkan,” kata Gemala Ranti.

Dari persepktif kebudayaan itu sendiri, PKD tahun ini lebih luas lagi cakupannya. “Jadi ini bukan ajang kesenian semata. Kita angkat permainan anak nagari baik berupa olahraga seperti sipak rago, sampai permainan tradisi untuk anak-anak. Jadi ini adalah ajang budaya yang sifatnya lebih menyeluruh mengangkat lebih banyak hal terkait kebudayaan,” sebutnya. Tagline yang diusung dalam PKD tahun ini adalah “Festival Merawat Ingatan”.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat Hendri Fauzan menjelaskan, tagline ini sengaja dibuat unuk menarik perhatian anak muda agar datang pada iven yang bakal berlangsung selama hampir seminggu. “Sasaran kita saat ini adalah remaja dan anak muda pada umumnya. Mereka adalah pewaris kebudayaan, jadi mereka patut untuk mendapatkan kesempatan untuk berapresiasi sebanyak mungkin. Agar mereka lihat, seberapa besar kekayaan budaya yang masih terjaga hingga saat ini,” sebutnya. Untuk melihat lebih lengkap lagi tentang petunjuk teknis hingga agenda-agenda PKD 2021, seniman dan pengunjung dapat mengakses situs yang sudah disiapkan panitia. Di tunggu kehadiran handaitolan di agenda ini.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: ArtikelBudayaCerpenEsaiOpinipuisiSastra

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
Art Therapy #5 Ruang Kaloborasi Baru Lintas Bidang Seni | Rian Afdol

Art Therapy #5 Ruang Kaloborasi Baru Lintas Bidang Seni | Rian Afdol

Pantangan Penghulu di Minangkabau | Yori Leo Saputra

Pantangan Penghulu di Minangkabau | Yori Leo Saputra

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In