• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Puisi-puisi Yori Kayama

Youri Kayama Oleh Youri Kayama
30 September 2020
in Sastra
1.3k 41
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

KASMARAN KEDUA
–kriziafaza

Ada yang aku tenggelamkan dalam jantungmu. Sajak yang diam-diam ditandai dengan lagu cinta. Jatuh sebagai selembar daun dengan hijaunya. Menjadikan kita sebentuk pantun muda

Ada yang lupa, tersirat dalam gaum matamu, tertulis seperti bunyi hujan dengan liarnya jatuh sebagai bunyi paling lembut. Menjadikan kita sarat dengan kenangan

Pilu laut, amuk angin serta robekan daging Kita mamah dalam wujud luka. Ini paling cinta diantara sekian hari. Memelukmu dalam duka kata-kata

Sajak ini aku larutkan sebagai candu

RUMAH KITA
tempat segala yang singgah, segala yang ingin
menetap dan tak ingin lagi kembali,

aku tikamkan seribu kalimat dan angin berkesiur
ke arah selatan, tempat anak anak mula bermain

di rumah kita, laut tak pernah padam, riak ombak
seolah riang menemu tepiannya,

sementara kita hanya bising kersik di pucuk daun,
kering kayu di musim kemarau. dan kau

masih menyerupa igau di malam malam lampau
di kisah nelayan yang ingin pergi ke rantau.

adakah rindu sebentuk amuk gelombang,
dan kita dibuat mabuk kian panjang.

di rumah kita, laut bagiku tak asing,
wangi keringat matahari saban hari.

PUISI TERAKHIR

berucap sayup pada batang kenanga
engkau yang jauh sudah tak dapat di jangkau pukau
kita adalah peradaban yang hampir selesai
menutup jalan di rimba-rimba sansai

sungaimu hanya tinggal kerikil-kerikil tajam
menusuk setiap perjalanan di waktu siang
alirnya tak pernah sampai
pada pelabuhan sebuah penantian

akulah murai yang bimbang membikin sarang
tak menemu ijuk untuk disulam pada malam-malam lengang
dan kau pohon menunggu setiap kepulangan
dalam diam kita menjaring sebuah keputusan

berucap sayup pada batang kenanga
sungaimu berliku sampai pelepasan muara

LAGU ORANG-ORANG PERGI

sepanjang sungai itu kita nantikan air mata
mengendap ke paha perempuan berpinggul

adakah semacam igau akan melompat ke sudut batu
sedang hari sibuk menerka siapa punya luka

sebut saja kenangan, melipat dada menjadi datar
bergelombang bila laut sedang membongkar gerumulan ombak
menurunkan nyala bulan menjadi setengah purnama

sepanjang sungai itu, sepanjang gendang bertalu-talu
prosesi di ini hari akan jadi terbagi
dalam gamat,dalam serentak tarian orang-orang pergi

bila hujan telah habis dari perkara dendam harilalu
maka cintaku akan turut bermain menjadi kanak-kanak
hari depan, hari yang meninggalkan segala lagu

JODOH TALI SEPATU

sebelum ia benar-benar paham jalur bertemu
maka berjalanlah berbelok dan masuki lubang-
lubang angin yang senangtiasa memberikan doa
sebab di sebuah pertemuan bakal ada yang silang
berpapasan atau tatap berbenturan.

begitu pula pada jalur-jalur ke tepi, perbayaklah
menyematkan kalimat-kalimat dingin penyubur
pohon-pohon, antara kedua rambutnya, akan ada
sebuah jarak yang mengikat kencang ke sudut bisu
suara yang terdiam ketika hendak masuk terlalu jauh

perkirakanlah setiap kusut yang akan menghampiri
di dalam jalinan itu akan ada sebuah cinta yang susut,
gairah yang sobek akibat pecahan umur

sebelum benar-benar paham jalan ke pendakian
maka belajarlah melecut ekor kuda, sebab di pekikan
ke sekian bakal ada yang benar-benar kesakitan

di pengujung itu, ialah cinta yang terikat kuat

Biodata Penyair :

Yori Kayama, Lahir Ps.Lakitan Pesisir Selatan Sumatra Barat. Tulisan berupa puisi dan esai tersiar di beberapa media lokal, cetak maupun digital. Sedang mempersiapkan buku puisi tunggal. Sekarang menetap di Bengkulu.

  • About
  • Latest Posts
Youri Kayama
Youri Kayama
Yori Kayama adalah seorang ayah, suami yang sering sibuk tak menentu dan menuliskan banyak hal yang semoga saja berguna. Beberapa tulisan esai dan puisi telah banyak diterbitkan media cetak dan digital. Sedang mempersiapkan buku puisi tunggal namun tak kunjung siap juga. Menetap di Muko-Muko, Bengkulu.
Youri Kayama
Latest posts by Youri Kayama (see all)
  • Hijrah Dari Perjalanan Wisata Menuju Sebuah Kebudayaan; Beserta Mitos-mitos yang Terkandung di Dalamnya - 21 September 2020
  • Puisi-puisi Yori Kayama - 17 September 2020

Related Posts

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Oleh Redaksi Marewai
8 Januari 2026

Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah Judul              : Apa yang Tak Kau Dengar dari...

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Oleh Redaksi Marewai
1 Januari 2026

Selalu ia gambar, si al-a'war selama Tujuh ratus dua hari dan pikiranku Telah seluruhnya khatam untuk Masuk dan duduk-duduk...

Cerpen: Aralyn dan Simfoni Hujan – Ade Faulina

Cerpen: Aralyn dan Simfoni Hujan – Ade Faulina

Oleh Redaksi Marewai
8 Desember 2025

            Gadis itu sudah memutuskan untuk membenci hujan. Senandung hujan di atap rumahnya tak lagi menjadi sesuatu yang ia...

Cerpen: Matikau Elian – Ingik

Cerpen: Matikau Elian – Ingik

Oleh Redaksi Marewai
25 Oktober 2025

Senja baru saja mulai menebar warna jingga di ufuk barat, seorang anak laki laki bernama Elian, usianya belum genap...

Next Post
Melihat Pesona Pulau Batu Nago Sambil Menikmati Pantai Labuang Baruak

Melihat Pesona Pulau Batu Nago Sambil Menikmati Pantai Labuang Baruak

Hijrah Dari Perjalanan Wisata Menuju Sebuah Kebudayaan; Beserta Mitos-mitos yang Terkandung di Dalamnya

Hijrah Dari Perjalanan Wisata Menuju Sebuah Kebudayaan; Beserta Mitos-mitos yang Terkandung di Dalamnya

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In