• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Puisi-puisi Imam Khoironi | Puasa Burung

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
3 Oktober 2022
in Sastra, Puisi
1.1k 60
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

Kepada Penyair

Wahai penyair
dapatkah kau lipat jarak
sebagaimana kau lipat-lipat kata
Aku ingin segera menemuinya

Wahai penyair
dapatkah kau membantuku
membangunkan waktu
yang pulas tidur setelah membaca puisimu
Aku ingin mengajaknya bicara

Wahai penyair
dapatkah kau melapalkan aksara cinta
tanpa menduakannya dengan cinta
Aku ingin setia mendambanya

Wahai penyair

dapatkah kau ajari aku menyihir jarak
waktu, dan kata-kata
supaya turut serta
Dalam rangka pernyataan cinta

Lampung, Juli 2022


Bantal

lagu-lagu memujamu
tidurku nyenyak hingga tak mampu bangun
puk puk puk
kau empuk seperti angin
kau nyaman bagai angin
kau lembut macam angin
kau hangat layaknya angin
kau sejuk serupa angin

aku bingung,
kau bantal atau kentutku

Lampung, Mei 2021


Puasa Burung

Anak-anak. Langit petang
pendar mega di ufuk barat sudah padam
Belalang, jangkrik, dan ulat
sudah membuat kemah-kemah

Ibu pulang dengan
paruh kosong
perut kosong
Malam ini, kita semua puasa
mari kita sama-sama mengucap niat

Kami niat puasa
karena tak ada apa-apa
selain kata-kata
Semoga Tuhan memberi rezeki
untuk berbuka
kalau tidak, ya, kita baca niat ini lagi saja

Lampung, Mei 2021


Biodata Penulis

Imam Khoironi, masih mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Raden Intan Lampung. Buku puisinya berjudul Denting Jam Dinding (ada di tokopedia). Karya-karyanya pernah dimuat di; Simalaba.com, marewai.com, cerano.id, kawaca.com, scientia.id, milenialis.id, duniasantri.co, mbludus.com, suarakrajan.com, Malang Post, Riau Pos, Radar Mojokerto, Banjarmasin Pos, dan lainnya. Puisinya masuk dalam buku Negeri Rantau; Dari Negeri Poci 10 dan banyak antologi puisi lainnya. Temui ia di Facebook : Imam Imron Khoironi, Youtube channel: Imron Aksa, Ig : @ronny.imam07 atau di www.duniakataimronaka.blogspot.com.


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Seni Tak Selalu Soal Kompetisi: Di Tengah Situasi Banjir 61 Siswa Kelana Gelar Karya - 15 Februari 2026
  • Cerpen Kapiturunan – Risnandar Tjia - 8 Februari 2026
  • Ke Rumah Nan Tumpah #10: Pameran Silotigo “Rukun Paksa/ Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan” dan dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan - 5 Februari 2026
Tags: MarewaipuisiSastra

Related Posts

Cerpen Kapiturunan – Risnandar Tjia

Cerpen Kapiturunan – Risnandar Tjia

Oleh Redaksi Marewai
8 Februari 2026

Kapiturunan                Marsiah menambahkan beberapa potong kayu ke dalam tungku, lalu memungut talang yang tergeletak di samping tungkahan yang...

Amangkurat Cinta Semerah Darah: Kelindan Asmara dan Kekuasaan yang Berdarah Mataram

Amangkurat Cinta Semerah Darah: Kelindan Asmara dan Kekuasaan yang Berdarah Mataram

Oleh Arif P. Putra
5 Februari 2026

Resensi Buku Ade Mulyono agaknya telah menjadikan buku ini satu kesatuan cerita yang tematik. Ia nampak minimalis, tetapi kompleks....

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika

Oleh Redaksi Marewai
8 Januari 2026

Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah Judul              : Apa yang Tak Kau Dengar dari...

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Puisi-Puisi Redi Aryanto | Mengkaji yang Haram

Oleh Redaksi Marewai
1 Januari 2026

Selalu ia gambar, si al-a'war selama Tujuh ratus dua hari dan pikiranku Telah seluruhnya khatam untuk Masuk dan duduk-duduk...

Next Post
FSJB IV 2022: Menghargai Seni dan Memaknai Pekik Sunyi Tarian Bumi | Budi Saputra

FSJB IV 2022: Menghargai Seni dan Memaknai Pekik Sunyi Tarian Bumi | Budi Saputra

RANGKUL KREATOR DIGITAL, INI YANG DILAKUKAN DISPARPROV

RANGKUL KREATOR DIGITAL, INI YANG DILAKUKAN DISPARPROV

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In