
Makna Pendidikan Untukmu
Pagi itu terlihat jelas olehku
Wajah yang tenang, berhati riang
Datang tersenyum padaku
Sadarku membalas sapaan ramah sang guru
Ia berlalu dengan memasang wajah yang tak asing
Sederhana, ramah dan sabar
Seisi kelas paham bagaimana guru itu
Hanya saja, masih ada yang begitu mudahnya
melayangkan kalimat palsu
yang memang, menusuk kalbu
Sabar, menjadi amunisinya
Senyum.. pelipur laranya
Tiada lelah
tiada patah
Itulah prinsipnya
Meski untuk hidup pun susah
Ia lakukan demi masa depan cerah
Dan,
pagi itu terlihat olehku
senyuman yang dulu pernah ada untukku
terlihat samar diantara kelambu
suasana menjadi haru biru
guruku telah masuk ke lorong waktu
Dari senyum tulus itu
satu persatu generasi melangit nan membiru
mengingat elok bakti sang guru
hati terasa teriris sembilu
paham bagaimana perjuanganmu dulu
_Vina
Rapuh
Jarang kuingin dengarkan kau
yang ada hanya lirikan kosong
itu pun jika kumau
Jarang kupahami kau
yang ada hanya sedikit senyuman di lorong
itu pun jika bertemu
Mungkin kau bisa dengar,
dengarkan keinginan hati
mungkin kau bisa rasa,
rasakan sedihku ini
Tak perlu kau bangga
bangga hati yang sebenarnya tak kau miliki
tak perlu kau sedih,
bersedih hati yang akhirnya membuat kau mati
Bisakah kau berdamai dengan hati sendiri?
Saat kau cabik-cabik hati orang lain?
Bisakah kau tenang?
Tenang di saat malam,
setelah kau ucap kata tak pantas yang menikam
Boleh jadi kutersenyum kala itu
boleh jadi kau kusambut baik,
ya, seperti itu
tapi pantaskah kau seperti itu
patutkah?
Berilmu,
benar itu perlu
adab pun nomor satu
Tuhan pun tak pernah salah mengajarkan sesuatu,
tapi manusia sungguh banyak yang tidak tahu
_Vina
Penulis, Elvina Oktavia, Lahir di Kota Sawahlunto sejak awal januari 2022 menjadi pendidik di SMP Perguruan Islam Ar risalah. Sempat menyelesaikan pendidikan di salah satu Universitas di Kota Padang pada Jurusan Bimbingan dan Konseling. Aku senang melakukan hal yang baru, buktinya mulai mempelajari kegiatan menulis puisi ini. Ini puisi yang kesekian kalinya ku coba buat setelah jatuh bangun untuk menyelesaikannya. Salut untuk semua penulis, ternyata menulis itu tidaklah mudah, tapi akan mudah jika kau mulai menyenanginya. Terima kasih untuk semua mentor ghaib yang bisa disebutkan satu persatu.
Sapa saya di Akun IG @vienaawanrimba
- BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
- PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
- Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika - 8 Januari 2026






Discussion about this post