• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Selasa, Agustus 11, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

PontrenMu Kauman : Gubernur Sumatra Barat Serahkan Sertifikat Hafiz Qur’an Kepada Santri Kauman Padangpanjang

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
10 April 2021
in Berita Seni Budaya
2.1k 132
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: Gubernur saat penyerahan serifikat

Padangpanjang, Marewai– 10 April 2021H. Mahyeldi, SP menyerahkan sertifikat tanda kelulusan sebanyak 128 bagi para penghafal Qur’an yang merupakan santriwan – santriwati Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMu) Kauman Padangpanjang. Kegiatan penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis saat menghadiri Wisuda Tahfiz Quran angkatan ke 10 yang digelar di halaman PontrenMu jalan RI Dt Sinaro Panjang nomor 1-6 Kelurahan Tanah Pak Lambiak. Sabtu, 10 April 2021.Mahyeldi mengapresiasi acara wisuda para hafidz (penghafal Alquran) yang merupakan program unggulan PontrenMu Kauman.

Dalam sambutannya beliau berpesan agar program hafiz quran terus digalakkan dan lebih masif dilaksanakan oleh pondok pesantren. “Saya sangat bangga dengan anak-anak yang sudah bisa hafal Al- Qur’an. Selamat kepada anak-anakku santri PontrenMu Kauman Padangpanjng yang hari ini diwisuda menjadi hafidz Qur’an. Mudah-mudahan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia di masa depan dan menjadi ulama-ulama hebat di masa depan,” ucapnya. Wisuda para penghafal Al Qur’an ini menurut Buya Mahyeldi tentunya sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar yakni Satu Desa Satu Hafidz Al Qur’an. Untuk itu, Buya Mahyeldi mengajak pemerintah daerah yang ada di Sumbar bisa bekerjasama demi memaksimalkan program seperti ini.”

Seorang Hafidz atau Penghafal Al-Qur’an 30 juz bisa menyelamatkan 10 anggota keluarganya dari siksaan api neraka di akhirat kelak. Jika di suatu negeri ada anak yang mampu menghapal 30 juz Al-Qur’an, maka negeri itu akan diberkahi oleh Allah SWT, seperti halnya Mekkah, Madinah dan Palestina,” sebut Mahyeldi.

Sementara menurut Asrul, Wakil Walikota yang menghadiri kegiatan tersebut menyebutkan bahwa PontrenMu senantiasa melahirkan program-program keagamaan yang mana hal itu membantu program pemko dalam hal keagamaan. “Kami dari pemerintahan kota akan terus mendukung setiap program pondok pesantren yang mana program tersebut sesuai dengan program pemerintahan kota. Apalagi kita akan menjadi tuan rumah MTQ, tentu program tahfiz sangat membantu untuk melahirkan calon-calon kafilah MTQ nantinya” Katanya.

Sejalan dengan itu Mudir PontrenMu, Derliana, MA mengatakan, kewajiban mengajarkan anak membaca Al-Qur’an ada pada orangtuanya tapi sebagai orang tua asuh disini juga memiliki tanggungjawab yang sama besarnya. Oleh karena itu program tahfiz menjadi hal yang wajib diikuti oleh semua santri yang menimba ilmu dipontrenMu. “Kami menyadari bahwa tanggungjawab pondok pesantren tidak hanya melahirkan lulusan yang hebat secara iptek tapi yang terpenting adalah imtaqnya. Makanya program unggulan di pondok kita adalah melahirkan hafizul quran secara terusmenerus.” Ungkapnya.

Program ini lanjutnya sudah berjalan selama 10 tahun. Hasil yang didapatkan adalah beberapa anak yang lulus perguruan tinggi dan menjadi angkatan merupakan lulusan khusus jalur tahfiz. Telah melahirkan ratusan hafiz quran.

Agenda tersebut juga dihadir oleh Ketua Harian Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat, Solsafat, M.Ag, Dikdasmen PWM Sumbar, Afdi Efendi, Dt Rajo indo,Wakil Walikota Padangpanjang, Drs. Asrul, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko, Amirrudin, Kepala Rutan kelas II B, Kakankemenag Padangpanjang, Kepala Bank Nagari Syariah kota Padangpanjang, serta warga persyarikatan Muhmmadiyah Pabasko.

Kont: JE Darwin

Edt Marewai

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: ArtikelBudayaCerpenEsaiPelesiranpuisiSastra

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
Cerpen Amaq Alifa | Sepenggal Kenangan Bersama Nung

Cerpen Amaq Alifa | Sepenggal Kenangan Bersama Nung

Alih Media Seni Ukir Tradisi Minangkabau “Sebuah Upaya Transisi Media dan Generasi” | Rian Afdol

Alih Media Seni Ukir Tradisi Minangkabau “Sebuah Upaya Transisi Media dan Generasi” | Rian Afdol

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In