• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Pinang: Tumbuhan Paling Konsisten dan Perawatan yang Mudah

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
5 Januari 2021
in Artikel
1.1k 11
0
Home Budaya Artikel
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: marewai (alat pembela buah pinang)

Pinang adalah salah satu pohon yang termasuk ke dalam kelompok palem, adapun bentuk dan jenisnya bermacam.
Pinang juga dikenal dengan tumbuhan yang mudah tumbuh, buah pinang dipergunakan untuk banyak kebutuhan, selain buahnya, daun pinang juga dikenal dikalangan pelaut Pesisir Selatan sebagai “abo” dalam bahasa daerah. Abo merupakan bagian teknik penangkapan ikan secara tradisional di Pesisir Selatan, digunakan sebagai pemancing ikan untuk datang ke jaring, karena sudah diberi daun pinang (abo) menarik perhatian ikan datang. Barangkali cara ini juga dilakukan pelaut di luar Pesisir Selatan, karena termasuk cara yang sangat ampuh. Dibeberapa lahan masyarakat di Pesisir Selatan, ada yang sengaja menanam pohon pinang hanya untuk keperluan Abo.

Saat ini harga pinang baku berkisar 5000 untuk pengepul (mentah), sedangkan yang sudah dipisahkan kulitnya berkisar 11-13ribu perkilo (untuk pinang kampung). Untuk harga, sementara masih terbilang standar. Pinang baku biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jus, permen, obat dan lainnya.

Harga pinang memang terbilang tidak stabil, saat ini masyarakat lebih memilih menjual pinang yang telah dijemur ketimbang pinang baku yang harganya jauh lebih murah. Salah seorang pengepul pinang baku di Pesisir Selatan untuk pembuatan jus, permen dan obat menyampaikan bahwa saat ini harga pinang lumayan bagus, biasanya dia menjual ke toke di Payakumbuh.

Adapun Gaji pemanjat yang biasa diberikan adalah 500 rupiah perkilo, pemungut pinang yang sudah dijatuhkan 300 rupiah. Sedangkan mengambil pinang dari warga seharga 1000 rupiah. Perputaran uang yang sebenarnya tidak terlalu menghasilkan laba besar, namun buah pinang dari petani tak pernah alpa. Pinang tersebut nanti akan dijual ke Jambi dan Payakumbuh untuk bahan baku pembuatan jus dan permen, selain itu juga bisa untuk pengobatan.
Biasanya dia menjual pinang ke Jambi dan Payakumbuh sebanyak empat kali satu bulan, membuktikan bahwa permintaan pinang mentah sangat lancar, namun harganya saja yang sering turun.

Sekarang bibit pinang juga beragam, banyak bibit-bibit unggul yang sudah dikembangkan oleh petani-petani pinang kreatif. Menghasilkan pinang yang berkualitas tinggi dan memiliki harga mantap pula. Untuk di Pesisir Selatan, masih banyak ladang/kebun masyarakat diisi oleh pinang, walau prosesnya agak lama: panen, belah, jemur dan congkel. Namun mengantisipasi pekerjaan yang menghabiskan waktu lama, petani pinang terus berupaya mencari cara mudah. Salah satunya membuat alat pembelah pinang yang sangat praktis. Meski begitu, perkembangan pinang masih terbilang lambat, tidak banyak masyarakat yang memilih pinang sebagai isi pokok lahannya. Apalagi di Pesisir Selatan, gambir dan sawit masih jadi pilihan utama. Padahal tumbuhan pinang lumayan sederhana perawatannya.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: BudayaPelesiranSastra

Related Posts

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

Oleh Redaksi Marewai
27 Desember 2025

Banjir bandang (galodo) yang terjadi di tiga provinsi pada November lalu menyisakan luka menganga bagi banyak orang, kehilangan keluarga,...

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

Oleh Redaksi Marewai
24 Desember 2025

Ia duduk seharian di salon kecantikan. Melancong ke negeri-negeri jauh di balik cermin. Menyusuri langit putih biru jingga dan...

Dari Praduga Tak Bersalah ke Praduga Pantas Dihajar? | Abdullah Faqih, S.H., M.H

Dari Praduga Tak Bersalah ke Praduga Pantas Dihajar? | Abdullah Faqih, S.H., M.H

Oleh Redaksi Marewai
16 September 2025

Penulis geleng-geleng kepala. Seorang terduga pelaku pencurian dipukul, diintimidasi, bahkan direkam lalu videonya disebar. Sontak layar hitam muncul, Kata...

UWRF 2025: Hasbunallah Haris Bakal Launching Novel Leiden (2020-1920) di Ubud, Bali

UWRF 2025: Hasbunallah Haris Bakal Launching Novel Leiden (2020-1920) di Ubud, Bali

Oleh Redaksi Marewai
6 November 2025

Padang, Marewai – Nama Hasbunallah Haris mulai dikenal publik sejak ia menjadi salah satu pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian...

Next Post
Turut Berduka: Penulis Naskah Randai Kebanggaan ISI Mangkat

Turut Berduka: Penulis Naskah Randai Kebanggaan ISI Mangkat

Aksi Peduli Korban Kebakaran di Silaut, Mahasiswa Pesisir Selatan Lakukan Penggalangan Dana

Aksi Peduli Korban Kebakaran di Silaut, Mahasiswa Pesisir Selatan Lakukan Penggalangan Dana

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In