• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Senin, Agustus 3, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

UWRF 2025: Hasbunallah Haris Bakal Launching Novel Leiden (2020-1920) di Ubud, Bali

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
6 November 2025
in Berita Seni Budaya, Selayang Info
2.1k 64
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Padang, Marewai – Nama Hasbunallah Haris mulai dikenal publik sejak ia menjadi salah satu pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2023 lalu. Keberhasilan itu makin bertambah sebab usianya yang masih sangat muda dengan prestasi yang gemilang. Pemuda yang kerap disapa Haris itu memenangkan sayembara novel DKJ di usianya yang baru menginjak 22 tahun dengan naskah novel yang terbilang tebal, 443 halaman A4.

Dari pernyataan dewan juri, diketahui bahwa ada sedikit perdebatan untuk menetapkan pemenang sayembara kala itu. Sedangkan naskah yang ditulis Haris, berjudul Leiden (2020-1920) unggul di dalam aspek genre, yaitu fiksi sejarah dengan gaya penceritaan detektif.

“Riset yang cukup mendalam dan ketelitian yang dilakukan penulis mampu diceritakan dengan alur yang hidup dan tetap mempertahankan aspek misteri yang ada di dalamnya,” ujar salah satu dewan juri di malam anugerah, Dhianita Kusuma Pertiwi.

Selain itu, dari hasil wawancara kami bersama Haris, ia mengaku mengerjakan project naskah tersebut selama lebih kurang empat hingga lima bulan saja. Uniknya, naskah tersebut pada mulanya tidak diniatkan untuk diikutsertakan dalam sayembara manapun, murni hanya ingin menulis saja.

https://www.ubudwritersfestival.com/programs/leiden-2020-1920

“Saya sengaja mengambil genre fiksi sejarah untuk memberikan pengalaman membaca sejarah lewat sebuah novel. Karena, selama ini saya di sekolah kurang mendapatkan pengalaman belajar sejarah yang asik atau kadang sejarah diajarkan secara kaku. Selain itu, juga ingin mengambil genre yang tak banyak orang lain garap karena mungkin saja dianggap berat, hanya sedikit novel bergenre sejarah yang saya temukan, dan saya ingin mengisi ruang kosong tersebut,” kata Haris. Sabtu (13/09).

Setelah mengalami masa pengeditan naskah, Leiden (2020-1920) akhirnya diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) dan akan launching dalam agenda Ubud Writers & Readers Festival 2025 di Oktober mendatang. Haris mengaku senang sekali mendapatkan kesempatan yang sangat luar biasa tersebut. UWRF adalah festival internasional dan launching novel di sana adalah kesempatan emas yang dia dapatkan.

“Pada mulanya saya sangat tertekan sekali dengan editing naskah yang sangat tebal, tapi editor saya berkali-kali menekankan pentingnya usaha pengeditan yang maksimal, sehingga saya harus berkutat dua tahun lamanya untuk pengeditan naskah. Sementara UWRF dan yang lainnya adalah keberkahan lain yang saya dapatkan. Sama sekali tak pernah saya bayangkan akan launching novel si sana,” lanjut Haris.

Haris juga menjelaskan novel tersebut adalah salah satu kecintaannya terhadap tanah Minangkabau, alurnya mengisahkan pencarian sebuah manuskrip kuno yang ada di Sawahlunto, Solok Selatan, Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, hingga Kerinci. Perjalanan Filologi tersebut akan membawa pembaca ke banyak tempat-tempat bersejarah yang hingga hari ini masih ada dan dapat ditelusuri.

“Untuk PO kemungkinan di akhir bulan September ini, dan launching di Ubud akhir Oktober, semoga tidak ada halangan dan mohon doa kelancarannya,” tutup Haris yang kini masih menjadi mahasiswa tersebut.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
  • Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata - 10 Juli 2026

Related Posts

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

Next Post
Cerpen| Merugi – Putri Effendi

Cerpen| Merugi - Putri Effendi

Puisi-puisi| Resiliensi – Zikri Amanda Hidayat

Puisi-puisi| Resiliensi - Zikri Amanda Hidayat

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In