• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Merawat Ingatan: Pekan Kebudayaan Daerah Sumatra Barat dan Upaya menghidupkan Iklim Berkesenian

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
6 Oktober 2021
in Berita Seni Budaya
1k 44
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan
Sumber poto: IG @pkd.sumbar

Padang, Marewai.com– Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatra Barat tahun 2021 telah menghadirkan keberagaman, mulai dari penampilan sampai diskusi. Dengan tajuk “Merawat Ingatan”, berbagai penampilan serta forum diskusi diadakan dengan tema yang terfokus kepada budaya di Sumatra Barat. Festival ini dihelat sejak tanggal 1 sampai 5 Oktober dengan jadwal tiap harinya dimulai pukul 09:00 wib. Ditengah sepinya acara kebudayaan yang bersifat terbuka, tentu festival ini membawa angin segar untuk sejumlah pelaku budaya, baik yang terlibat secara langsung atau sekedar bersentuhan saja. Karena sejak covid tak dapat diterka, semua kegiatan beralih daring.

Tajuk merawat ingatan nampaknya menjadi sebuah pengingat, memberi tanda keberadaan Kebudayaan di Sumatra Barat perlu perhatian lebih. Sebagai badan/lembaga kebudayaan propinsi Dinas Kebudayaan Sumatra Barat tentu sudah berusaha semampunya memberikan gairah, atau menghidupkan Iklim berkesenian, baik itu secara individu ataupun kelompok di Sumatra Barat. Meski tidak semua pelaku seni di Sumatra Barat ikut terlibat, namun paling tidak dengan adanya agenda bisa menjadi suatu apresiasi untuk dedikasi para pelaku seni.

Dalam rentetan agenda festival juga diadakan forum/grup diskusi terarah. Agenda ini salah satu bentuk ruang diskusi secara langsung dengan beberapa pemateri yang berkegiatan dibidang kebudayaan: dosen, penulis, pegiat literasi, dan tokoh masyarakat. Pada agenda ini, tema yang diusung ialah “Fokus Bahasan subtema “Upaya Pelestarian Permainan Anak Tradisional di Sumatera Barat” dan Fokus Bahasan subtema “Peran Komunal bagi Proses Karya Personal dalam Dunia Seni Budaya Sumatera Barat”.

Dimulai sejak 1 oktober sampai kemarin, Festival bertajuk merawat ingatan sangat disambut antusias oleh masyarakat Sumatra Barat serta pelaku-pelaku kebudayaan. Tentu harapan bersama akan acara semacam ini adalah menjadi sebuah agenda berkelanjutan, bukan semata festival tahunan. Melainkan, meneruskan apa yang sudah disusun dalam serangkaian acara dalam festival yang sudah dihelat, agar iklim kebudayaan tetap konsisten dan berjalan baik di Sumatra Barat. Selamat!

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata - 10 Juli 2026
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
Tags: Berita seni dan budayaBudayaFestivalKesenianPunago RimbunSastraSumatra barat

Related Posts

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Next Post
Pelesiran: Misteri Suhu Air Pemandian Batu Putiah Simarasok

Pelesiran: Misteri Suhu Air Pemandian Batu Putiah Simarasok

Perfomance Art “Tanah Ibu, Tanah Rempah”: Rekam Jejak Tanah Ibu di Jalur Rempah | Muhamad Irfan

Perfomance Art “Tanah Ibu, Tanah Rempah”: Rekam Jejak Tanah Ibu di Jalur Rempah | Muhamad Irfan

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In