• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Jalan Buntu Otonom dan Ekonom | Chalvin Pratama Putra

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
26 Desember 2022
in Berita
1.1k 11
0
Home Berita
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: Chalvin Pratama Putra

Penurunan angka kemiskinan dalam beberapa bulan terakhir yang terbilang sejak Maret 2022 adalah faktor yang masih pasif dari banyaknya program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Dari dulu negara ini lebih cenderung memberikan proteksi dan afirmasi lewat jaminan sosial, subsidi barang kebutuhan pokok maupun peningkatan pelayanan publik untuk kaum miskin (pro-poor), ketimbang upaya penciptaan lapangan kerja bagi kaum miskin (pro-growth). Hal ini adalah dampak nyata bahwa masyarakat Indonesia dijadikan sebagai sasaran empuk bagi kalangan pemerintah yang hampir saban hari sibuk merunut berbagai program pemulihan ekonomi dalam rencana kepemerintahan. Tanpa memperhitungkan secara cermat dampak baik atau buruknya keberlanjutan ide sepihak itu, juga tanpa menilik apa maunya masyarakat—selain umbuk rayu dengan dana yang tak seberapa. Mulai dari Bansos, PKH, Subsidi Upah hinga Kuota Internet.


Dari sini tentunya masyarakat juga akan bertanya-tanya walau hanya dalam kepala perihal dikemanakan jalan pulihnya hutang negara jika bala bantuan (yang tidak seberapa) itu lebih cenderung didahulukan ketimbang lapangan kerja. Secara perspektif pemulihan makro ekonomi Indonesia bisa dikatakan sama saja berujung nihil jika kepikunan perihal pro-growth masih bersarang dalam kepala.
“Dalam situasi yang kita hadapi sekarang ini, menstimulasi permintaan bukanlah hal mudah. Stimulasi dalam kebijakan fiskal mempunyai ruang gerak yang terbatas, karena beban hutang pemerintah sangat besar,” barangkali ada benarnya juga kata Boediono, mantan wakil presiden Indonesia itu dalam buku Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana?.


Kini kabar tentang program Pahlawan Ekonomi Nusantara sudah tercium hingga ke pelosok negeri. Bermula dari gagasan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat menjabat sebagai Walikota Surabaya tahun 2010 tentang program pahlawan ekonomi, ia lebih dahulu membuktikan upaya pemberdayaan secara mikro, kecil dan menengah (UMKM), ketimbang angan-angan secara makro. Gagasan cemerlang beliau telah dilanjutkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hingga saat ini. Dan kabarnya ia berkomitmen seperti pendahulunya itu. Yang mana dalam program tersebut para ibu rumah tangga yang dari perekonomian ke bawah diberikan pelatihan, pendampingan serta akses pengembangan bisnis berskala UKM.
Barangakali dari program yang bakal diluncurkan Menteri Sosial (Mensos) akhir tahun mendatang ini bisa melepas dahaga dari hausnya tanya jawab ke pemerintah, sebab kehidupan bernegara bukan hanya menuntut ke atas, melainkan juga tuntutan diri, bukan? (*)


Chalvin Pratama Putra, lahir dan besar di Bayang, Pesisir Selatan, Pantai Barat Sumatera. Beberapa karyanya yang berupa puisi, cerpen, opini dan esai tersiar di koran regional dan nasional, cetak maupun digital seperti: Tempo, Haluan, Singgalang, Radar Banyuwangi, Magrib.id, dll. Juga tergabung dalam penyair Asia Tenggara dan juga masuk 10 penulis terbaik dalam sayembara penulisan puisi Internasional. Tergabung dalam Pusat Kajian Tradisi “Salimbado Buah Tarok”. Bukti karyanya bisa dijumpai di akun Facebook miliknya; Chalvin Pratama Putra.


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: LombaMarewaiMenulis

Related Posts

Hari Ketiga Pekan Nan Tumpah: Ragam Penampilan dan Keseruan Terus Berlanjut

Hari Ketiga Pekan Nan Tumpah: Ragam Penampilan dan Keseruan Terus Berlanjut

Oleh Redaksi Marewai
26 Agustus 2025

Padang, 26 Agustus 2025, Pekan Nan Tumpah (PNT) 2025 telah memasuki hari ketiga penyelenggaraan, dan antusiasme penonton belum menunjukkan...

Di Pinggir Hindia: Ragadupa Luncurkan Single Romantisasi Teluk Bayur, Surat Cinta untuk Kota Padang — untuk Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

Di Pinggir Hindia: Ragadupa Luncurkan Single Romantisasi Teluk Bayur, Surat Cinta untuk Kota Padang — untuk Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

Oleh Redaksi Marewai
20 Agustus 2025

Padang, 20 Agustus 2025 — Ragadupa, musisi asal Padang akan menggelar Showcase Musik, sebuah persembahan isitimewa bertajuk "Di Pinggir...

Merayakan 116 Tahun Novelis Perempuan Pertama Indonesia Selasih (Sariamin Ismail) 1909-1995

Merayakan 116 Tahun Novelis Perempuan Pertama Indonesia Selasih (Sariamin Ismail) 1909-1995

Oleh Redaksi Marewai
1 Agustus 2025

Kamis,31 Juli 2025 di Singali (Kampung Sababalik, Nagari Bahagia, Padang Gelugur,Pasaman), senja sangat berbeda. Tempat duduk dari kayu atau...

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Oleh Redaksi Marewai
27 Juli 2025

Jakarta, 26 Juli 2025 — Sebuah momen bersejarah dan sarat makna terjadi di Double V Coffee & Eatery, Rawamangun,...

Next Post
Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Musik Minimalis dalam Festival Matrilineal Sijunjung Tahun 2022 | Ade Febri Yulfita

Musik Minimalis dalam Festival Matrilineal Sijunjung Tahun 2022 | Ade Febri Yulfita

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In