• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Festival Sipak Rago Lubuk Palarik Dihelat, 35 Tim Akan Berlaga

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
26 Maret 2021
in Berita Seni Budaya, Budaya
1.3k 13
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Padang, Marewai– Festival Sipak Rago Lubuak Palarik bakal dibuka hari ini. Sebanyak 35 tim akan berlaga pada perlombaan ketangkasan memainkan bola khas tradisi Melayu ini. Ketua panitia Khalil Chaniago mengatakan, perlombaan ini terselenggara atas kerjasama Komunitas Kupi Batigo dengan Pengurus Sipak Rago Pauh Sambilan. “Ajang ini akan memperebutkan piala bergilir Kupi Batigo dan Pengurus Sipak Rago Pauh Sambilan. Juga tersedia sejumlah hadiah lainnya bagi pemenang,” terang aktifis kebudayaan Kota Padang ini.

Sipak Rago kata Khalil adalah olahraga tradisi yang memang sudah lama dijaga di Pauh Sambilan. Sebagai permainan anak nagari, Sipak Rago bukan hanya soal ketangkasan, tetapi juga soal kerjasama tim. “Kami akan nilai banyak aspek nantinya. Termasuk dalam keindahan memainkan bola secara tim. Sebab, disini, seni bermain sipak rago memiliki daya tarik yang pastinya dinantikan penonton,” katanya. Secara lebih terperinci, aspek-aspek yang akan dinilai adalah sipak, singgang serta simpi rabah.

Mengingat tingginya animo peserta, Khalil mengatakan panitia akan menyelenggarakan festival selama tiga hari. “Menurut rencana, di saat penutupan kita juga akan gelar malam kesenian. Tentunya kesenian tradisi pula yang akan kita ketengahkan disini,” sebutnya.

Lokasi acara adalah di Lubuk Palarik, Kelurahan Gunuang Sarik, Kota Padang. Yulviadi Adek dari Kupi Batigo menjelaskan, penyelenggaraan acara di kawasan ini sekaligus sebagai penyemarak menjelang dibukanya cafe Kupi Batigo Cabang Lubuk Palarik. “Kami mengundang juri dari persatuan juri Sipak Rago Kota Padang. Mereka sudah sangat kompeten dan berpengalaman sehingga penjurian diharapkan akan berlangsung dengan adil,” Tuturnya.

Ke depan, Festival Sipak Rago Lubuk Palarik direncanakan akan digelar secara tahunan. “Ini adalah sebuah upaya untuk terus melestarikan permainan Sipak Rago. Selain menarik, permainan ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar pemuda yang mencintai seni budaya warisan nenek moyang,” Sambungnya. Cafe Kupi Batigo Lubuk Palarik sendiri memang dikonsep sebagai sebuah sentra kreatif yang memperdekat jarak antara anak muda dengan budaya tradisi, khususnya budaya lama Pauh. (rilis-redaksi)

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: ArtikelBudayaEsaiPelesiranPunago RimbunSastra

Related Posts

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

Oleh Redaksi Marewai
23 Januari 2026

Marewai—Kota Padang, 23 Januari 2025 STEVUNK berdiri pertengahan tahun 2025 di Padang. Memperkenalkan diri dengan lagu pertama berjudul ‘Batu...

SERI – AJI MANTROLOT | Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano

SERI – AJI MANTROLOT | Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano

Oleh Dewang Kara Sutowano
9 Januari 2026

Sebuah Cerita Panjang yang Sengaja Dicerai-Berai Namanya Bukit Atar, terletak tak jauh dari Batang Sinamar. Dari bukit itu terlihat...

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

Oleh Redaksi Marewai
27 Desember 2025

Banjir bandang (galodo) yang terjadi di tiga provinsi pada November lalu menyisakan luka menganga bagi banyak orang, kehilangan keluarga,...

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

Oleh Redaksi Marewai
24 Desember 2025

Ia duduk seharian di salon kecantikan. Melancong ke negeri-negeri jauh di balik cermin. Menyusuri langit putih biru jingga dan...

Next Post
Puisi-puisi Joe Hasan | Setelah Membaca

Puisi-puisi Joe Hasan | Setelah Membaca

Teater Sumatra Barat Kembali Menggeliat; Catatan Workshop Teater UPTD Taman Budaya Sumatera Barat

Teater Sumatra Barat Kembali Menggeliat; Catatan Workshop Teater UPTD Taman Budaya Sumatera Barat

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In