• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Esai: Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Literasi Kepribadian Pada Buku Cerita Anak | Ananda Fitria Ramadhanti

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
1 Maret 2022
in Esai
2.3k 146
0
Home Budaya Esai
BagikanBagikanBagikanBagikan

Pemberian literasi pengayaan melalui buku cerita anak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Untuk kelas bawah, guru dapat menjadi pembaca cerita bagi para siswa. Menjadi pembaca cerita bukanlah tugas yang mudah. Karena usia siswa kelas bawah masih rendah, guru harus dapat menerapkan strategi dalam membaca supaya para siswa tidak merasa jenuh dan bosan. Guru juga dapat menggunakan alat bantu atau alat peraga untuk mendukung visualisasi cerita. Setelah dibacakan cerita, guru dapat menanyakan kepada siswa mengenai cerita yang dibacakan. Pada akhir sesi, guru menyampaikan pesan-pesan moral apa saja yang dapat diambil dari cerita tersebut. Kegiatan tersebut dapat dilakukan pada saat awal atau akhir pembelajaran. Sementara itu, untuk kelas atas guru dapat menjadi pengarah dan pembimbing kepada siswa. Guru dapat menugaskan siswa untuk membaca 1 buku cerita anak dalam 1 hari. Kemudian, anak dapat merefleksikan isi cerita dan pesan moral dari buku tersebut ke dalam sebuah buku. Guru dapat membuat asesmen singkat berupa menanyakan kepada anak mengenai perilaku-perilau apa saja yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan cerita yang telah dibaca.

Pemberian pendidikan karakter melalui buku cerita anak memiliki manfaat yang baik untuk siswa. Pertama, siswa akan memiliki sikap dan karakter yang baik. Buku cerita anak memiliki pesan moral yang baik di dalamnya. Apabila guru berhasil dalam menyalurkan literasi pengayaan kepribadian tersebut, niscaya siswa dapat menyerap pesan moralnya dan dapat menerapkannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, selain mengembangkan pendidikan karakter, pemberian literasi pengayaan melalui buku cerita anak juga dapat mengembangkan daya imajinatif siswa. Siswa dapat mengeksplorasi setiap hal yang ada pada cerita tersebut. Ketiga, siswa menjadi lebih kreatif dalam melakukan suatu hal. Dalam buku cerita, tentunya akan disajikan mengenai pemecahan masalah atas konflik yang ada. Dari hal tersebut, siswa dapat belajar bahwa pemecahan masalah tidak hanya dilakukan dengan satu solusi saja, melainkan juga dapat menggunakan solusi lain.

Pendidikan karakter melalui literasi pengayaan pada buku cerita anak juga dapat memperkenalkan banyak hal baru kepada anak. Buku cerita anak menyediakan banyak pengalaman-pengalaman yang baru ditemui oleh para siswa. Pengalaman baru yang didapat tersebut dapat membuka daya pikir siswa bahwa dunia yang sedang mereka geluti bukan hanya dunia yang saat ini mereka alami aja, melainkan banyak sekali dunia-dunia lain. Hal tersebut dapat memacu siswa untuk memiliki karakter rasa ingin tahu yang tinggi. Rasa ingin tahu yang tinggi menyebabkan siswa menjadi lebih bahagia karena menurunkan kadar kecemasan. Selain itu, siswa juga cenderung memiliki rasa empati dan pengertian yang tinggi pada lingkungan sekitar. Secara tidak langsung, dengan memiliki rasa empati dan pengertian yang tinggi, siswa akan mudah berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain di sekitar, dengan begitu akan menumbuhkan rasa supel siswa untuk berinteraksi dengan orang lain dan perlahan pembentukan karakter anakpun akan terbentuk seiring berjalannya waktu.


Penulis, Ananda Fitria Ramadhanti, mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Lahir di Banyumas, 18 Desember 2001. Agama Islam. Hobi menulis, dan menyanyi. Ananda Fitria Ramadhanti. Instagram: @ananda.afr


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Page 2 of 2
Prev12
Tags: BudayaEsaiLiterasiSekolah

Related Posts

Literasi yang Tak Masuk Akal, tapi Masuk Anggaran & Literasi yang Masuk Akal, tapi Tak Masuk Anggaran | Robby Wahyu Riyodi

Literasi yang Tak Masuk Akal, tapi Masuk Anggaran & Literasi yang Masuk Akal, tapi Tak Masuk Anggaran | Robby Wahyu Riyodi

Oleh Redaksi Marewai
6 November 2025

Literasi yang Tak Masuk Akal, tapi Masuk Anggaran & Literasi yang Masuk Akal, tapi Tak Masuk Anggaran | Robby...

Syekh Yahya Al Khalidi, Mursyid Tareqat Naqsabandiyah Al Khalidiyah dari Nagari Panjua Anak (1857 – 1943)

Syekh Yahya Al Khalidi, Mursyid Tareqat Naqsabandiyah Al Khalidiyah dari Nagari Panjua Anak (1857 – 1943)

Oleh Redaksi Marewai
11 Mei 2025

Oleh Al Fikri Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Imam Bonjol Padang Di balik megahnya Nagari Magek hari ini, tersimpan...

Gairah Literasi dan Dunia Baca Anak Muda | Muhammad Nasir

Gairah Literasi dan Dunia Baca Anak Muda | Muhammad Nasir

Oleh Redaksi Marewai
20 April 2025

Gairah Literasi dan Dunia Baca Anak MudaOleh: Muhammad Nasir (Penyuka Buku/Dosen UIN Imam Bonjol Padang) Di Ranah Minang, tradisi...

Esai – Punkdikbud | Wallcracks

Esai – Punkdikbud | Wallcracks

Oleh Redaksi Marewai
10 Maret 2025

Terlebih dahulu sedikit penerangan dalam lembaran pendek ini, bahwa PUNKDIKBUD tidak bermaksud untuk menimbulkan perdebatan-kusir mengenai topik usang tentang...

Next Post
Zera Permana | Serangan Balik Berkecamuk di Carocok Gaduang Intan – #bagian1

Zera Permana | Serangan Balik Berkecamuk di Carocok Gaduang Intan - #bagian1

Puisi-puisi Andini Nafsika | Bernama Pangga

Puisi-puisi Andini Nafsika | Bernama Pangga

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In