• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Senin, Agustus 3, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

CPNS: Musikalitas Instrumen dari Album Terbaru Calon Pemusik Negeri Sipil, Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi Sembunyi

Arif P. Putra Oleh Arif P. Putra
15 Maret 2025
in Berita Seni Budaya
2k 41
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi yang Sembunyi adalah tajuk album terbaru dari Calon Pemusik Negri Sipil (CPNS). Nama yang barangkali untuk sebagian orang terdengar janggal, terlebih kalau sudah mendengar lagunya; sukar mencerminkan “CPNS” yang diketahui khalayak. Masih dengan kedalaman lirik yang sama, pada album terbarunya ini Oland Abd Wahab menuangkan lirik-lirik sindiran penuh metafora, kadang terdengar menohok, kadang terkesan sentimen, kadang seakan putus asa. Tapi terus terasa penuh harap dan optimis antara realita-fana.

Di album terbaru ini, CPNS mengusung tema instrumen—tenang dan lebih kalem. Dibeberapa lagu, CPNS seoalah ingin memberikan warna lain darinya kepada pendengar; religius, renungan, sosial dan momen puitik yang sarat spiritualitas. Meski CPNS telah menjadi entitas dengan suara lantang, kritikan dan cemoohnya, tapi pada album Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi yang Sembunyi ini tidak mengurangi musikalitas dan gaya pembawaannya yang ikonik tersebut.

“Sejak drum hanya jadi ritual tendesius yang jauh darimakna transendental, maka bersaksilah bahwa Calon Pemusik Negeri Sipil a.k.a Oland Abd Wahab dengan ikhlas berganti instrumen. Sebab realistis lebih mulia dari pada idealis. Salam hormat dan cinta dari Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Indonesia.”

Berikut lagu-lagu dari album terbaru CPNS yang sudah dapat kawan-kawan dengarkan:

  • About
  • Latest Posts
Arif P. Putra
ikuti saya
Arif P. Putra
Penulis at Media
Pengelola & penulis di kanal Marewai, menulis Rubrik Pelesiran dan Budaya. Kami juga melakukan riset independen seputar kearifan lokal di Minangkabau, terutama Pesisir Selatan. Selain mengisi kolom di Marewai.com, saya juga menulis puisi dan cerpen dibeberapa media daring dan cetak di Indonesia. Karya-karya saya sering menggabungkan kepekaan terhadap detail kehidupan sehari-hari dengan kedalaman emosional yang membuat pembaca terhubung dengan karakter dan cerita yang diciptakan. Saya juga menulis di rubrik Pelesiran website www.marewai.com
blog;pemikiranlokal.blogspot.com,
Arif P. Putra
ikuti saya
Latest posts by Arif P. Putra (see all)
  • Cakap Film: Drishyam 3: Daya Magis dan Aktor Flamboyan | Arif P. Putra - 26 Juni 2026
  • Cakap Film – KARA: Karakteristik Film Tamil dan Isu Terdekat Mereka - 2 Juni 2026
  • The Bluff: Priyanka Chopra dan Peran Keterasingannya dalam Cerita, Dendam dan Pembalasan Masa Lalu - 27 Maret 2026
Tags: Berita seni dan budaya

Related Posts

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

Next Post
Memahami Fitnah Akhir Zaman | Zelfeni Wimra

Memahami Fitnah Akhir Zaman | Zelfeni Wimra

Khazanah Azimat di Museum Adityawarman Sebagai Bentuk Representasi Kepercayaan Spiritual Masyarakat Minangkabau | Salwa Ratri Wahyuni

Khazanah Azimat di Museum Adityawarman Sebagai Bentuk Representasi Kepercayaan Spiritual Masyarakat Minangkabau | Salwa Ratri Wahyuni

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In