• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Puisi-puisi Imam Khoironi | Puasa Burung

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
3 Oktober 2022
in Sastra, Puisi
1.1k 60
0
Home Sastra
BagikanBagikanBagikanBagikan

Kepada Penyair

Wahai penyair
dapatkah kau lipat jarak
sebagaimana kau lipat-lipat kata
Aku ingin segera menemuinya

Wahai penyair
dapatkah kau membantuku
membangunkan waktu
yang pulas tidur setelah membaca puisimu
Aku ingin mengajaknya bicara

Wahai penyair
dapatkah kau melapalkan aksara cinta
tanpa menduakannya dengan cinta
Aku ingin setia mendambanya

Wahai penyair

dapatkah kau ajari aku menyihir jarak
waktu, dan kata-kata
supaya turut serta
Dalam rangka pernyataan cinta

Lampung, Juli 2022


Bantal

lagu-lagu memujamu
tidurku nyenyak hingga tak mampu bangun
puk puk puk
kau empuk seperti angin
kau nyaman bagai angin
kau lembut macam angin
kau hangat layaknya angin
kau sejuk serupa angin

aku bingung,
kau bantal atau kentutku

Lampung, Mei 2021


Puasa Burung

Anak-anak. Langit petang
pendar mega di ufuk barat sudah padam
Belalang, jangkrik, dan ulat
sudah membuat kemah-kemah

Ibu pulang dengan
paruh kosong
perut kosong
Malam ini, kita semua puasa
mari kita sama-sama mengucap niat

Kami niat puasa
karena tak ada apa-apa
selain kata-kata
Semoga Tuhan memberi rezeki
untuk berbuka
kalau tidak, ya, kita baca niat ini lagi saja

Lampung, Mei 2021


Biodata Penulis

Imam Khoironi, masih mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Raden Intan Lampung. Buku puisinya berjudul Denting Jam Dinding (ada di tokopedia). Karya-karyanya pernah dimuat di; Simalaba.com, marewai.com, cerano.id, kawaca.com, scientia.id, milenialis.id, duniasantri.co, mbludus.com, suarakrajan.com, Malang Post, Riau Pos, Radar Mojokerto, Banjarmasin Pos, dan lainnya. Puisinya masuk dalam buku Negeri Rantau; Dari Negeri Poci 10 dan banyak antologi puisi lainnya. Temui ia di Facebook : Imam Imron Khoironi, Youtube channel: Imron Aksa, Ig : @ronny.imam07 atau di www.duniakataimronaka.blogspot.com.


  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung - 16 Maret 2026
  • Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam - 14 Maret 2026
  • Cerpen Putri Oktaviani | Bagaimana Darso Menyesal - 14 Maret 2026
Tags: MarewaipuisiSastra

Related Posts

Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung

Puisi-puisi Irawan Winata | Jumaat Agung

Oleh Redaksi Marewai
16 Maret 2026

Entah Buku Apa Namanya Aku pernah membaca tubuh bukuDan aku jatuh cinta pada manisnya kata pengantarBegitu syahduSesampai malam menemani...

Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam

Puisi-puisi Roy Andika | Pada Suatu Malam

Oleh Redaksi Marewai
14 Maret 2026

RANJANG akhir-ahkir ini aku sering kali melihat laki-laki paruh baya duduk depan jendela sambil melantunkan nyanyian kecil ninabobo, ninabobo...

Cerpen Putri Oktaviani | Bagaimana Darso Menyesal

Cerpen Putri Oktaviani | Bagaimana Darso Menyesal

Oleh Redaksi Marewai
14 Maret 2026

Sebelum diborgol, Darso teringat permintaan putra semata wayangnya yang ingin sekali pergi piknik di kaki gunung. Darso berpikir, boro-boro...

Puisi-puisi Son Lomri | Singaraja dalam Napas Tua

Puisi-puisi Son Lomri | Singaraja dalam Napas Tua

Oleh Redaksi Marewai
7 Maret 2026

Sambirenteng Desa Penyadap Tuak rumah kekasihku dibangun pagi hari. matahari jatuh di bukit sanghyang, setelah bukit ibu melukis langit...

Next Post
FSJB IV 2022: Menghargai Seni dan Memaknai Pekik Sunyi Tarian Bumi | Budi Saputra

FSJB IV 2022: Menghargai Seni dan Memaknai Pekik Sunyi Tarian Bumi | Budi Saputra

RANGKUL KREATOR DIGITAL, INI YANG DILAKUKAN DISPARPROV

RANGKUL KREATOR DIGITAL, INI YANG DILAKUKAN DISPARPROV

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In