• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Ventrilokuis dan Dance akan ditampilkan Hari Ini di Pekan Nan Tumpah Hari ke 4

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
4 Juli 2022
in Berita, Berita Seni Budaya
1.1k 57
0
Home Berita
BagikanBagikanBagikanBagikan


HARI INI 4 Juli 2021, Pekan Nan Tumpah 2021 telah memasuki hari keempat. Pekan Nan Tumpah adalah festival seni dwitahunan yang digagas oleh Komunitas Seni Nan Tumpah dan sudah dimulai sejak tahun 2011, Pekan Nan Tumpah kali ini adalah penyelenggaraan keenam sejak dimulainya Pekan Nan Tumpah.


“Pukul 09.00 WIB festival seni Pekan Nan Tumpah 2021 sudah mulai dibuka. Ada pameran yang sudah berlangsung sejak hari pertama, pemutaran film pendek dari Sani Films, kegiatan menggambar bersama dalam agenda sketchday dari Rumah Ada Seni (RAS), dan lapak baca oleh komunitas PHP. Kemudian ada juga bazar produk UMKM, “ ungkap Tenku Raja Ganesha, Ketua Pelaksana Pekan Nan Tumpah 2021.


Rijal Tanmenan, salah seorang kurator Pekan Nan Tumpah 2021 menjelaskan, bahwa hari ini tidak ada penampilan dari peserta tematik. Penampilan hari ini diisi oleh penampil-penampil eksibisi. Artinya garapan yang dipertontonkan oleh penampil eksebisi tidak diharuskan untuk mengacu kepada tema dari Pekan Nan Tumpah 2021.


Kemudian untuk rangkaian selanjutnya dari Pekan Nan Tumpah 2021 dilanjutkan pada malam harinya pukul 20.00 WIB dengan dimulai dengan kegiatan mendongeng oleh Robby W Ryodi (Obe). Obe adalah seorang pendongeng & ventrilokuis Indonesia. Mendongeng semenjak tahun 2018 higga sekarang. Merupakan ventrilokuis pertama di Sumatera Barat. Bersama kawan-kawan menginisiasi gerakan Mampir Dongeng, yakni gerakan mendongengkan anak-anak dengan berkeliling Sumatera Barat. Obe pernah diundang mendongeng dalam Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) di tahun 2021 yang di selenggarakan oleh Komunitas Ayo Dongeng Indonesia.
Selaku Koordinator Lapangan Pekan Nan Tumpah 2021, Fajry Chaniago mengungkapkan, “Target yang disasar pertama dalam mendongeng ini adalah anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun karena kondisi anak-anak sekolah sedang libur, untuk penonton dongeng kali ini tidak sepenuhnya anak-anak sekolah.”


Penampil selanjutnya adalah Fiza Dance Company berkolaborasi dengan Sanggar Seni Cahayo Bundo. Fiza Dance Company (FDC) didirikan oleh Filhamzah pada tahun 2003. Semenjak berdirinya FDC pada tahun 2003, sebagai lembaga seni FDC memulai perjalanan seni pada tahun 2004 dan 2006 dengan event Resident Art di NAFA singapore dan NUS singapore. Pada 2011 dan 2014 melaksanakan kegiatan pelatihan dan seni pertunjukan di Berlin – Jerman. Sanggar Seni Cahayo Bundo merupakan wadah dalam pembinaan kepada para generasi dalam memperkenalkan, mempelajari dan mengemas seni tari agar kesenian tersebut dapat terus terpelihara, layak ditampilkan dalam event-event regional nasional bahkan internasional, dapat meningkatkan mutu seni tradisi serta dapat membantu mempromosikan wisata seni budaya Propinsi Sumatera Barat. sanggar seni ini didirikan di Padang pada tanggal 16 Juli 2000.


Usai penampilan dari Fiza Dance Company yang berkolaborasi dengan Sanggar Seni Cahayo Bundo, agenda Pekan Nan Tumpah 2021 dilanjutkan dengan pertunjukan musik dari band Rekaya Genetik. Band bergenre pop-punk ini adalah salah satu grup band asal Sumatera Barat yang personilnya rata-rata adalah mahasiswa dari kampus Universitas Negeri Padang (Padang).


Penutupan hari keempat Pekan Nan Tumpah 2021 ini diisi oleh permainan yang apik lewat musik tradisional yang dipimpin oleh Mak Hasanawi dengan grup yang bernama Sarabi. Sarabi adalah singkatan dari Saluang Rabab Berinteraksi. Panggung Sarabi yang berlokasi di pelataran parkiran depan Taman Budaya Sumatera Barat.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama | Kepada Shei - 26 Juni 2026
  • Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata - 22 Juni 2026
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
Tags: Berita seni dan budayaBudayaFestivalKesenianSeni

Related Posts

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Next Post
PENUTUPAN PEKAN NAN TUMPAH 2021 Masuk pada hari terakhir Pekan Nan Tumpah 2021

PENUTUPAN PEKAN NAN TUMPAH 2021 Masuk pada hari terakhir Pekan Nan Tumpah 2021

Zera Permana – Raja Minangkabau Menyerang Negeri Mesir | Punago Rimbun

Zera Permana - Raja Minangkabau Menyerang Negeri Mesir | Punago Rimbun

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In