• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Rabu, Agustus 5, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Mahasiswa Kedokteran KKN Unand Nagari Pelangai Beri Penyuluhan Stunting

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
17 Agustus 2021
in Berita Seni Budaya
2.3k 23
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Marewai.com, Pesisir Selatan – Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap stunting, hal ini membuat mahasiswa Kedokteran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Nagari Pelangai bergerak memberikan penyuluhan stunting (kerdil) kepada ibu-ibu di desa Dusun Baru, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Kamis (12/08/2021) lalu.

Penyuluhan tersebut diadakan di pos ronda setelah melakukan kegiatan imunisasi anak-anak. Berdasarkan daftar hadir peserta bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 32 orang ibu dan anak, serta didampingi oleh bidan desa Nagari Pelangai yaitu bidan Rizka berserta 3 orang kader posyandu. Kemudian, kegiatan tersebut juga diikuti 10 orang mahasiswa KKN Unand Nagari Pelangai.

Fauziah mahasiswa kedokteran, selaku pemateri penyuluhan tersebut menjelaskan stunting atau kerdil adalah kondisi di mana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari Organisasi Kesehatan Dunia (OKD).

“Stunting itu masalah gizi kronis. Artinya, masalah ini sudah lama terjadi,” jelas Fauziah dalam penyuluhan tersebut.

Masalah stunting disebabkan karena beberapa faktor seperti kondisi ekonomi, kekurangan gizi pada ibu hamil, kesakitan pada bayi, dan kekurangan asupan gizi pada bayi.

Menurut Fauziah, masalah stunting pada balita dapat menimbulkan dua dampak bagi pertumbuhan anak. Pertama, dampak jangka pendek yaitu peningkatan kejadian kesakitan dan kematian, terhambatnya perkembangan otak, dan peningkatan biaya kesehatan.

Kedua, dampak jangka panjang. Dampak ini dapat menimbulkan postur tubuh lebih pendek pada saat usia dewasa, meningkatnya resiko kegemukan, turunnya kesehatan reproduksi, dan kurangnya kemampuan anak dalam bidang akademik, serta produktivitas yang tidak optimal.

Untuk mengatasi masalah stunting, Fauziah mengajak ibu-ibu posyandu mulai dari sekarang untuk melakukan lima cara yaitu memberikan nutri saat remaja dan sebelum hamil, memperhatikan nutri 1000 hari pertama kehidupan mulai dari kehamilan sampai umur dua tahun, memilih Air Susu Ibu (ASI) ekslusif dibandingkan susu formula dan memperhatikan gizi seimbang dalam Makan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI).

“Sebenarnya, masih banyak cara lain yang dapat ibu-ibu lakukan untuk mengatasi masalah stunting. Namun, lima cara yang saya sebutkan tadi merupakan cara mudah untuk mengatasi masalah stunting dalam keluarga” ungkap Fauziah.

Di akhir penyuluhan tersebut, Fauziah berharap, semua perserta posyandu yang hadir dalam penyuluhan ini dapat memahami masalah stunting dengan baik, serta dapat memperhatikan nutrisi dan perkembangan anak ke depannya.

“Semoga tidak ada lagi bayi dan balita yang mangalami masalah stunting, terutama di desa Dusun Baru ini,” harap Fauziah. (Yori)

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: BudayaEsaiOpiniPelesiranPunago Rimbun

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
Cerpen Lelaki dan Si Emas Hitam | Mohammed Al Syafiq

Cerpen Lelaki dan Si Emas Hitam | Mohammed Al Syafiq

Pelesiran: Objek Wisata dan Legenda-legenda Masyarakat Lokal Pesisir Selatan

Pelesiran: Objek Wisata dan Legenda-legenda Masyarakat Lokal Pesisir Selatan

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In