• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Musik Minimalis dalam Festival Matrilineal Sijunjung Tahun 2022 | Ade Febri Yulfita

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
8 Januari 2023
in Berita Seni Budaya
1.1k 23
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Pertunjukan komposisi musik Minimalis Talempong kayu ini untuk memperkenalkan bagaimana fungsi Talempong kayu yang berasal dari Sumpur Kudus sebagai media untuk latihan oleh musisi wanita sebelum memainkan talempong logam, namun saat ini terjadi perubahan yaitu talempong kayu tidak digunakan lagi, bahkan generasi penerus tidak lagi tertarik mempelajarinya, sehingga talempong kayu sudah jarang dimainkan oleh generasi penerus. Maka grup musik Kabaloka menginovasi alat musik talempong kayu sumpur kudus dengan menggabungkan instrumen musik talempong kayu dengan alat musik xylophone dan keyboard yang dikemas dalam bentuk musik minimalis.  

Dengan adanya Pertunjukan musik oleh grup Kabaloka ini, diharapkan generasi saat ini mengenal alat musik tradisional dari Sumpur Kudus agar tetap dilestarikan dan dipertahankan sebagai media latihan atau pun sebagai media untuk berkreativitas dalam berkesenian. Komposisi musik Minimalis Talempong Kayu oleh grup musik Kabaloka ini terdapat gangguan pada bagian yang menggunakan loop pada sound sehingga bunyi yang dihasilkan terputus-putus, hal ini sangat berpengaruh pada bagian klimaks akhir dari komposisi ini yang menggangu konsentrasi pemain, karena terdapat permainan solo oleh pemain talempong kayu, alangkah baiknya soundman memperhatikan hal kecil yang menganggu jalannya pertunjukan. Selanjutnya pada bagian akhir dalam komposisi, pemain kurang memperhatikan dinamika sehingga  bagian penutup tidak menggunakan dinamika decrescendo (dari keras menjadi lembut), alangkah baiknya penggunaan dinamika decresscendo dibagian akhir yang berfungsi untuk menandakan berakhirnya komposisi.

Melihat dari karya musik Minimalis oleh grup Kabaloka ini, apakah komposer musik lebih mengutamakan konsep musiknya saja, atau memang ingin melestarikan kesenian melalui kreativitas? Apakah musik minimalis bisa dinikmati oleh masyarakat di perkampungan adatadat? Sedangkan  ciri khas musik minimalis memiliki repetisi (pengulangan) yang berdurasi sangat Panjang. Kesulitan dalam membuat karya minimalis adalah bagaimana membuat audience atau penonton tidak merasa bosan dengan pengulangan-pengulangan motif yang terjadi sepanjang karya.  

Penulis, Ade Febri Yulfita

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Page 2 of 2
Prev12
Tags: Berita seni dan budayaBudayaFestivalMusik

Related Posts

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

Oleh Redaksi Marewai
23 Januari 2026

Marewai—Kota Padang, 23 Januari 2025 STEVUNK berdiri pertengahan tahun 2025 di Padang. Memperkenalkan diri dengan lagu pertama berjudul ‘Batu...

Jejak Aksara Rilis “Terus Berlanjut” Setelah Menuntaskan Tur 9 Kota di Dua Negara

Jejak Aksara Rilis “Terus Berlanjut” Setelah Menuntaskan Tur 9 Kota di Dua Negara

Oleh Redaksi Marewai
17 Desember 2025

Padang, Marewai — 17 Desember 2025. Jejak Aksara resmi merilis single terbaru berjudul “Terus Berlanjut”, salah satu lagu dari...

Festival Akhir Tahun Steva 2025 : Membaca, Melihat, Merasakan, Mempelajari dan Merayakan

Festival Akhir Tahun Steva 2025 : Membaca, Melihat, Merasakan, Mempelajari dan Merayakan

Oleh Rori Aroka
10 Desember 2025

Padang, Marewai.com — Festival Akhir Tahun Steva 2025 resmi bergulir di Kota Padang dengan rangkaian kegiatan yang berfokus pada...

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Oleh Redaksi Marewai
25 November 2025

Pasaman - marewai.com, Pasaman merupakan wilayah yang tidak hanya kaya akan tradisi dan adat istiadat, tetapi juga menyimpan jejak...

Next Post
Koreografi Tari Pitaruah Darah di Festival Pamenan Minangkabau | Anisa Rades Sanoppan

Koreografi Tari Pitaruah Darah di Festival Pamenan Minangkabau | Anisa Rades Sanoppan

Cerpen Achmad Fahad | Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan

Cerpen Achmad Fahad | Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In