• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Selasa, Agustus 4, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

HARI KETIGA PEKAN NAN TUMPAH (PNT) 2025 USAI DAN SAMBUT HARI KEEMPAT

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
27 Agustus 2025
in Berita Seni Budaya
2k 61
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

26 Agustus 2025, hari ketiga PNT 2025 telah usai. Karya-karya menarik yang terus disajikan dalam rangkaian kegiatan PNT 2025 perharinya terus saja mencuri perhatian penonton untuk datang menyaksikan. Agenda hari ketiga PNT 2025 tetap dimulai dengan kegiatan reguler pembukaan pameran seni pada pukul 10.00 WIB hingga malam pukul 23.00 WIB. Agenda lainnya dimulai pada pukul 13.30 WIB dengan pelatihan “Melukis di Media Terserah” dengan Silo Tigo (Olimsyaf Putra Asmara, Imam Teguh, dan Boy Nistil).
Olimsyaf Putra Asmara, perwakilan dari Silo Tigo menyebutkan bahwa ia tidak menyangka bahwa peserta yang akan ikut melebihi target yang telah ditetapkan. Karena mulanya yang datang hanya 12 (dua belas) orang. Namun seiring berjalannya waktu, peserta semakin banyak dan cukup membuat panitia kerepotan melihat tingginya antusias peserta yang ikut. Hal itu cukup menyenangkan karena ketertarikan masyarakat terhadap kegiatan melukis cukup tinggi, ucapnya.
Selain pelatihan, agenda lainnya juga berjalan seiring dengan pelatihan yaitu tur kuratorial dan diskusi seni. Tur kuratorial dipandu oleh Nessya Fitryona dan Mahatma Muhammad. Setelah tur kuratorial, Diah Risqiqa, pemandu acara PNT 2025 menggiring peserta menuju area diskusi seni yang dimoderatori Misza Oktafiani dengan mendatangkan narasumber Iswandi dan Albert Rahman Putra yang membahas lebih spesifik mengenai pameran seni di Pekan Nan Tumpah 2025 dengan tema “Seni Murni Seni Terapan Seni Terserah: Jika Kamu Paham Semua Ini, Mungkin Kamu Salah Paham”.
Usai diskusi, agenda PNT 2025 dilanjutkan dengan penampilan eksibisi dari salah satu sekolah yang lolos kurasi dalam agenda Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) yaitu SMK Penerbangan Nusantara dengan menampilkan parade marching band. Lalu dilanjutkan dengan penampilan katumbak dari Katumbak Anak Abak.
Di penghujung agenda, penampilan dari Galanggang Dance dengan judul “Lingkaran Dalam Gelap” dengan permainan cahaya lampu senter di kepala dan tangan dari masing-masing pemain. Setelah itu, Indonesia Performance Syndicate (IPS) menutup rangkaian hari ketiga dengan pertunjukan berjudul “Perempatan Perempuan”.
Rabu, 27 Agustus 2025, masuk hari keempat pelaksanaan PNT 2025. Agenda pertama pukul 10.00 WIB tetap dibuka dengan kegiatan reguler pembukaan pameran seni sekaligus pelaksanaan diskusi buku “Mandulang Cinto” karya Hasbunallah Haris yang akan dibahas oleh Arif P. Putra dan Alizar Tanjung. Setelah itu, pukul 13.30 WIB dilanjutkan dengan diskusi buku “Cara Kerja Tuhan” karya Maulidan Rahman Siregar yang akan dibedah Ilhamdi Sulaiman dan Yona Primadesi.
Di area yang lain, pukul 13.30 WIB juga akan ada aktivitas pelatihan “Membuat Mozaik Dari Manik” oleh Nona Jewelry. Sehabis pelatihan, pukul 16.00 WIB agenda berikutnya adalah pertunjukan eksibisi dari SMA Negeri 2 Gunung Talang yang berjudul “Retak Logos di Negeri Huruf”. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Buai Buai dari Sanggar Tari Kasang Saiyo dan pertunjukan dari Komunitas Seni Punago dengan judul “Fatamorgana”.
Setelah penampilan eksibisi, pukul 19.00 WIB rangkaian agenda berikutnya adalah pemutaran film “Cukup Sudi Untuk Rayu” karya Halvika Padma. Lalu dilanjutkan dengan pertunjukan “Nata Sukma” karya Tatang R Macan dan pertunjukan “Sonic Matter” karya Taufik Adam.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: Berita seni dan budaya

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
ANTRIAN PANJANG MASUK KE RUANG PAMERAN DI HARI KEEMPAT PEKAN NAN TUMPAH 2025

ANTRIAN PANJANG MASUK KE RUANG PAMERAN DI HARI KEEMPAT PEKAN NAN TUMPAH 2025

Cerpen | Matinya Tukang Keripik – Rori Aroka

Cerpen | Matinya Tukang Keripik - Rori Aroka

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In