
Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi yang Sembunyi adalah tajuk album terbaru dari Calon Pemusik Negri Sipil (CPNS). Nama yang barangkali untuk sebagian orang terdengar janggal, terlebih kalau sudah mendengar lagunya; sukar mencerminkan “CPNS” yang diketahui khalayak. Masih dengan kedalaman lirik yang sama, pada album terbarunya ini Oland Abd Wahab menuangkan lirik-lirik sindiran penuh metafora, kadang terdengar menohok, kadang terkesan sentimen, kadang seakan putus asa. Tapi terus terasa penuh harap dan optimis antara realita-fana.
Di album terbaru ini, CPNS mengusung tema instrumen—tenang dan lebih kalem. Dibeberapa lagu, CPNS seoalah ingin memberikan warna lain darinya kepada pendengar; religius, renungan, sosial dan momen puitik yang sarat spiritualitas. Meski CPNS telah menjadi entitas dengan suara lantang, kritikan dan cemoohnya, tapi pada album Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi yang Sembunyi ini tidak mengurangi musikalitas dan gaya pembawaannya yang ikonik tersebut.
“Sejak drum hanya jadi ritual tendesius yang jauh darimakna transendental, maka bersaksilah bahwa Calon Pemusik Negeri Sipil a.k.a Oland Abd Wahab dengan ikhlas berganti instrumen. Sebab realistis lebih mulia dari pada idealis. Salam hormat dan cinta dari Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Indonesia.”
Berikut lagu-lagu dari album terbaru CPNS yang sudah dapat kawan-kawan dengarkan:
- Menziarahi Masa Lampau: Rumah Gadang Mande Rubiah, Komplek Makam Bundo Kanduang dan Kelindan di Inderapura - 3 April 2025
- Cakap Film – Bougainvillea: Sandiwara Psikopat dan Percintaan yang Kelam - 19 Maret 2025
- CPNS: Musikalitas Instrumen dari Album Terbaru Calon Pemusik Negeri Sipil, Titik Nadir di Episode Sunyi dalam Bunyi Sembunyi - 15 Maret 2025
Discussion about this post