• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Ananda Sukarlan dalam Musik, Puisi & Sastra di Payakumbuh Poetry Festival 2023

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
5 Oktober 2023
in Berita Seni Budaya
1.2k 24
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Marewai – Hadir dan tampil dalam perhelatan  Payakumbuh Poetry Festival 2023. Ananda Sukarlan, pianis & komponis kebanggaan Indonesia yang telah dianugerahi gelar kesatriaan tertinggi “Cavaliere Ordine Della Stella d’Italia oleh Presiden Sergio Mattarella, gelar Sri Raja Pujangga Nusantara dari Sripaduka Baginda Maharaja Kutai Mulawarman dan masuk daftar 100 seniman Asia paling berpengaruh (Asia’s Most Influential) oleh media grup Tatler Asia akan menampilkan karya musik puisi karya Sastrawan Asal Sumatera Barat dengan  berkolaborasi bersama mahasiswa ISI Padang Panjang pukul 13.30 serta mengisi diskusi “Puisi Tumbuh Bentuk Berganti” bersama Salman Aristo pukul 20.00 yang merupakan penulis skenario,sutradara dan pengusaha Indonesia di Agam Jua Art & Culture Cafe, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Dalam pertunjukan musik, Ananda Sukarlan akan memainkan karya  puiisi Riri Satria, Muhammad Subhan, Wayan Jengki Sunarta, Heru Joni Putra dan Chairil Anwar. Berbicara tentang Musik dan puisi. Ananda Sukarlan sendiri telah lama memulai karya. Karyanya yang paling dikenal adalah genre “Tembang Puitik”, karya musik yang berdasarkan dari karya penyair. Diantaranya telah membuat musik dari Sonet Shakespeare, puisi – puisi Walt Whitman, Emily Dickinson, Federico Garcia Lorca dan lainnya. Dan tahun 2000an telah memulai membuat musik dari puisi para penyair Indonesia diantaranya Sapardi Djoko Damono, Joko Pinurbo dan Eka Budianta. Serta beberapa tahun terakhir karya penyair Sumatera Barat juga telah dijadikan karya musik yang turut dibawakan pada penampilan musik pada tanggal 6 Oktober dalam perhelatan Payakumbuh Poetry Festival 2023.

Sebelum tampil dalam perhelatan Payakumbuh Poetry Festival. Ananda Sukarlan berkunjung dan berbagi ke Institut Seni Indonesia Padang Panjang. Agenda utama merupakan  latihan bersama dengan mahasiswa serta civitas akademik jurusan musik mayor vocal klasik yakni Sonya Mavi Ola, Reza Reswati Tambunan, Iftitahul Dzhulia Eishya  dan Ofa Yutri Kumala, M.Sn dibawah asuhan Della Rosa Panggabean, S.Sn, M.Sn serta didampingi Hadaci Sidik, S.Sn, M.Sn selaku ketua jurusan Program Studi. Disampaikan Ananda Sukarlan terkait kolaborasi dalam mendukung pertunjukannya: “Saya kagum dengan dedikasi dan ‘passion’ para mahasiswa dan civitas akademiknya. Dengan segala keterbatasan, kerjasama ini berusaha untuk menampilkan yang terbaik. Diantaranya ketiadaan piano yang tidak ada di Payakumbuh, pihak Institut Seni Indonesia Padang Panjang bersedia meminjamkan Yamaha Clavinova yang sudah  sangat memadai.” Disampaikan juga kagum dan terimakasih pada pelaksana Payakumbuh Poetry Festival 2023 yang telah menjadi ruang, momen dan kesempatan untuk berkolaborasi, berbagi dan berinteraksi bersama.

Disisi lain Ananda Sukarlan juga mengungkapkan ingin lebih lama berada di Provinsi yang terletak di Pantai Barat Sumatera sebagai rumah bagi etnis Minangkabau, Mentawai, Mandailing Pasaman serta etnis lainnya ini. Oleh karena keasrian alam yang masih terjaga. Dalam hal ini diungkapkan setelah satu bulan putera bangsa yang berkewarganegaraan Spanyol ini hampir sebulan  berada Jakarta yang saat ini merupakan  kota dengan polusi tertinggi di dunia.

Payakumbuh Poetry Festival 2023 dengan tema “Puisi Tumbuh, Bentuk Berganti” yang dilaksanakan di Agam Jua Art & Cafe serta Komunitas Intro pada tanggal 4 – 7 Oktober 2023 merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020. Tema tahun ini diangkat untuk mengakomodir perkembangan penulisan sastra hari ini (puisi tumbuh) sekaligus kerja kreatif yang dilakukan seniman lintas disiplin dalam melakukan transformasi dari sastra ke medium seni lain (bentuk berganti).

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera - 14 Juni 2026
  • GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV - 14 Mei 2026
  • Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata - 25 April 2026
Tags: BeritaBerita seni dan budayaBudaya

Related Posts

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Dari Ruang Temu ke Simpul: Kumpul IV Memperluas Percakapan Seni Rupa Sumatera

Oleh Redaksi Marewai
14 Juni 2026

Padang, 14 Juni 2026 — Rangkaian Kumpul IV telah berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Medan. Tiga kegiatan utama...

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

GUA Lokal: Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera melalui Kumpul IV

Oleh Redaksi Marewai
14 Mei 2026

Medan, 10 Mei 2026 - Kumpul IV menandai keberlanjutan sebuah ruang yang diinisiasi oleh GUA lokal, yang dalam beberapa...

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak – Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
25 April 2026

Tidak ada hukum wajib atau teori khusus yang mengharuskan sebuah komunitas teater memiliki penulis naskah tetap. Keberadaannya bukanlah sekadar...

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Kesuksesan Totalitas Aktor Ku-Liek pada Festival Nan Jombang Tgl3, Menggantung Hak Intelektual Penonton dalam Dekonstruksi Nilonali | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
6 April 2026

Nan Jombang Dance Company selalu memberikan kesejukan bagi jiwa seniman, menyediakan ruang agar mereka dapat terus tumbuh dan berkembang...

Next Post
Omah Budoyo: 5 Seniman Material Menggelar Pameran Bertajuk “The Un-Brittle”

Omah Budoyo: 5 Seniman Material Menggelar Pameran Bertajuk “The Un-Brittle”

Malam Pembukaan: Lima Negara Hadiri Festival Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Agamjua Art & Cultural Kota Payakumbuh

Malam Pembukaan: Lima Negara Hadiri Festival Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Agamjua Art & Cultural Kota Payakumbuh

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In