• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Air Terjun Silaweh : Pesona Tersuruk di Kampung Sejarah, Lengayang Pesisir Selatan

Arif P. Putra Oleh Arif P. Putra
8 April 2021
in Pelesiran
1.6k 50
0
Home Pelesiran
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: Koleksi Pribadi (Nofita R)

Pesisir Selatan tak pernah absen menyajikan keindahan alam, potensi-potensi itu setiap tahun muncul dengan pesona baru. Air terjun, pulau, pantai, bukit dan lainnya. Keberadaan tempat tersebut ada yang berakhir menjadi pengisi beranda media sosial, atau lebih dari itu. Lokasi-lokasi potensi wisata tersebut memang belum sepenuhnya mendapat perhatian, baik dari pemerintah ataupun lingkungannya sediri.

Nah, kali ini kita akan pelesiran ke potensi alam Pesisir Selatan lainnya, yaitu Air Terjun Silaweh, Kampung Akad, Kambang Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Pemandangan air terjun ini juga bisa dinikmati dari bukit yang terdapat di Kampung Akad, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang. Sedangkan lokasi ini berjarak sekitar 14 kilometer dari pusat Kecamatan Lengayang. Setidaknya ada beberapa titik lokasi wisata yang dapat dikunjungi pendatang bila hendak ke Lengayang, Kambang dalam ini; Rumah Oeang, Markas Tentara Pelajar dan lainnya. Daerah ini juga memiliki banyak tempat pemandian yang terbilang keren.

Bagi masyarakat setempat, air terjun ini sudah mereka ketahui sejak lama soal, hanya saja baru terekspos baru-baru ini. Puncaknya tahun 2020, pandemi membuat banyak kegiatan di luar rumah kandas. Kegiatan kerumunan pun demikian, lantas banyaknya hari libur, membuat wisata-wisata alam menjadi daya tarik. Air Terjun Silaweh ini menjadi alternatif bagi sebagian masyarakat lokal untuk menikmati libur yang menyenangkan, sembari olahraga.

Air terjun yang masuk ke dalam kampung Akad Kambang ini memiliki curahan air setinggi 50 meter. Berada di atas ketinggian puncak bukit, alam di sekitarnya begitu indah dan terasa sejuk. Selain kesejukan suasana dilingkungan air terjun yang bisa dirasakan. Keistimewaan suasana perkampungan yang asri masih bisa dirasakan dengan hamparan ladang dan hektaran sawah masyarakat di daerah ini. Suara alam, hewan yang menjadi backsound perjalanan lengkap dengan bebunyiannya. Kicau burung siliberganti, suara simpai hilangtimbul menambah khas suasana alam hutan; lembah dan sejuk.

Jika ada yang tertarik mengunjungi air terjun Kampung Akad. Pengujung bisa menemukan dengan masuk dari simpang Pasir Putih Kambang dari Kecamatan Sutera, dan dari Kecamatan Ranah Pesisir bisa masuk dari Simpang Koto Baru usai melewati pasar Kambang dengan jarak 16 kilometer perjalanan. Jarak temple ke lokasi ini bisa menempuh waktu 3-4 jam perjalanan. Jangan lupa membawa bekal makanan, karena jarak tempuh yang bakal dilewati sangat melelahkan.

Koleksi Pribadi (Nofita R)

Untuk sampai ke lokasi air terjun silaweh ini, usahakan membawa seseorang yang sudah pernah ke sana atau paling tidak dengan masyarakat setempat. Supaya menghindari kejadian yang tak diinginkan, karena di beberapa kasus ada juga pengunjung tersesat, karena jalan yang ditempuh sang at panjang dan human belantara. Meski daerah ini lumayan ramai dilalui peladang, tapi setidaknya sebelum itu terjadi kita mengantisipasi dengan membawa seseorang yang paham medan. Agar tidak menimbulkan halhal diluar keinginan; ingin hati hendak menikmati alam, malah berujung naas.

Sementara itu, lokasi air terjun ini juga sudah diketahui pemerintah kabupaten. Semoga kedepannya ada suatu gebrakan baru dari segi pengelolaan, bukan hanya euforia sesaat. Atau pengisi kolom permediasosialan. Mantap!

  • About
  • Latest Posts
Arif P. Putra
ikuti saya
Arif P. Putra
Penulis at Media
Pengelola & penulis di kanal Marewai, menulis Rubrik Pelesiran dan Budaya. Kami juga melakukan riset independen seputar kearifan lokal di Minangkabau, terutama Pesisir Selatan. Selain mengisi kolom di Marewai.com, saya juga menulis puisi dan cerpen dibeberapa media daring dan cetak di Indonesia. Karya-karya saya sering menggabungkan kepekaan terhadap detail kehidupan sehari-hari dengan kedalaman emosional yang membuat pembaca terhubung dengan karakter dan cerita yang diciptakan. Saya juga menulis di rubrik Pelesiran website www.marewai.com
blog;pemikiranlokal.blogspot.com,
Arif P. Putra
ikuti saya
Latest posts by Arif P. Putra (see all)
  • Cakap Pilem – Viduthalai Part 1: Potret Suram Orang-orang Miskin dan Kekejian Kapitalisme Bersenjata Aparat Negara - 23 Januari 2026
  • Cakap Pilem – Penyakit dan Drama Asmara: Naif dan Agresif - 17 Desember 2025
  • Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra - 1 November 2025
Tags: BudayaCerpenEsaiPelesiranpuisiPunago RimbunSastra

Related Posts

PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris

PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris

Oleh Redaksi Marewai
10 Januari 2026

            Tanggal 10 Juni Mbak Ruth Priscilia menghubungi saya, menyampaikan pesan bahwa novel Leiden (2020-1920) lolos dalam kurasi Ubud...

Pelesiran: Arah Tutur | Abdullah Faqih

Pelesiran: Arah Tutur | Abdullah Faqih

Oleh Redaksi Marewai
7 Desember 2025

Arah Tutur Padang dengan semua penghuninya larut bersama malam yang dingin dan lembap. Adam, yang masih bayi acap kali...

PELESIRAN: Lentera dari Lengayang di Hulu Subayang – Yossar

PELESIRAN: Lentera dari Lengayang di Hulu Subayang – Yossar

Oleh Redaksi Marewai
17 November 2025

Di tengah rimbunnya hutan lindung Rimbang Baling, di sebuah desa terpencil bernama Aur Kuning, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten...

Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra

Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra

Oleh Arif P. Putra
1 November 2025

Perjalanan-perjalanan satu dekade terakhir yang saya lakukan kerap menemukan keajaiban-keajaiban, barangkali sebelumnya belum pernah terpikirkan. Bahkan, sebagian dari tempat...

Next Post

Puisi-puisi Yohan Fikri M | Muasal

PontrenMu Kauman : Gubernur Sumatra Barat Serahkan Sertifikat Hafiz Qur’an Kepada Santri Kauman Padangpanjang

PontrenMu Kauman : Gubernur Sumatra Barat Serahkan Sertifikat Hafiz Qur'an Kepada Santri Kauman Padangpanjang

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In