• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Air Terjun Siguntur Tuo: Menyigi Sarasah Gadang dan Keindahan Alam Siguntur Tuo

Arif P. Putra Oleh Arif P. Putra
18 Desember 2020
in Pelesiran
1.4k 57
0
Home Pelesiran
BagikanBagikanBagikanBagikan
Poto: Zera Permana

Pesisir Selatan, Marewai— Hal-hal menarik dari keindahan alam Pesisir Selatan memang tak pernah habis, selalu menghadirkan kekaguman. Pesisir Selatan dengan jajaran bebukitannya dan bukit barisannya menyimpan banyak keindahan, selain keelokan masyarakat pedesaannya dan aktivitas peladang, Pesisir Selatan memiliki pesona air terjun yang patut dikunjungi. Seperti tulisan sebelumnya, Pesisir Selatan memiliki lokasi air terjun di setiap kecamatannya. Kali ini berada di Siguntur Tuo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Lokasi air terjun ini biasa disebut sebagai Sarasah Gadang, yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga karena akses jalan ke sana saat ini sudah bagus (jalan beton). Beruntungnya lokasi ini sudah mendapat perhatian dari pemerintah setempat dengan memperbaiki jalan dan beberapa infrastruktur lainnya. Meski belum sepenuhnya, tapi mereka terus berbenah. Siguntur Tuo selain memiliki Sarasah, pengunjung juga bisa melihat hamparan ladang gambir yang luas. Ladang masyarakat di sana umumnya diisi oleh gambir dan durian, bila musim durian, pengunjung juga bisa ikut menunggu durian jatuh di ladang warga (bukan ungkapan atau pameo).

Nagari Siguntur Tuo adalah desa hasil dari pemekaran Nagari Siguntur yang berada di sepanjang bukit Barisan, berlokasi di tepian sungai Batang Tarusan, tempat ini memiliki potensi panorama alam yang menjanjikan untuk sektor pariwisata Pesisir Selatan. Selain pesona wisata alam, tempat ini juga sangat berpotensi dibidang pertanian dan perkebunan. Umumnya masyarakat di sana bekerja sebagai petani dan peladang: durian, gambir dan sawah.

Air terjun Siguntur Tuo memiliki ketinggian lebih dari 60 meter dengan dua aliran jatuh air yang cukup deras. Mempunyai lubuak (Lubuk) atau kolam yang berada dekat pincurannya. Bila pengunjung hendak ke sana, dari kota Padang menempuh jarak sekitar 1 jam 30 menit. Sedangkan dari simpang jalan raya Padang – Pesisir Selatan untuk sampai ke air terjun hanya menempuh jarak sekitar 20 – 30 menit saja dengan kondisi jalan yang sudah dibeton. Kalau dari Padang, lokasi simpang tersebut sesudah pasar Siguntur Tuo. Tetap ragu? Tinggal bertanya saja ke penduduk setempat. Mantap!

Meski begitu, masyarakat setempat berharap pengunjung yang datang tetap menjaga kebersihan dan menjaga diri, jangan membuang sampah sembarangan atau melakukan halhal yang tak patut dilakukan manusia dalam hutan. Pasiak!

Tempat ini bisa menjadi salahsatu rekomendasi untuk berakhir pekan, selain jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari jalan raya, tempat ini masih menyajikan suasana lokalitas yang kental dan keindahan alam yang masih alami.

Lokasi: Siguntur Tuo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Parewai: Zera Permana
Penulis: Arif P Putra

  • About
  • Latest Posts
Arif P. Putra
ikuti saya
Arif P. Putra
Penulis at Media
Pengelola & penulis di kanal Marewai, menulis Rubrik Pelesiran dan Budaya. Kami juga melakukan riset independen seputar kearifan lokal di Minangkabau, terutama Pesisir Selatan. Selain mengisi kolom di Marewai.com, saya juga menulis puisi dan cerpen dibeberapa media daring dan cetak di Indonesia. Karya-karya saya sering menggabungkan kepekaan terhadap detail kehidupan sehari-hari dengan kedalaman emosional yang membuat pembaca terhubung dengan karakter dan cerita yang diciptakan. Saya juga menulis di rubrik Pelesiran website www.marewai.com
blog;pemikiranlokal.blogspot.com,
Arif P. Putra
ikuti saya
Latest posts by Arif P. Putra (see all)
  • Cakap Pilem – Viduthalai Part 1: Potret Suram Orang-orang Miskin dan Kekejian Kapitalisme Bersenjata Aparat Negara - 23 Januari 2026
  • Cakap Pilem – Penyakit dan Drama Asmara: Naif dan Agresif - 17 Desember 2025
  • Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra - 1 November 2025
Tags: BudayaCaritoPunago RimbunSastra

Related Posts

PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris

PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris

Oleh Redaksi Marewai
10 Januari 2026

            Tanggal 10 Juni Mbak Ruth Priscilia menghubungi saya, menyampaikan pesan bahwa novel Leiden (2020-1920) lolos dalam kurasi Ubud...

Pelesiran: Arah Tutur | Abdullah Faqih

Pelesiran: Arah Tutur | Abdullah Faqih

Oleh Redaksi Marewai
7 Desember 2025

Arah Tutur Padang dengan semua penghuninya larut bersama malam yang dingin dan lembap. Adam, yang masih bayi acap kali...

PELESIRAN: Lentera dari Lengayang di Hulu Subayang – Yossar

PELESIRAN: Lentera dari Lengayang di Hulu Subayang – Yossar

Oleh Redaksi Marewai
17 November 2025

Di tengah rimbunnya hutan lindung Rimbang Baling, di sebuah desa terpencil bernama Aur Kuning, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten...

Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra

Muaro Paiti: Babak Kedua dan Memulun Ingatan Kolektif – Arif Purnama Putra

Oleh Arif P. Putra
1 November 2025

Perjalanan-perjalanan satu dekade terakhir yang saya lakukan kerap menemukan keajaiban-keajaiban, barangkali sebelumnya belum pernah terpikirkan. Bahkan, sebagian dari tempat...

Next Post
Warisan Budaya: UNESCO Tetapkan Pantun Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Warisan Budaya: UNESCO Tetapkan Pantun Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Puisi-puisi De Eka Putrakha | Ditimpo Galo-galo

Puisi-puisi De Eka Putrakha | Ditimpo Galo-galo

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In