• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Rabu, Agustus 12, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Taklimat Peluncuran Pekan Nan Tumpah 2025: Seni Murni, Seni Terapan, Seni Terserah, Kalau Kamu Paham Semua Ini, Mungkin Kamu Salah Paham

Arif P. Putra Oleh Arif P. Putra
20 Agustus 2025
in Berita Seni Budaya
2k 82
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Taklimat Peluncuran Pekan Nan Tumpah 2025: Seni Murni, Seni Terapan, Seni Terserah, Kalau Kamu Paham Semua Ini, Mungkin Kamu Salah Paham.

Marewai, 20 Agustus 2025. Pekan Nan Tumpah kembali digelar. Tahun ini merupakan 14 tahun festival Pekan Nan Tumpah digelar sejak tahun 2011, terhitung pada tahun 2025 ini adalah seri ke-7 dari Festival Pekan Nan Tumpah. Napas yang cukup panjang bagi sebuah Komunitas teater untuk dapat terus konsisten berkegiatan dan menjalankan segala gagasan serta konsep yang terus bertumbuh.

Tajuk Seni Murni, Seni Terapan, Seni Terserah, Kalau Kamu Paham Semua Ini, Mungkin Kamu Salah Paham seolah ingin menyajikan berbagai sudut pandang ataupun ruang temu antar disiplin. Kelindan yang digarap serius sehingga memberi ruang-ruang kebanyak individu dan kelompok. Meski Komunitas Nan Tumpah dikenal sebagai sebuah kelompok teater, kali ini mereka benar-benar mengkonsep berbagai acara serupa satu kelompok yang berdedikasi untuk lintas disiplin. Tak melulu persoalan seni-seni yang terlanjur melekat dibenak kita: teater, tari, musik, dan kerajinan tangan. Kali ini, dengan tajuk yang menarik Pekan Nan Tumpah 2025 terlihat lebih terbuka, lapang dan sarat ruang-ruang berbeda yang barangkali tak sempat memukai khalayak.

Ada yang menarik dari tulisan Mahatmad saat Taklimat berlangsung, ia memaparkan satu–mungkin semacam fenomena, Ruang yang Tidak Pernah Selesai.
“Campur aduk bukan berarti serampangan. Justru di sinilah kedewasaan artistik, kerja kolaborasi dan kecerdasan emosional diuji. Komposisi hanya mungkin jika tiap elemen tahu dirinya, tahu batas, dan tahu kapan harus diam.” Bagian ini cukup menarik bila disimak, bagaimana percampuran dalam festival kali ini menjadikan sesuatu yang berbaur, meski punya ruang masing-masing.

Berikut jadwal lengkap Festival Pekan Nan Tumpah, 2025:
Minggu, 24 Agustus 2025: 10:00 – 23:05 WIB
Senin, 25 Agustus 2025: 10:00 – 21:05 WIB
Selasa, 26 Agustus 2025: 13:30 – 20:25 WIB
Rabu, 27 Agustus 2025: 10:00 – 21:00 WIB
Kamis, 28 Agustus 2025: 13:30 – 20:35 WIB
Jumat, 29 Agustus 2025: 14:00 – 20:30 WIB
Sabtu, 30 Agustus 2025: 10:00 – 21:15 WIB
Selama Festival berlangsung sejak 24-30 Agustus, pengunjung dapat menyaksikan setiap hari pameran seni, pameran eksebisi, dan The real surau serta juga tersedia lapak buku dan bazar.

  • About
  • Latest Posts
Arif P. Putra
ikuti saya
Arif P. Putra
Penulis at Media
Pengelola & penulis di kanal Marewai, menulis Rubrik Pelesiran dan Budaya. Kami juga melakukan riset independen seputar kearifan lokal di Minangkabau, terutama Pesisir Selatan. Selain mengisi kolom di Marewai.com, saya juga menulis puisi dan cerpen dibeberapa media daring dan cetak di Indonesia. Karya-karya saya sering menggabungkan kepekaan terhadap detail kehidupan sehari-hari dengan kedalaman emosional yang membuat pembaca terhubung dengan karakter dan cerita yang diciptakan. Saya juga menulis di rubrik Pelesiran website www.marewai.com
blog;pemikiranlokal.blogspot.com,
Arif P. Putra
ikuti saya
Latest posts by Arif P. Putra (see all)
  • Cakap Film – Tiga Babak Soft Power: Film dalam Tatanan Politik Dunia dan Peran Industri Film - 8 Agustus 2026
  • Cakap Film: Drishyam 3: Daya Magis dan Aktor Flamboyan | Arif P. Putra - 26 Juni 2026
  • Cakap Film – KARA: Karakteristik Film Tamil dan Isu Terdekat Mereka - 2 Juni 2026
Tags: Berita seni dan budayaBudayaSastra

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
Cerpen: Menjadi Ayah – Pitrus Puspito

Cerpen: Menjadi Ayah - Pitrus Puspito

Cakap Film – A Star Is F*king Born: Potret Dua Sisi dan Pengingat Zaman, Memorable atau Fenomena Belaka

Cakap Film - A Star Is F*king Born: Potret Dua Sisi dan Pengingat Zaman, Memorable atau Fenomena Belaka

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In