• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Kids Biennale Indonesia: Karya Kolektif Kelana Akhir Pekan Dipamerkan di Galeri Nasional

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
15 Juli 2025
in Budaya
1k 42
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Kids Biennale Indonesia: Karya Kolektif Kelana Akhir Pekan Dipamerkan di Galeri Nasional

Karya dari kolektif Kelana Akhir Pekan resmi dipamerkan dalam pembukaan agenda Kids Biennale Indonesia 2025 di Galeri Nasional Indonesia pada 4 Juli 2025. Karya kolektif Kelana Akhir Pekan dipamerkan bersama 141 karya lainnya yang terpilih dari seleksi terbuka untuk seluruh anak-anak dan remaja di Indonesia, dan akan ditampilkan hingga 31 Juli 2025.

Seleksi terbuka untuk Kids Biennale Indonesia 2025 sudah dilakukan sejak 24 Februari – 30 April 2025, dan diikuti oleh 1.026 karya. Dari jumlah tersebut, hanya 142 karya yang dipilih untuk mengikuti pameran tahun ini, termasuk karya dari Kelana Akhir Pekan sebagai salah satu dari 4 (empat) pameris yang berasal dari Sumatera Barat.

Dalam pameran ini, Kelana Akhir Pekan menampilkan karya-karya seni rupa berbentuk potongan-potongan puzzle yang belum tersusun sepenuhnya dengan judul “Kelana Akhir Pekan”. Seperti judulnya, karya ini menggambarkan aktivitas anak-anak kelas Kelana Akhir Pekan  menyusun puzzle bersama di Kelas Kelana Akhir Pekan, tempat belajar gambar, musik, tari dan teater tanpa takut salah. Bagi anak-anak Kelana Akhir Pekan, kelas ini adalah rumah, lingkungan, dan dunia kecil yang penuh imajinasi. Karya kolektif ini diciptakan bersama oleh nama-nama seperti Aqila Ratman Ersani, Velicia Okta Deciana, Aiza Rania, Anindia Naisya El Mugni, Nada Bahira Ramadani, Fahira Mai Khayrita, Latifa Syahira Fitri, Nur Latifah, Muhammad Agam, Fahrul Mardianto, Syafia Enjelina, Adelia Putri Syamira, Fauzia Rafifa, Muhammad Bima Sakti, dan Rafael Adiza Pratama.

Dalam karya kolektif ini, tidak hanya karya rupa, namun digabungkan dengan karya visual, yang menampilkan unsur gerak, dan musik dari aktivitas keseharian mereka saat latihan dan bermain bersama yang diisi oleh Daffa Al Zikra, Hafiz Zurahman, Muhammad Fakur Rizky, Temi Zueldo, Barra Malik Ibrahim, Magribi Ibrahim, Satria Ramadhan Al Aqbar, Muhammad Ridho, Robi Ilham Al Fadriansyah, Cadhla Tri Gunawan, Nila Amalia Nabila, Kesya Almadiana, Keysha Fitri Rafani, dan Adinda Putri Mayzamri.

Srikandi Putri, Wali Kelas Kelana mengatakan, “Kelana Akhir Pekan adalah kolektif anak-anak dan remaja dari Korong Kasai, Nagari Kasang, Padang Pariaman, yang tumbuh bersama lewat kelas seni yang diselenggarakan oleh Komunitas Seni Nan Tumpah. Mereka berkegiatan setiap Kamis hingga Minggu di Ruangtemu Nan Tumpah, dengan belajar menggambar, menari, bermain musik, berteater, menulis, dan berbagi cerita. Kolektif ini lahir dari semangat bermain, berkarya, dan menjelajah dunia melalui mata dan imajinasi anak-anak itu sendiri—di mana seni menjadi cara berteman, bersuara, dan bermimpi bersama.”

Menurut Yusuf Fadli Aser, pengampu kelas seni rupa di Kelana Akhir Pekan, “Anak-anak Kelana Akhir Pekan dalam kelas rupa menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan rasa ingin tahu yang luas. Mereka membuat apa yang mereka pikirkan, dan selalu berangkat dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Kebebasan ini menjadi fondasi penting dalam cara kerja Kelana Akhir Pekan: seni bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan cara untuk mengenali dan merespons dunia.”

Dikutip dari kidsbiennaleindonesia.id, Kids Biennale Indonesia adalah sebuah platform seni inklusif dan berskala global, yang memberi ruang bagi anak dan remaja usia 6–17 tahun, serta anak-anak berkebutuhan khusus hingga usia 22 tahun, untuk berekspresi, mengkritisi, dan merespons isu-isu sosial melalui seni dan budaya lintas disiplin. Sebagai ruang pertemuan yang setara, program ini bertujuan mendorong kreativitas, empati, serta kesadaran sosial dan lingkungan di kalangan generasi muda.

Tahun ini, Kids Biennale Indonesia mengusung tema “Tumbuh Tanpa Takut”, dikuratori oleh Anggun Priambodo dan Gie Sanjaya. Tema ini mengajak anak-anak dan remaja untuk menyuarakan harapan, refleksi, maupun kritik terhadap lingkungan belajar dan hidup yang ideal—yang aman, inklusif, dan membebaskan. Pameran ini menjadi ruang penting bagi mereka tak hanya sebagai saksi, tetapi juga sebagai agen perubahan.

Fahrul, anggota Kelana Akhir Pekan mengatakan, “Mengikuti kelas di Kelana Akhir Pekan sangat menyenangkan. Bisa dapat teman baru dan bikin karya sama-sama. Dalam Kids Biennale Indonesia 2025 ini aku menggambar gunung. Karena gunung itu indah kalau dilihat dari bawah. Kata-kata orang kalau dilihat dari atas, pemandangannya akan lebih bagus lagi. Jadi aku gambar itu,” tuturnya.

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • SERI – AJI MANTROLOT| Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano - 3 Februari 2026
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
Tags: Berita seni dan budaya

Related Posts

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

Oleh Redaksi Marewai
23 Januari 2026

Marewai—Kota Padang, 23 Januari 2025 STEVUNK berdiri pertengahan tahun 2025 di Padang. Memperkenalkan diri dengan lagu pertama berjudul ‘Batu...

SERI – AJI MANTROLOT | Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano

SERI – AJI MANTROLOT | Penggalan X: KABAU GADANG (Bagian VIII) | Dewang Kara Sutowano

Oleh Dewang Kara Sutowano
9 Januari 2026

Sebuah Cerita Panjang yang Sengaja Dicerai-Berai Namanya Bukit Atar, terletak tak jauh dari Batang Sinamar. Dari bukit itu terlihat...

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

PEREMPUAN: KECEMASAN GANDA DI TENGAH BENCANA | Andini Nafsika

Oleh Redaksi Marewai
27 Desember 2025

Banjir bandang (galodo) yang terjadi di tiga provinsi pada November lalu menyisakan luka menganga bagi banyak orang, kehilangan keluarga,...

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

CERMINAN KETAKUTAN WANITA YANG TERGAMBAR DALAM PUISI “DI SALON KECANTIKAN” KARYA JOKO PINURBO – Sabina Yonandar

Oleh Redaksi Marewai
24 Desember 2025

Ia duduk seharian di salon kecantikan. Melancong ke negeri-negeri jauh di balik cermin. Menyusuri langit putih biru jingga dan...

Next Post
Artikel – Perbandingan Perawatan Naskah di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dengan Naskah Koleksi Pribadi | Mayang Puti Ifanny

Artikel - Perbandingan Perawatan Naskah di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dengan Naskah Koleksi Pribadi | Mayang Puti Ifanny

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Repatriasi Suara Leluhur Nias Menggema di Jakarta: Dialog Interaktif “Suara yang Pulang” Hadirkan Warisan Budaya yang Hidup

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In