• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
Rabu, Agustus 5, 2026
Redaksi Marewai
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Login
  • Daftar
  • Login
  • Daftar
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

KOMUNITAS SENI NAN TUMPAH SIAP KUNJUNGI SEKOLAH-SEKOLAH YANG TELAH LOLOS SELEKSI PROGRAM NAN TUMPAH MASUK SEKOLAH 2025

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
18 Mei 2025
in Budaya, Berita Seni Budaya
2k 21
0
Home Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

KOMUNITAS SENI NAN TUMPAH SIAP KUNJUNGI SEKOLAH-SEKOLAH YANG TELAH LOLOS SELEKSI PROGRAM NAN TUMPAH MASUK SEKOLAH 2025

Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) siap mengunjungi 15 (lima belas) sekolah yang telah lolos seleksi dalam panggilan terbuka Nan Tumpah Masuk Sekolah 2025 untuk seluruh SMA/sederajat di Sumatera Barat pada rentang tanggal 19 Mei – 3 Juni 2025.

        Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) adalah program rutin tahunan KSNT yang sudah digelar sejak tahun 2011. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan teater kepada remaja, mengingat mayoritas dari mereka tidak pernah menyaksikan pertunjukan teater atau bahkan tidak memiliki pemahaman mendalam mengenai apa itu teater.

        Melalui pementasan dan pelatihan langsung di sekolah-sekolah, program ini berhasil membangun minat baru terhadap teater, membentuk penonton-penonton baru, serta memberikan dampak sosial dan edukatif yang positif. Di tengah arus modernisasi dan dominasi hiburan digital, program ini menjadi contoh nyata bagaimana teater dapat dihidupkan dengan cara yang relevan dan inovatif.

Fajry Chaniago, Manajer Program Komunitas Seni Nan Tumpah menjelaskan, tahun ini Nan Tumpah Masuk Sekolah 2025 akan diadakan di SMK Negeri 1 Ranah Pesisir, SMA Negeri 1 Ranah Pesisir, SMA Negeri 4 Padang, SMA Negeri 9 Padang, SMK Negeri 3 Padang, SMA Al-Istiqomah, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping, SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping, SMA Negeri 2 Gunung Talang, SMK Negeri 4 Sijunjung, SMA Negeri 2 Sijunjung, SMA Negeri 1 V Koto Timur, SMA Negeri 6 Pariaman, SMK Penerbangan Nusantara, SMA Negeri 2 Batang Anai, serta Sekolah Indonesia Makkah, Saudi Arabia, yang akan dilaksanakan via daring.

Nan Tumpah Masuk Sekolah 2025 kali ini akan membawakan sebuah pertunjukan teater yang berjudul “Jam Belajar Tambahan”. Naskah pertunjukan ini ditulis oleh Yunisa Dwiranda dan disutradarai oleh Ivan Harley dengan pemain Nila Amelia Nabila, Cadhla Tri Gunawan, Magribi Ibrahim, Hafiz Zurahman, Robi Ilham Al Fadriansyah, Diah Anggina, dan Hilda Ismia Putri.
Ivan Harley, sutradara pertunjukan NTMS 2025 mengatakan bahwa pertunjukan ini bercerita tentang 3 (tiga) orang calon yang akan dipilih menjadi ketua OSIS yang baru dan pemilihan ketua OSIS tersebut dilangsungkan pada jam belajar tambahan.

Menurut Ivan, pertunjukan “Jam Belajar Tambahan” adalah pertunjukan yang cukup mudah dicerna oleh siswa sekolah karena isu yang dibawakan cukup dekat dengan siswa tersebut dan lingkungannya. Melalui pertunjukan ini, Ivan berharap agar siswa sekolah mendapatkan hiburan yang menyenangkan sekaligus mendapatkan pembelajaran berharga terkait isu-isu yang disajikan.
“Sebelumnya, pertunjukan “Jam Belajar Tambahan” juga telah dipentaskan dalam Nan Tumpah Masuk Sekolah 2024 ke beberapa sekolah di Kepulauan Mentawai. Namun kali ini mengalami perbaikan-perbaikan kecil untuk memperkuat adegan-adegan yang ada,” lanjut Ivan.
Nila Amalia Nabila, salah satu pemain “Jam Belajar Tambahan” menjelaskan bahwa kali ini adalah kali pertama ia bermain teater. Pembekalan ilmu yang diterima selama 3 (tiga) bulan lebih di Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan (KELANA) akan menjadi pembuktiannya dalam pertunjukan kali ini. Ia berharap semoga pertunjukan kali ini bisa berjalan dengan lancar dan dapat memberikan pengalaman yang menarik.

NTMS 2025 dilaksanakan sebagai agenda prafestival Pekan Nan Tumpah 2025 yang akan dilaksanakan tanggal 6 – 12 Juli 2025. “Yang membedakan dengan NTMS tahun-tahun sebelumnya adalah pada penyelenggaraan tahun ini, sekolah-sekolah yang dikunjungi juga akan diseleksi oleh para kurator Pekan Nan Tumpah 2025 untuk dapat terlibat sebagai peserta dalam gelaran utama Komunitas Seni Nan Tumpah ini,” pungkas Fajry. []

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata - 4 Agustus 2026
  • Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata - 17 Juli 2026
  • Cerpen Risnandar Tjia – Pulang Kampung - 11 Juli 2026
Tags: Berita seni dan budaya

Related Posts

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA” di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
4 Agustus 2026

"Menyaring Trauma, Tafsir Teatrikal Tya Setyawati atas Cerpen Yetti A.KA" di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang.Oleh: Irawan...

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung Teater | Oleh: Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
17 Juli 2026

Penonton Kontemporer dengan Kutukan Panggung TeaterOleh: Irawan Winata Barangkali panggung memiliki ruhnya sendiri. Sedari awal ia dibentuk, dihiasi tata...

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Naskah Drama “Dalam Kurung”, Doa Puitis dan Warisan Khazanah Ilmu Muhammad Ibrahim Ilyas | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
10 Juli 2026

Kepergian seorang maestro teater selalu menyisakan kekosongan yang sunyi, sebuah luka mendalam yang menggetarkan panggung pertunjukan. Bagi dunia seni...

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Kilau Aksara: Kilaunya Menyilaukan Para Penulis Muda Pada Cerita Rakyat Minangkabau | Irawan Winata

Oleh Redaksi Marewai
22 Juni 2026

Marewai-Padang, pada era digital yang efek negatifnya memahat kedalaman berpikir, sebuah oase literasi hadir di Kota Padang. Bertempat di...

Next Post
Resensi: Sang Ulama Penggerak – Elvi Nasriandani

Resensi: Sang Ulama Penggerak - Elvi Nasriandani

RUBRIK BARU – AJI MANTROLOT – DIAN IHKWAN

RUBRIK BARU - AJI MANTROLOT - DIAN IHKWAN

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=8ZXqj3JpED4&t=123s
https://www.youtube.com/watch?v=7U42C5AxPMw&t=39s

© 2026 Redaksi Marewai

  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • KATA RUANG
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran

© 2026 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In