• Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Daftar
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai
No Result
View All Result
Redaksi Marewai
No Result
View All Result

Rangkaian Agenda PPF Masuk Sekolah Pertemukan Penyair dan Pelajar

Redaksi Marewai Oleh Redaksi Marewai
24 November 2025
in Berita Seni Budaya
1k 10
0
Home Budaya Berita Seni Budaya
BagikanBagikanBagikanBagikan

Dekatkan pelajar dengan puisi, Payakumbuh Festival Poetry (PPF) 2025 kunjungi beberapa sekolah di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Para penyair pemenang Sayembara Manuskrip Puisi PPF 2025, akan berkunjung ke lima sekolah sepanjang 27-29 November nanti,” jelas Roby Satria, Direktur PPF 2025. “lewat program ini, para pelajar bisa mengenal lebih dekat dunia sastra, khususnya puisi.”

Lebih jauh, Roby menerangkan bahwa para penyair tersebut ialah Adriansyah Subekti (Banyumas) yang akan berkunjung ke SMAN 1 Kota Payakumbuh; Polanco Surya Achri asal Yogyakarta ke SMAN 5 Kota Payakumbuh; Badrul Munir Chair (Grobogan) ke SMAN 1 Kec. Lareh Sago Halaban; Dandri Hendika (Solok Selatan) ke SMAN 2 Kota Payakumbuh; serta Arif Purnama Putra (Padang) ke SMAN 1 Kec. Suliki

“PPF Masuk Sekolah adalah salah satu program utama di PPF 2025, yang juga dijalankan pada PPF 2023 lalu. PPF memang terus berupaya agar sastra bisa lebih dekat dengan generasi muda, dalam hal ini para pelajar,” tambahnya.

PPF sendiri merupakan festival sastra yang khusus mengangkat khazanah puisi Indonesia sebagai titik berangkat perayaan. Tahun ini–tahun ke-6 penyelenggaraan–PPF mengusung tema “Antardunia dalam Puisi.” Berlangsung pada 27 sampai 29 November di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Lewat tema ‘Antarunia dalam Puisi’, PPF mengajak untuk merayakan puisi sebagai ruang pertemuan antara berbagai bentuk seni dan pengalaman budaya. Puisi tidak hanya hadir sebagai teks, tetapi juga bisa menjelma menjadi suara, gambar, gerak, atau pertunjukan. Melalui lintasan antar medium ini, puisi membuka kemungkinan untuk merasakan dan mengekspresikan dunia dengan cara yang baru.

Tema tersebut juga menyoroti pertemuan antara beragam pengalaman budaya, di mana bahasa, latar, dan tradisi yang berbeda saling bertukar makna. “Antardunia dalam Puisi”, juga merupakan jalan setapak untuk memahami bahwa setiap puisi membawa dunia lain yang bisa dimasuki bersama.

Puisi tidak hanya dilihat sebagai produk sastra dalam festival ini, tetapi juga bahan yang bisa dikembangkan melai alih wahana ke medium-medium seni lainnya, seperti bunyi dan visual. 

PPF Masuk Sekolah adalah kerjasama PPF dengan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Budaya Bidang Sastra yang merupakan program prioritas nasional yang dikelola oleh Kementerian Kebudayaan RI. Program ini dirancang untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara terstruktur dan berkelanjutan dari panggung lokal hingga global.

Melalui pembibitan, pengasahan, hingga promosi, Kementerian Kebudayaan bersama Ditjen PPPK berkomitmen memastikan regenerasi penulis Indonesia berjalan berkesinambungan, sekaligus memperkuat daya saing kebudayaan di tingkat nasional maupun global.

Di samping PPF Masuk Sekolah, juga ada program lainnya seperti wokshop puisi visual dan puisi bunyi yang akan diikuti oleh pertunjukan puisi visual dan pertunjukan puisi bunyi. Juga ada program berisi rangkaian diskusi dengan topik seputar sastra khususnya puisi. (*)

  • About
  • Latest Posts
Redaksi Marewai
ikuti saya
Redaksi Marewai
Redaksi Marewai at Padang
Redaksi Marewai (Komunitas Serikat Budaya Marewai) adalah Komunitas Independen yang menyediakan ruang bagi siapa saja yang mau mempublikasi tulisannya, sebuah media alternatif untuk para penulis. Kami juga banyak berkegiatan diarsip manuskrip dan video/film dokumenter, mengangkat sejarah dan budaya Minangkabau. Bebebapa dari karya tsb sudah kami tayangkan di Youtube Marewai TV.
Silakan kirim karyamu ke; [email protected]
Redaksi Marewai
ikuti saya
Latest posts by Redaksi Marewai (see all)
  • BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES! - 23 Januari 2026
  • PELESIRAN – Sebuah Catatan: Setelah UWRF, Apalagi yang Kau Cari? | Hasbunallah Haris - 10 Januari 2026
  • Resensi: Antara Kota dan Kampung, Pecundang di Negeri Orang, dan Narator yang Berpetuah | Dandri Hendika - 8 Januari 2026
Tags: Berita seni dan budaya

Related Posts

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

BUKA TAHUN 2026, BAND STEVUNK DARI PADANG RILIS DUA LAGU BERNUANSA PROTES!

Oleh Redaksi Marewai
23 Januari 2026

Marewai—Kota Padang, 23 Januari 2025 STEVUNK berdiri pertengahan tahun 2025 di Padang. Memperkenalkan diri dengan lagu pertama berjudul ‘Batu...

Jejak Aksara Rilis “Terus Berlanjut” Setelah Menuntaskan Tur 9 Kota di Dua Negara

Jejak Aksara Rilis “Terus Berlanjut” Setelah Menuntaskan Tur 9 Kota di Dua Negara

Oleh Redaksi Marewai
17 Desember 2025

Padang, Marewai — 17 Desember 2025. Jejak Aksara resmi merilis single terbaru berjudul “Terus Berlanjut”, salah satu lagu dari...

Festival Akhir Tahun Steva 2025 : Membaca, Melihat, Merasakan, Mempelajari dan Merayakan

Festival Akhir Tahun Steva 2025 : Membaca, Melihat, Merasakan, Mempelajari dan Merayakan

Oleh Rori Aroka
10 Desember 2025

Padang, Marewai.com — Festival Akhir Tahun Steva 2025 resmi bergulir di Kota Padang dengan rangkaian kegiatan yang berfokus pada...

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Oleh Redaksi Marewai
25 November 2025

Pasaman - marewai.com, Pasaman merupakan wilayah yang tidak hanya kaya akan tradisi dan adat istiadat, tetapi juga menyimpan jejak...

Next Post
Aji Mantrolot: Penggalan XI – KABAU GADANG (Bagian VII)

Aji Mantrolot: Penggalan XI - KABAU GADANG (Bagian VII)

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Diskusi Budaya Komunitas Pitamahadara: Menggali Kearifan Lingkungan dari Situs Peninggalan Hindu-Budha di Pasaman

Discussion about this post

Redaksi Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Ruang-ruang

  • Budaya
  • Sastra
  • Punago Rimbun
  • Pelesiran
  • Carito

Ikuti kami

No Result
View All Result
  • Kirim Tulisan ke Marewai
  • Budaya
  • Carito
  • Sastra
  • Berita Seni Budaya
  • Pelesiran
  • Punago Rimbun
  • Tentang Marewai

© 2024 Redaksi Marewai

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In